Oct 29, 2014

Sajak dan Syair Penuh Hikmah Jalaludin Rumi Bag 2

Berikut ini adalah sajak dan syair penuh hikmah dari Jalaludin Rumi bagian 2, seorang sufi dari daerah Persia. Baca, dan pahamilah agar nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya bisa terkuak. Kemudian aplikasikan dalam kehidupan nyata.

 

“Barangsiapa melihat sesuatu pada sebab-sebab, maka dia akan menjadi pemuja bentuk. Namun orang yang mampu menatap pada “Sebab Pertama”, maka dia akan menemukan cahaya yang memancarkan makna”

“Dunia manusia adalah batin yang memiliki kemegahan. Karena itu duhai sahabat, mungkinkah engkau menjadi bijak, sementara yang relatif terus saja kau jadikan pujaan?”

“Perhatikanlah setiap binatang, dari serangga kecil sampai gajah, semua mereka keluarga Tuhan dan rezeki mereka tergantung kepada-Nya. Sungguh Tuhan Maha Pemberi rezeki! Semua kesedihan dalam hati kita lahir dari asap dan debu keberadaan kita dan segala nafsu yang sia-sia”

“Mencintai perempuan dibuat menarik bagi laki-laki. Tuhan sudah mengaturnya, betapa mereka dapat menghindari apa yang sudah diatur oleh Tuhan? Karena Tuhan menciptakan perempuan supaya Adam mendapat kesenangan dengan dia. Bagaimana Adam dapat dipisahkan dari Hawa?”

“Kecaman yang datang dari sahabat – sahabat dekat memang diperlukan sehingga, tanpa bantuan pemantul apapun, kau menjadi pengucur air dari laut. Ketahuilah bahwa pada mulanya kecaman adalah peniruan, tapi bila ia terus menerus terulang, akan langsung berubah menjadi wujud kebenaran. Supaya itu terwujud, janganlah berpisah dari kerang jika tetesan air hujan belum lagi menjadi mutiara”

“Tidak perlu membakar selimut baru hanya karena seekor kutu, juga aku tidak membuang muka dari kau hanya karena kesalahan yang tak berarti”

“Karena cinta duri menjadi mawar, Karena cinta cuka menjelma anggur segar”

Kamu lahir dengan potensi; Kamu lahir dengan kebaikan dan kepercayaan; Kamu lahir dengan cita-cita dan impian; Kamu lahir dengan kebesaran; Kamu lahir dengan sayap-sayap; Kamu tidak dimaksudkan untuk merangkak; maka jangan lakukan itu; Kamu punya sayap; Belajarlah untuk menggunakannya dan terbanglah!

Air berkata kepada yang kotor, "Kemarilah." Maka yang kotor akan berkata, "Aku sungguh malu." Air berkata, "Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?"

“Setiap nabi dan setiap orang saleh punya cara sendiri, tapi semua menuju kepada Tuhan. Semua cara sebenarnya satu”

“Doa dan zikir dulu telah diberikan kepadamu, tapi doa itu membuat hatimu pongah. Kau mengira dirimu begitu dekat kepada Allah, tapi dengan cara itu banyak orang jatuh terpisah dari Allah”

“Banyak orang tak beriman yang ingin mendekat dan mencintai Tuhan, tapi yang membuat mereka tersandung adalah kemasyuran, keangkuhan dan nafsu yang tak berkesudahan”


Sumber:
http://kata-kata-mutiara.org
wikipedia



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment