Nov 9, 2014

Belajar LOA dengan Tekhnik Gelombang Alfa dan Berdoa 2

Dan yang menjadi masalah sekarang sudah setahun setengah sejak menikah saya belum kerja. Meskipun setiap bulan ada saja rezeki datang meski itu pemberian orang tua. Dan semua cukup untuk perbulan, saya syukuri. 

Nah, inilah yang menjadi masalahnya.. Kok ujug-ujug ada masalah? Karena ada artikel sebelumnya yang harus anda baca dulu. Klik disini untuk artikel pertama
 
Saya sih mau berdoa pakai gelombang alfa untuk dapat kerja. Tapi saya rasakan suatu keganjilan saat saya doa coz terlalu mengikuti hawa nafsu. 

Bagaimana saya tahu kalau maksud dari berdoa memakai gelombang alfa belum benar-benar paham? Maksud saya berdoa ya berdoa saja dengan khusuk. Apalagi kemudian anda merasakan ada keganjilan dikarenakan sepertinya hanya mengikuti hawa nafsu. Saya tidak paham hal ini.

Berdoa itu pada hakikatnya juga mengikuti hawa nafsu, tetapi nafsu yang sudah dikendalikannya untuk ikhlas terhadap proses-proses sunnatullah. Di dunia ini (menurut saya), pada zaman ini, sudah tidak ada lagi manusia yang ikhlas. Pasti ada pamrihnya, dan pamrih yang benar adalah pamrih kepada Allah swt. Misalnya berdoa karena sebuah keinginan dan permintaan. Bukankah ini namanya pamrih?

Manusia super ikhlas (khowasil khowas) yakni mereka yang ibadah kepada Allah swt bukan lagi karena takut neraka dan menginginkan surga. Mereka beribadah karena merasa memang sudah kewajiban. Mau dimasukkan surga atau neraka bagi golongan ini sudah tidak penting, alias woles. Yang penting ibadah dan ibadah.

Oleh karena itu jika anda berdoa dikarenakan ada keinginan ya wajar saja, malah harus begitu. Kita harus mempunyai keinginan, dan keinginan itu harus dipanjatkan kepada Tuhan, bukan kepada dukun. Bahkan dalam sebuah Ayat disebutkan bahwa orang yang tidak mau berdoa dikategorikan sebagai manusia sombong, dan layak menerima Jahannam.

Bagaimana menurut Mas coz saya tuh malu kalau gak kerja, tetapi mau kerja ijazah hanya SMA coz pas kuliah di DO akibat gak menyelesaikan tugas akhir. 

Kalau cari kerja mah banyak. Kalau melamar kerja di perusahaan itu yang tidak banyak. Fokuskan pikiran kepada banyaknya pekerjaan yang bisa kita kerjakan, jangan fokus melamar kerja di perusahaan. Ini akan membatasi kreatifitas kita.

Pokoknya pada saat saya berdoa pakai gelombang alfa memang keinginan tercapai tetapi cobaan ada saja yang datang, mulai dari meninggalnya ayah ditahun 2012, kuliah gak selesai dan sampai sekarang gak kerja. 

Intinya berdoa ya berdoa saja dengan khusuk. Ini lebih mudah dipahami. Ketika berdoa malah kemudian ada cobaan ya biarin saja. Memangnya masalah? :). Hidup itu penuh ujian dan cobaan, tidak ada hidup yang lempeeenng terus. Tinggal bagaimana sikap kita ketika menghadapi masalah tersebut.

Sejak kejadian sakit 3 bulan saya trauma pakai gelombang alfa untuk berdoa. Karena sakit yang saya derita itu diagnosa dokter gak ada penyakit. Tapi yang saya rasakan saat sakit saat sakit ada suatu ketakutan mendalam. Rasanya jantung berdebar, nafas sesak. 

Waduh, kenapa dengan anda? Apakah anda pernah mempelajari teknik pernapasan? Atau mempelajari Reiki, Kundalini dan sejenisnya?

Kalau menurut kaca mata pribadi, anda sudah ditipu oleh syetan. Yakni adanya was-was dan ketakutan yang tidak mendasar. Disisi lain anda merasa menerima pencerahan padahal bukan.

Banyak-banyak ta'awudz. Atau silahkan dirukyah. Bisa jadi tipuan syetan sudah mengendalikan hidup anda. Merasa benar padahal salah. Merasa banyak ibadah tetapi hidup penuh ketakutan. Merasa mempunyai indera ke enam. Merasa sesak dan sakit namun secara medis normal. Terutama sekali ketakutan mendalam tentang kematian. Ini syetan...!

Carilah ahli rukyah di kota anda.

Jadi sejak awal tahun 2014 saya mulai memperbaiki diri. Yang dulu jarang sholat sekarang harus sholat. Yang dulu suka bermaksiat, sekarang mau bertaubat, yang dulu kurang puas, sekarang mulai menimbulkan rasa syukur.

Ini bagus sekali. Lanjutkan

Hingga sampai sekarang sangking bersyukur saya belum punya pekerjaan, pun saya tanggapi dengan santai. Saya sering pasang mindset kalau pertolongan Allah tu pasti ada. Sangking santainya saya tuh cuma bisa berharap dan malas-malasan. Dan masih bingung mau bekerja apa, dan masih mencari jati diri, dan belum fokus juga. Bagaimana menurut tanggapan agan dengan pengalaman hidup saya. 

Bersyukur itu bagus dan memang seharusnya kita bersyukur. Tetapi konsepnya bukan nyantai dan malas-malasan. Salah.. Bersyukur itu gini, "Alhamdulillah belum dapat kerja, latihan sabar dan berbaik sangka kepada Allah. Oleh karenanya saya harus berusaha lebih keras lagi agar bisa mendapatkan pekerjaan agar Allah merubah keadaanku"

Dari pertanyaan dan kisah sahabat kita ini, intinya kepada pemahaman. Bisa jadi beliau mempunyai tingkat pemahaman yang belum tepat. Oleh karena itu yang dibutuhkan adalah pemahaman mengenai LOA, doa, ibadah, syukur, takdir dan lain sebagainya.

Belajar... Karena pemahaman tidak serta merta kita dapatkan. Mudah-mudahan blog sederhana ini bisa menjadi wahana pemahaman kita semua. Amin

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Magis7, Rahasia memahami jiwa dan kejiwaan. Dapatkan laporan rahasia gratis untuk anda. Silahkan klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment