Dec 15, 2014

Dibawa Oleh Manusia yang Tidak Bisa Baca dan Tulis

Jika kita baca sejarah maka tanah Arab 1400 tahun yang lalu adalah tanah kegelapan, kebodohan dan kemaksiatan, oleh karenanya disebut masa jahiliah. Penduduknya bodoh, tidak ada sekolah apalagi kampus. Pada saat itu yang terkenal adalah syair, dan sedang dalam puncak keindahan syair. Demikian pula tanah Arab pada saat itu gemar bermaksiat, mabuk, bahkan membunuh. Pembunuhan sudah menjadi pemandangan biasa hanya disebabkan masalah yang sepele.


Oleh karenanya tanah Arab terkenal suka peperangan. Disulut oleh masalah sepele, maka perang bisa terjadi dalam hitungan puluhan tahun antara klan yang satu dengan klan yang lain.

Saking bodohnya ilmu pengetahuan, anak kandung saja dibunuh jika yang lahir adalah anak perempuan. Dipercaya anak perempuan mendatangkan sial dan kehadirannya sangat memalukan keluarga tersebut. Banyak sahabat yang dulunya masa jahiliah menangis jika ingat akan hal ini, yakni mereka pernah membunuh anak perempuannya.

Kemudian lahirlah Nabi Muhammad saw sebagai cahaya disebuah tanah kegelapan. Tanah yang tidak mengenal ilmu pengetahuan. Seorang Nabi yang tidak bisa membaca dan menulis melainkan hanya menirukan apa-apa yang dibacakan kepadanya.

Umur 40 tahun Nabi saw diangkat menjadi Nabi dan Rosul, yang diberikan perintah untuk berdakwah ditanah arab pada awalnya. Setelah tanah arab berhasil di Islam kan kemudian dakwah berlanjut secara estafet menuju 2 negara adidaya saat itu yakni Persia dan Romawi. Bagaimana mungkin tanah Arab yang gelap hendak memberikan pencerahan kepada negara beradab seperti Persia dan Romawi? Wajar saja jika 2 negara adidaya tersebut menolaknya.

Sejarah telah berkata bahwa Islam menyebar hampir ke seluruh pelosok dunia. Ajaran yang dibawa oleh seorang Nabi yang lahir di tanah kegelapan yang tidak mungkin tahu Ilmu Pengetahuan, tetapi mampu menyingkap rahasia besar tersebut. Misalnya,
  • Kemenangan bangsa Romawi
  • Kisah Abu Lahab
  • Proses kelahiran
  • Dua laut yang bertemu
  • Orbit Planet
  • Asal mula alam semesta
  • Kulit ari
  • Jasad Firaun
  • dan masih banyak keajaiban ilmu pengetahuan lainnya

Satu persatu tersingkap dengan jelas bukti ilmiah dari apa-apa yang dikatakan Rosul 1400 tahun yang lalu tanpa meleset. Semua serba mengagumkan. Tidaklah mungkin Nabi saw belajar dari sebuah buku karena beliau tidak bisa baca dan tulis. Beliau hanya menirukan apa-apa yang dibacakan oleh Malaikat Jibril, kemudian mengatakannya kepada manusia.

Jika ada satu saja yang salah tentu akan menggoyahkan akidah Islam. Nyatanya tidak ada yang salah bahkan sampai penaklukan konstantinopel sekalipun. Sungguh hadist ini menguji iman kaum muslimin karena bisa terpenuhi setelah berlangsung 8 abad setelah Nabi saw menyabdakannya. Selama 8 abad terbukti keyakinan Muslim tetap teguh memegang hadist tersebut, dan semakin mengokohkan iman setelah terpenuhi. Daerah mana setelah konstantinopel? Jawabannya adalah "Roma". Maka tunggulah penaklukan Roma (Vatikan) oleh kaum muslimin. Yaitu ketika bendera tauhid berkibar ditanah tersebut.

Sekali lagi mustahil jikalau Nabi saw mengetahui masa depan dan ilmu pengetahuan kalau tidak diberitahukan oleh Tuhan YME. Mustahil Muhammad saw adalah manusia biasa, kecuali beliau seorang Nabi dan Utusan Tuhan yang diberikan wahyu.

Maka pelajari Al Qur'an dan Sunnah. Karena didalamnya ada panduan hidup. Seperti halnya manual book yang ada dalam sebuah HP. Maka Al Qur'an dan Sunnah diperlukan agar manusia bisa bahagia, mulia, selamat dunia akherat.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment