Nov 4, 2014

Karena Bahagia Hidup Menjadi Indah dan Mudah

Bukan karena hidup yang indah maka kita bahagia, tetapi karena bahagia maka hidup menjadi indah dan mudah. Inilah ungkapan yang mempresentasikan sebuah perasaan yang mampu menciptakan warna kehidupan. Jika perasaan kita baik dan positif maka akan menciptakan hidup yang baik, demikian pula sebaliknya. Jika perasaan kita buruk dan negatif maka akan menciptakan kenyataan yang negatif pula.
Seperti apa kata sahabat blog berikut ini,
Assalamualaikum ww. Pak Adhin, terimakasih atas saran Anda. Saat ini saya sedang berusaha merubah rasa negatif menjadi sebaliknya. Saya memang merasakan perubahannya, ada rasa bahagia dan haru menyelimuti saya, padahal saya baru dalam tahap berusaha membalikkan rasa itu. Semoga Pak Adhin bisa tetap menginformasikan hal-hal yang membangun ini untuk saya.Terimakasih. Wassalam.......
Permasalahannya adalah tidak mudah memancarkan perasaan positif ditengah kenyataan hidup yang negatif. Misalnya, bagaimana terus berpikiran bahagia sementara hutang menumpuk, kebutuhan harus terpenuhi tetapi pendapatan tidak mencukupi? Ini adalah praktek yang sulit.
Ya, sulit untuk mereka yang belum memahami dengan benar akan makna kehidupan. Bahwa hidup ini adalah kumpulan masalah demi masalah yang tiada akan pernah berakhir. Kata Guru saya Ustadz Yusuf Mansur demikian, yakni hidup itu adalah masalah. Kalau tidak ingin ada masalah jangan hidup.

Sedangkan masalah itu adalah ujian Tuhan, supaya ada bahan penilaian mana-mana yang sabar dan yang tidak sabar.
Seharusnya dengan adanya masalah tersebut mengoda kita untuk mencari jawaban, mengapa bisa demikian? Mengapa seakan-akan masalah itu tidak lekas pergi, bahkan terus bertambah berat? Carilah jawaban dari hal ini.
Banyak-banyak bercermin, yakni instrospeksi diri. Karena nyata-nyata kebanyakan masalah tidak lain dan tidak bukan penyebabnya adalah diri kita sendiri. Nah disinilah pentingnya taubat, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Artinya DIA akan mengampuni segala kesalahan kita asalkan mau instrospeksi dan memperbaiki diri, kemudian DIA akan merubah segala kesulitan menjadi berkah.
Hidup ini ujian, dan akan lulus sepanjang kita menyandarkan hidup hanya kepada Tuhan. Maka sudah selayaknya kita merasa bahagia. Mengapa? Karena kita sudah bersandar kepada_Nya, dan tidak bisa tidak ujian itu pasti akan berakhir dengan manis. Kita pasti akan lulus.
Hadiah bagi orang yang merasa bahagia walau berada ditengah-tengah cobaan adalah adanya solusi dari Sang Pencipta. Perasaan bahagia yang diwakili dengan sabar, ikhlas, dan syukur adalah senjata bagi adanya solusi hidup.
Oleh karena itu berbahagialah sekarang. 
Artikel ini dipersembahkan oleh 
  • Magis7, panduan pembelajaran meraih kebahagiaan yang alamiah atau natural. Klik disini untuk penjelasan detail

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment