Dec 22, 2014

Sudah Doa Namun Tidak Terkabulkan, Inilah Jawabannya

Hanya untuk menyentil diri kami sendiri. Sukur-sukur menyentil anda juga. Karena nyata saya lihat dilapangan banyak yang seperti ini. Bahasa saya adalah "Sok-sok an". Benaran kok, saya ini sok-sokan sudah doa, sudah ibadah dsb sehingga layak mendapatkan bintang. Maksudnya layak mendapatkan balasan yang baik. Layak hutangnya lunas, layak kaya, layak mendapatkan apapun keinginan saya dsb.

Namun sekian lama "merasa" sudah doa, sudah ibadah kok belum ada efeknya, belum ada jawabannya. "Kayaknya Tuhan salah nih, salah ngelihat dan ngehitung ibadah saya. Harusnya khan ibadah saya sudah buanyak, namun kok balasannya nggak ada" Gitu kata saya membatin. "Ya udah, coz Tuhan salah ngehitung, mending gak usah ibadah" Kata saya melanjutkan,

Lalu kemudian saya tersentak. Yakni ketika diujung nurani mengatakan begini

Banyak sholat, namun nggak ada "Feel"
Banyak doa, namun minim "Believe"
"Trust" nya kurang, oleh sebab itu "resultnya" minim
"Praying" nya lemah, oleh sebab itu "Manifesting" nya susah

Bilang, "ikhlas" tapi masih ditambah "sampai kapan?"
Bilang, "syukur" tapi masih ditambah "pakai apa lagi?"
Bilang, "pasrah" tapi masih ditambah "tapi mengapa...?"

Sukanya bilang, "Ya Allah hidup kok susah"
Atau bilang, "Astaghfirullah, sabaaaar sabar"
Apa malah, "Ya elaaah mau kerja malah hujan"
Yang lebih parah, "Biarlah Allah yang kasih karma buat dia"
Kesannya "positif" tetapi sebenarnya "negatif"

Huwa Allah... belajar untuk "Positif full", "Yakin full" jangan dikaburkan dengan keraguan kepada_Nya. "Alhamdulillah sudah merutinkan ibadah, tapi kok nggak ada perubahan hidup? Sampai kapan saya sabar?".. 

"Alhamdulillah sudah mencoba Ibadah" titik, jangan ditambah-tambahi dengan alasan dan penyangkalan. Semakin banyak penyangkalan, semakin jauh doa dari jangkauan. Karena kita tidak melihat sekarang, tetapi melihat "Result". Yaitu Janji Allah yang 1000% berisi kepastian.

Saya kaget bukan kepalang... Ternyata sayalah yang salah. Karena sayalah yang meragukan Tuhan dengan berbagai prasangka negatif kepada_Nya. Maka kemudian saya mengatakan dengan keras pada diri saya sendiri dihadapan cermin yang besar

"Aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah......" Begitu terus-terusan.. Nyatanya dengan menyalahkan diri kita kemudian iman atau percaya full kepada Allah swt kemudian banyak terjadi keajaiban demi keajaiban. Miracle buanget buanget. 

Ini sekedar muhasabah, hanya untuk diri kami sendiri. Karena nyatanya, "Iman" banyak terkaburkan oleh prasangka dan dugaan.

Ini sekedar menyentil diri kami sendiri, semoga juga menyentil anda. Anda yang merasa sudah ibadah, sudah doa dan sudah bla bla bla namun tidak kunjung ada pertolongan. Buang perasaan "Merasa" tersebut dan gantilah dengan "merasa" merasa yang lain. Yaitu merasa Tuhan itu dekat, merasa kita banyak dosa, merasa lemah, merasa butuh kepada_Nya dan sebagainya.

Tuhan YME tidak membutuhkan ibadah hamba_Nya, tetapi kitalah yang butuh... Catat ini dan tempelkan dalam nurani.

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Rahasia Kunci Sukses, Rahasia hidup sukses dan mulia dengan iman. Klik disini untuk pembahasan detailnya.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment