Nov 26, 2014

Inilah Rumus Kemenangan Menghadapi Ujian Kehidupan

Apakah anda ingin menang menghadapi beratnya ujian kehidupan? Ujian kehidupan itu bisa dalam bentuk kemiskinan, ketakutan, hutang, ingin keturunan, penyakit dan lain sebagainya. Berikut ini adalah rumus kemenangan, simak baik-baik.

Iman + Amal Saleh + Sholat + Zakat = Pahala dari Tuhan

Pahala dari Tuhan YME adalah tidak akan ada yang namanya kekawatiran dan segala bentuknya. Misalnya ketakutan, keresahan, was-was, kepanikan dan bentuk-bentuk rasa negatif lainnya. Otomatis yang didapatkan adalah kebahagiaan, kekayaan, kecukupan, kemuliaan, kesenangan dan segala bentuk kemenangan serta hal-hal positif lainnya.

Kalau saya sederhanakan maka rumus kemenangan adalah sbb 
Percaya dan yakin kepada Allah swt + Bukti dari keyakinan tersebut dalam bentuk amal perbuatan + Ingat akan Allah dan berdoa dalam bentuk menjalankan sholat + zakat serta memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan.

Lebih lugasnya lagi begini. Misalnya bagi yang menginginkan kekayaan
Yakin bahwa yang mengayakan adalah Allah Yang Maha Kaya + membuktikan keyakinan dengan selalu bergantung kepada_Nya, bukan kepada duit, orang, bergantung kepada sebab, kecerdasan dan lain sebagainya + Berdoa atau meminta dalam setiap sholat + Sedekah = Kekayaan dan kebahagiaan.

Itu kuncinya...

Allah swt berfirman sbb




Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(QS Al Baqarah ayat 277)

Nah, itulah kunci kemenangan, yakni menang disebabkan adanya iman (yakin) kepada pertolongan Allah swt. Karena yakin itulah maka dibuktikan dengan usaha/ tindakan/ ikhtiar/ amal shaleh. Ditambah dengan ikhtiar bathin dalam bentuk aktifitas ritual seperti sholat dan zakat serta sedekah.

Lakukanlah dengan yakin, rutin dan terus menerus, karena anda sedang membuka jalan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Ketika anda melakukannya, maka anda layak mendapatkan pahala/ ganjaran/ balasan/ akibat dari iman tersebut.

Contoh: Zul ingin kaya, lalu ia mencoba yakin kepada Allah swt. Lalu pada suatu ketika ia berhutang, dan pusing karenanya. Sehingga kemudian ia mencari kawan-kawan dekatnya untuk meminjam uang. Maka pada proses ini Zul gagal dalam iman kepada Tuhan YME, karena ia mencari manusia.

Katakanlah dalam hutangnya Zul tetap iman kepada Allah swt. Ia dhuha, tahajud secara rutin. Walau sang penagih datang ke rumahnya ia hadapi dengan tegar, sehingga pada suatu ketika datanglah kesempatan berupa sebuah peluang usaha makanan yang sangat menjanjikan. Ia yakin peluang usaha ini akan berpeluang sukses, namun sayang ia tidak punya modal. Modal yang dibutuhkan adalah 100 juta, padahal saat itu Zul tidak mempunyai uang sama sekali. Hanya ada sebuah motor yang kalau dijual paling banter hanya laku 10 juta.

Lalu datanglah sebuah nasehat untuk merubah ketidak mungkinan menjadi mungkin, yakni dengan cara menjual motornya sementara uangnya disedekahkan. Zul percaya bahwa sedekah akan dilipatgandakan, namun ia merasa sayang dengan motornya, sehingga membuang kesempatan tersebut. Maka pada proses ini Zul gagal.

Atau katakanlah Zul sukses menjual motornya kemudian menyedekahkan hasilnya. Jadilah Zul tidak punya uang sama sekali plus motornya raib karena disedekahkan. Maka pertolongan Tuhan mulai datang.. Yakni, misalnya diterima kerja disebuah restoran. Dalam pekerjaan Zul terkenal jujur, apalagi rajin sholat. Hal ini semakin membuat pemilik restoran terkesima. Alhasil pemilik restoran tersebut membuka cabang berikutnya dimana pengelolaannya di berikan kepada Zul.

Pada akhirnya Zul sukses menerapkan rumus kemenangan diatas. Ia bisa menjadi direktur sebuah cabang restoran, dan mengembangkan usaha bernilai ratusan juta tersebut. Dan ajaibnya semuanya tanpa modal. Wallahu A'lam

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Magis7 --> Rahasia manajemen iman dalam jiwa. Klik disini untuk penjelasan detail




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment