Nov 29, 2014

Penyebab Usaha/ Dagangan Anda Tidak Laris

Assalamualaikum Pak Adhin. Saya Ibu Siti Nur, usaha saya jualan ayam dan bebek goreng. Dulu rame sekarang sepi, tidak pernah dapat uang sampai utang saya banyak. Saya minta tolong supaya warung saya rame, banyak yang beli dan saya bisa membayar utang saya. Terimakasih

Jawab: Semoga usahanya lancar kembali ya? Amin

Pertanyaan model gini nih banyak banget. Jawabannya bisa kemana-mana. Saya hendak membahas 2 hal utama saja yang menjadi penyebab rezeki anda mampet terkait dengan usaha yang sedang anda jalankan. Apa itu?

1. Tugas Manusia

Mengapa usaha anda sekarang sepi padahal dulunya rame? Jawabannya simpel, namun seringkali kita tidak menyadarinya, malah sibuk mencari kambing hitam. Seharusnya carilah kertas putih dan tulislah daftar apa saja yang perlu diperbaiki. Yakin sekali ada banyak yang perlu diperbaiki terkait dengan usaha anda.

Alasan orang lain tidak menjadi pelanggan tetap anda sebenarnya sepele saja. Yakni kualitas rasa dan pelayanan serta harga. 3 hal itu saja kok. Ini khan seharusnya kita yang perbaiki, jangan malah mencari kesalahan ke luar, atau mengatakan ada yang jahil dan mengguna-gunai usaha kita. Nggak ada itu... Kalaupun ada itu khan dari syetan. Dan syetan itu lemah bos. Lemah sekali tipu dayanya.

Inovatif, kreatif dan harus punya nilai tambah. Itulah hal-hal yang harus diperhatikan bagi para pebisnis. Apakah rasa bebek dan ayam anda sudah enak dilidah? Kalau belum enak menurut pelanggan segera cari inovasi supaya enak, atau paling tidak standar namun ada nilai tambah. Misalnya tambah jenis lalapannya. Saya pernah makan ayam bakar disuatu tempat yang sangat rame pengunjung hanya karena ada lalapan yang beda.

Demikian juga pelayanan. Ajak ngobrol pelanggan anda jangan judes. Banyak senyum dan lain sebagainya. Latihan lah, karena menjadi orang yang ramah itu perlu latihan. Kemudian masalah harga juga demikian. Survei kecil-kecilan kisaran harga bebek atau ayam goreng di lingkungan anda. Bikin lebih murah dikit dari yang lain. Keuntungan mengecil tidak apa-apa yang penting laris.

2. Iman

Ini yang seringkali manusia lupakan. Ini sepele namun menjadi sangat penting. Bahkan ini seringkali disepelekan padahal merupakan substansi dari segala sesuatu. Tanpa iman (keyakinan) anda tidak akan bisa sukses. Percaya deh...

Kita ini lebih banyak boongnya. Lebih banyak dustanya ketika bicara masalah iman. "Saya beriman kok pak" Bohong itu, kalau beriman maka yang pertama kali dikunjungi adalah Allah, kemudian Allah lagi. Kita ini suka menduakan Allah ketika sedang sulit, dan baru mendatangi_Nya ketika sudah buntu.

Misalnya,
  • "waduh kenapa dagangan saya sepi ya? Waah jangan-jangan ada yang mengguna-gunai"
  • "Waah ini gara-gara ada warung yang baru buka dan murah"
  • "Ini karena lokasi usaha saya tidak strategis"
  • "Cilaka 12, usaha sepi nggak ada pemasukan, saya harus ke kyai minta amalan"
  • "Astaghfirullaaaaah, punya usaha malah banyak utang, sabaaaaarrr-sabar"
  • "Aku harus cari pegangan, kalau perlu ke dukun"

Dan masih banyak hal lainnya yang menduakan Tuhan YME. Lah, tapi khan ada astaghfirullah nya.. Iya, tapi itu cerminan dari rasa putus asa. Mengapa kita tidak ingat Allah swt ketika ada masalah? Mengapa ketika buntu barulah ingat? Ini namanya kesalahan iman, kesalahan tauhid. Fatall...

Padahal rezeki Allah yang atur, bukan lokasi, amalan, pegangan, dukun dsb. Saya tidak hendak membahas amalan sebagai wasilah memperlancar rezeki. Tetapi benerin tuh iman dalam dada. Benerin dulu nanti yang lain ngikutin. Jangan kemana-mana dulu, jadikan Allah yang pertama dan utama. Rasakan connetingnya dalam dada. Rasakan...

Setelah itu bagaimana? Tentu saja menjadi panjang, karena iman itu sendiri bercabang-cabang. Ada 70 cabang iman..

Mending ikuti pembelajaran via email dari saya. Gratis.. Nanti anda akan mendapatkan artikel demi artikel hubungannya dengan iman dan memperlancar rezeki. Silahkan klik disini untuk mendaftar panduan gratisnya.



Artikel Terkait



1 comment: