Dec 31, 2014

Ghibah, Memakan Bangkai Manusia

Paling mudah menilai cacat orang lain
Tetapi paling sulit menilai cacat diri sendiri
Paling indah membicarakan kekurangan dan aib saudara
Paling susah mengakui kelemahan diri kita
Setitik noda diujung jalan jelas kelihatan
Segede gajah dipelupuk mata tersamarkan


Bangkai kambing menjijikkan, sebab itu tidak mungkin dimakan
Ribuan ulat dan belatung merayap dalam bangkai yang sudah bernanah
Bau busuk, menusuk membuat kita mau muntah
Masih maksa mau makan bangkai kambing?????

Aneh tetapi nyata...!
Tetapi bangkai manusia menjadi primadona
Dimasak, direndang dan disop, dan berbagai jenis masakan lezat menggoda
Plus ulat, belatung dan nanahnya
Lalu dimakan dengan lahap sampai kuah-kuahnya
Manusia memakan manusia...
Sumanto dong... xi xi xi... :)

Begitulah sabda Baginda Nabi
Sesiapa yang membicarakan aib dan kekurangan orang lain
Sama saja memakan bangkai saudara sesama
(ra kolu ta?)

Oleh karnanya...
Jika rasa sakit jikalau dicubit, janganlah mencubit, rabalah dengan kasih sayang
Jikalau marah ketika difitnah, jauhi fitnah, dekatkan ketulusan
Jikalau luka ketika dihina, jangan menghina, ucapkan kebaikan
Jikalau aib tidak mau dibuka, jangan membuka aib tetangga, simpan dalam-dalam

Instrospeksi dan muhasabah diri
Mencoba memahami dan mengerti
Agar lisan dan hati masih dalam kendali
Sehingga dosa bisa dihindari

Tidak peduli tua dan muda
Karena kebijaksanaan tidak mengenal usia
Ia hanya menetap pada jiwa yang ikhlas dan rela
Berbuat baik pada sesama, hanya demi ridho Sang Pencipta

by Adhin Busro



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment