Oct 12, 2014

Satu Kakek Muslim Melawan Puluhan Kristen Pendemo

Adhin Busro. Ada sebuah vedio yang sangat menarik mengenai 1 orang kakek yang melawan dengan damai puluhan orang aktivis kristen yang sedang berdemo. Beliau sholat, beliau beribadah tanpa mengganggu orang lain, seakan memberikan contoh bahwa didalam hidup ini harus beribadah kepada Tuhan dan bermuamalah dengan baik kepada sesama manusia.

Kakek dalam video ini seharusnya menjadi contoh bagaimana kita bermuamalah dengan sesama. Yakni mengajak manusia dalam kebaikan dengan hikmat dan kebijaksanaan.



Berikut petikan pembicaraan

"No way man" Kata pendemo kristen melihat ditengah-tengan demo tersebut terlihat seorang kakek sedang melaksanakan ibadah sholat. Lalu sebagai tandingannya ada seorang wanita kristen yang berdoa

"Tuhan di sorga, kami datang memenuhi panggilan kristus di surga. Kuatkan kami ya Tuhan, karena kami sudah melanggar larangan_Mu" Kata wanita tersebut dalam doanya

Suasana menjadi sedikit agak ricuh. Seseorang berkata kepada kakek Muslim yang sedang sholat

"Jesus love you". Sambil mendekatkan tulisan Jesus love you didepan kakek muslim

Si kakek muslim terus melakukan sembahyang dalam diam dan hening, seakan tidak mempedulikan gangguan disekitarnya. Dan memang selayaknyalah seorang muslim seharusnya khusuk dalam beribadah.

Kemudian ada seseseorang yang melihat sang kakek sedang sembahyang, seakan membelanya sambil berkata,

"Dia kan beribadah dengan tidak mengganggu yang lain, damai. Yang ia lakukan disitu hanyalah beribadah. Dia tidak melemparkan barangnya"

Ia melanjutkan, "Dia tidak berteriak-teriak, tidak mengajak membakar, tidak mengajak membunuh sesama, Anda tahu, disekitar kita ada orang-orang baik yang memiliki agama yang berbeda. Datang ke sini dan berdoa, itu khan lebih damai"

Kemudian ada lagi seorang wanita yang membela sang kakek muslim, "saya sudah 4 tahun tinggal di Timur Tengah dengan suami saya. Saya kenal mereka (muslim) adalah orang yang cinta damai"

Lalu salah satu pendemo mengatakan, "Kalau orang ini datang dan memenggal kepalamu, apa yang akan kamu lakukan?"

Sang wanita tersebut menjawab dengan cerdas, "Lalu bagaimana dengan kita yang datang ke sana dengan tentara untuk membunuh mereka? Apakah mereka harus diam saja? Tidak sayangku, kitapun pasti tidak akan diam"

Singkat cerita, sang kakek masih melakukan sholat ketika para pendemo kristen menyanyikan lagu-lagu rohani, sambil membuang uang recehan dan logam salib dihadapan sang kakek yang masih tenang dalam ibadah.

"Ambil ini duitnya Pak?" Kata pendemo kristen meledeknya.

Sang pendemo kristen melanjutkan, "Allah mengajarkan, jika kamu tidak masuk Islam kamu akan dibunuh, kamu ini kafir dan babi."

Kemudian sang kakek selesai melakukan ibadah dan menanyakan mengapa membuang uang recehan dan salib ke tanah, "Anda membuangnya ke tanah sehingga orang lain melangkahinya atau...."

Sang pendemo kristen memotong ucapan sang kakek muslim sambil mengatakan, "Yesus telah mengucurkan darahnya"

Sang kakek muslim melanjutkan, "Anda membuangnya ke tanah sehingga orang lain melangkahinya atau ini menunjukkan cara anda berperilaku, lalu bagaimana orang mau mencontoh anda?"

Salah satu pendemo kristen mengatakan "Pergilah ke neraka", sementara lainnya menundukkan kepalanya pertanda malu dengan tindakannya, sambil mengatakan "Yesus mencintai anda"

Sang kakek melanjutkan ucapannya, "Saya tidak akan pergi karena ini negara bebas, dan saya menghormati agama anda, andapun harus menghormati agama saya"

"Saya khan cuma bilang bahwa Yesus Mencintai anda" Kata pendemo kristen

Sang kakek menjawab dengan brillian, "Apakah harus dengan cara meletakkan ini semua (uang recehan dan salib didepan orang lain yang ibadah adalah sesuatu yang dicontohkan Yesus)?



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment