Nov 16, 2014

Selamat Hari Kemerdekaan Palestina

Dulu... Bani Israil diperintah masuk ke Baitul Makdis (Palestina) nggak mau, takut dan gentar. Mereka menyuruh Musa as dan Tuhannya untuk perang dan menaklukkan Baitul Makdis. Akibatnya Bani Israil dihukum selama 40 tahun berada di padang pasir. Walau dihukum oleh Allah tetap mendapatkan nikmat_Nya yakni Manna dan Salwa.

Giliran sudah bisa masuk dengan aman sentausa ke Baitul Makdis, sebagian besar dari mereka memasukinya dengan melata diatas pantatnya sebagai bentuk ejekan dan penyepelean terhadap nikmat Tuhan, seraya mengatakan Hinthah (Nikmat kecil Sebiji Gandum saja= red)

Baitul Makdis (Palestina) adalah tanah yang dijanjikan oleh Allah swt kepada anak cucu Nabi Ibrahim as. Oleh karena itulah menjadi rebutan 3 umat besar, Yahudi, Kristen dan Islam. Namun Baitul Makdis hanya dijanjikan kepada anak cucu Ibrahim as yang tulus, ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan. Itulah makna Islam, sekarang dan selama-lamanya.

DIRGAHAYU PALESTINA (15 Nov 2014), semoga rahmat, berkah dan kemenangan gemilang turun atas ijin Allah swt. Amin

Sudah beberapa negara yang mengucapkan selamat hari kemerdekaan Palestina. Swedia menjadi yang pertama negara anggota Uni Eropa di Eropa Barat yang mengakui negara Palestina. Tujuh anggota Uni Eropa lainnya seperti Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Hungaria, Malta, Polandia, dan Rumania telah lebih dahulu melakukannya. Ditunggu INDONESIA mengucapkan dan memberikan tindakan nyata didalam mendukung kedaulatan Palestina.. Sebagaimana janji Presiden sebelum terpilih.

Berikut ini adalah terjemahan lagu We Will Not Go Down ciptaan Michael Hart

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza )
Kita Tak Akan Menyerah (Lagu untuk Gaza)

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati

Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam

Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati

Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini


Tonton video berikut ini





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment