Dec 3, 2014

Doa Untuk Menciptakan Keluarga yang Sakinah

Kadang-kadang ada pasangan suami istri yang beda watak, kharakter dan kelakuan lainnya. Banyak malahan. Yang satunya alim, rajin sholat, rajin doa yang satunya lagi tidak paham agama, suka melalaikan sholat, tidak suka baca Qur'an, banyak maksiat dan lain sebagainya. Sebagai pasangan yang baik tentunya mengharapkan agar suami/ istrinya juga menjadi manusia yang shaleh/ shalehah sehingga keluarga sakinah bisa terwujudkan.



Namun seringkali susah sekali memberitahukan dan menyuruh pasangan kita untuk berbuat seperti kita, misalnya rajin sholat, rajin baca Qur'an dan lain sebagainya. Terang saja susah, karena hidayah itu Allah yang punya. Sebagai pasangan yang baik selain mengingatkan tentunya juga senantiasa harus memberikan contoh. Ini yang harus dilakukan yakni memberikan contoh yang baik.

Juga jangan lupa selalu berdoa agar pasangan kita dibukakan hatinya untuk mau menerima hidayah, yakni kesadaran didalam beragama. Misalnya doa yang biasa kita baca sbb



Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS Al Furqaan ayat 74)

Doa dibaca dari Robbanaa hablanaa dan seterusnya..

Berdoalah dengan harapan, artinya benar-benar berharap agar pasangan kita bisa berubah lebih baik. Kemudian setelah kita berdoa tunjukkan dengan contoh diri kita sendiri, yakni menjadi orang yang mau dan mampu beragama dengan baik.

Saya seringkali mencontohkan kepada anak saya untuk sedekah, sehingga ketika ada duit biasanya anak saya berkata, "Pa, sedekah nggak" Padahal umurnya baru 5 tahun namun sudah paham yang namanya sedekah. "Pa belikan mainan dong" Begitu kadangkala anak saya meminta. Lalu saya katakan, "Kakak, Kok mintanya sama Papa sih?".

"Oh iya, sedekah dulu ya Pa, terus minta sama Tuhan". Gitu kata anak saya.

Kalau tidak diberikan contoh maka akan susah menggerakkan hati pasangan dan membiasakan berbuat kebaikan. Oleh karena itu berikan contoh yang baik. Demikian pula pasangan (istri) saya sekarang ini getol sekali sholat dhuha agar keinginannya terkabul. Pada awal-awal tidak masalah bersifat keduniaan. Artinya ibadah karena dunia, yang lebih penting adalah kepada siapa kita minta dunia.

Setiap istri saya meminta dunia maka ia akan sholat dhuha dan sedekah dengan giat dan tekun, hal ini disebabkan saya memberikan contoh seperti itu. "Pah beliin mama gelang dong?" Kadang istri kita suka minta begitu. Lalu apa jawaban anda? Bisa jadi begini, "Beli emas apaan, buat makan saja kurang"

Jawaban diatas salah, emangnya tuhan kita uang? Jawablah begini, "Papah mah nggak punya duit, kalau mau minta emas minta sama Allah". Kemudian kita juga kasih contoh, yakni ketika kita ada keinginan maka berikan contoh berupa sholat dhuha dan sedekah misalnya.

Kalau saya sendiri bilang sama istri, "Jangankan emas, spring bed dan yang lainnya, mobil aja bisa kebeli kok, syaratnya minta sama Allah dengan cara sholat dhuha" Gitu.. Sehari, sebulan atau bahkan setahun mungkin pasangan kita tidak melakukannya, namun ketika kita kasih contoh, kemudian dengan ijin Allah keinginan kita terkabul, maka hal ini akan memberikan keyakinan dan semangat kepada pasangan kita untuk melakukan hal yang sama.

Yakin ketika suami dan istri sama-sama berdoa kepada Allah maka keinginan apapun akan terkabul dengan jauh lebih cepat. Saya buktinya... Istri saya minta emas dan spring bed, dalam waktu sekitar satu bulanan terkumpul uang yang cukup untuk membelinya. Ada saja rezekinya.. Ini ajaib, ini kemudahan dari Allah, karena meminta kepada_Nya.

Ini jauh lebih baik dari pada ketika ada keinginan yang terpikirkan pertama kali adalah kondisi perekonomian, keuangan, jumlah tabungan, pekerjaan dan lain sebagainya. Sungguh indah ketika ada keinginan yang terpikirkan pertama kali adalah Allah swt. '

Inilah awal dari hidayah yang akan masuk. Pintu gerbangnya adalah keinginan yang terealisasi dengan cepat jika meminta hanya kepada Allah swt, lalu seiring proses akan belajar banyak hal. Misalnya belajar sedekah, tahajud, sholawatan, zikir dan seterusnya sampai doa kita supaya pasangan kita menjadi pribadi yang shaleh dan shalehah bisa terkabulkan, demikian juga anak-anak kita.

Sekali lagi, kita tidak akan mampu merubah hati seseorang. Kita hanya bisa berusaha menyadarkan namun hidayah ada di tangan Allah swt. Berdoalah dengan harap dan cemas seperti doa diatas, lalu berikanlah contoh beragama yang baik. Insya Allah doa kita akan terkabulkan seiring proses dan waktu.

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Magis7 --> Rahasia dan keajaiban manajemen jiwa. Klik disini untuk melihat penjelasan detail.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment