Dec 22, 2014

Adhin Busro Orang yang Sakti Mandraguna

Kemarin ada yang SMS saya begini

"Kami minta ilmu cara bikin duit lewat SMS sama apa bacaannya. Kami miskin banget Bang.. Tolong ya, dengan sangat hormat"

"Sumpah atas nama Tuhan, kami sangat miskin, kami butuh pertolongan Bang"

"Kami mau tahu apa benar-benar Abang orang sakti apa gak, tolong kami Bang"

Jawab: Waalaikum salam. Semoga masalah anda segera teratasi

Saya mengelus dada setengah tertawa membaca SMS diatas. Ternyata masih buanyak sahabat kita yang mempunyai pemahaman salah. Ternyata kebodohan itu sudah meraja lela.. Menjadi tugas kita bersama untuk berdakwah guna memahamkan saudara kita yang lain. Menyampaikan kebenaran kepada sesama ummat, kemudian serahkan hidayah kepada Allah swt.

Bagaimana mencari duit lewat SMS dan bacaannya apa? Mana saya tahu?? Nggak tahu saya hal begituan. Pun nggak tahu saya tentang rajah pesugihan, pengasihan, kekebalan dan lain sebagainya. Ngomong-ngomong masalah rajah dan asmak pengasihan misalnya, ini memang ada lho? Dan memang bekerja untuk orang-orang yang imannya lemah. Yakni orang-orang yang bisa diganggu serta dikendalikan oleh jin serta syetan.

Saya pernah membakar rajah pengasihan yang sudah sukses mengendalikan seseorang. Ada rajah dalam kulit binatang, ada cermin kecil bulat yang aneh, ada sapu tangan bertuliskan arab dll. Semuanya saya bakar. Tetapi bukan berarti saya orang sakti mandraguna. Saya mah orang biasa saja, sama seperti yang lainnya.

Sobat...!
Anda sebenarnya salah mendatangi saya, walau membawa sumpah demi Tuhan. Kalau memang kenal Tuhan maka mengadulah kekepada_Nya, bukan kepada saya. Memangnya saya Tuhan? Ini sederhana namun hal ini menjadi kunci. Katanya kenal Tuhan namun yang didatangi manusia. Bukankah ini salah kaprah? Bukankah ini lucu? Kalau sekedar minta masukan, bagaimana cara mendekati Tuhan tidak apa-apa. Namun kalau meminta bantuan manusia menjadi salah.

Ini hal basic, yakni tauhid. Yaitu iman. Yaitu persaksian syahadat, "Ashadu Allaaa Ilaaha Illallah, Wa Ashadu Anna Muhammadar Rosuulullah".

Artinya syahadat kita masih perlu direvisi lagi. Masih perlu dipahami lagi dengan sebaik-baiknya. Kalau benar kita bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, maka dekati Allah dan sembahlah DIA. Jangan menyembah manusia, patung, duit, arwah dsb. Kalau anda bersaksi bahwa Muhammad saw adalah nabi dan utusan_Nya maka cari tahu tentang dirinya, nasehatnya, wejangannya dsb.

Yakin seyakin-yakinnya jika anda mendekat kepada Allah maka jalan akan dimudahkan, dibukakan dan dialirkan berkah yang tiada batas. Memang masalah kemiskinan begitu menghimpit jiwa, tetapi ini salah kita yang tidak mau mengenal_Nya. Saya ngerti, perasaan sahabat yang mengalami hal serupa. Ngertiiii banget karena saya pernah mengalaminya. Oleh karena itu saya berani ngomong karena pernah mengalami. Tidak asal ngecap.

Saya sendiri masih bodoh, oleh karena itu sama-sama belajar. Belajar dan terus belajar. baca buku, hadiri pengajian, banyak merenung dan muhasabah. Begituuu terus agar akal anda hidup. Dengannya bisa menemukan iman yang natural dan logis. Bukan paksaan, bukan doktrin.

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Magis7, rahasia manajemen jiwa. Klik disini untuk belajar manajemen kejiwaan dengan kami




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment