Oct 9, 2014

Melunasi Hutang dengan Manajemen Jiwa

Artikel tentang melunasi hutang ini sebenarnya terkait dengan manajemen jiwa. Yakni melakukan treatment kepada jiwa/ nafsu kita supaya tidak liar. Inilah yang seringkali menjadi kendala didalam meraih setiap doa, yakni disebabkan nafsu kita sudah sekian lama liar dan susah dikendalikan. Hal ini wajar adanya karena kita manusia biasa, namun kalau seterusnya liar, ini yang tidak biasa.

Hutang, kemiskinan, kekurangan, kegagalan dan lain sebagainya adalah ujian yang dirasakan oleh hampir semua orang. Tidak ada yang tidak diberikan ujian dalam hidup. Dalam hal ini Allah swt berfirman,

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.  (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (Al Baqarah: 155-156)

Oleh karenanya paksakan jiwa kita ketika menghadapi ujian dengan selalu bersabar. Tidak gampang memang, tetapi pasti bisa sepanjang kita percaya dan yakin akan pembelajaran dari Tuhan. Kalau ada yang bilang sabar itu mudah, saya akan berguru kepadanya. Sabar itu tidak mudah, tetapi harus dipaksakan bagi mereka yang menginginkan adanya pertolongan (baca=kemudahan)

Sekali lagi inilah yang menjadi masalah besar kita, yakni jiwa tidak biasa dikendalikan, sehingga ketika ada ujian, bukan Allah yang dipercaya tetapi berlari kesana dan kemari tak tentu arah dan tujuan. Misalnya SMS dari sahabat kita sbb,

Selamat siang Pak Adhin, saya mau minta bantuannya. Saya lagi kepepet butuh uang 50 juta buat melunasi hutang.... Mohon dengan sangat bantuannya Pak

Asswrwb, gimana Pak. Tolong bantuannya dana hibah 50 juta buat melunasi hutang dibank. Tolong ditransferkan ke rekening saya. Tolong ya pak? 

(Beliau membutuhkan uang 50 juta dan meminta saya melunasinya. Jujur saya tidak bisa melakukannya untuk beliau. Kemudian sahabat kita SMS lagi)

Selamat siang Pak, saya kepepet butuh dana 20 juta untuk melunasi hutang di Bank. Tolong dibantu transfer ke rekening saya Bank BBB Nomor rekening 123456789.

Asslm. Maaf Pak, gimana caranya agar saya bisa melunasi hutang dibank 20 juta, sedangkan saya kerja jadi kuli penghasilan tidak mencukupi.

(Kemudian utangnya menjadi 20 juta. Saya tidak tahu mengapa yang awalnya 50 juta kemudian turun menjadi 20 juta)

Apa yang dirasakan sahabat kita diatas sungguh berat. Pasti begitu melelahkan jiwa dan raga, saya bisa mengerti karena saya pernah merasakannya. Mari kita doakan semoga sahabat kita diatas segera menemukan cara mencari uang, sehingga hutangnya bisa dicicil dan lunas. Amin

Saya juga mengajak seluruh pembaca, dimulai dari sekarang untuk belajar manajemen jiwa. Yakni belajar tetap berdiri tegak dan gagah ketika ada ujian kehidupan. Belajar menanggung konsekwensi dari apa yang sudah kita lakukan sebelumnya. Belajar menghadapi, menghayati dan menikmati ujian hidup agar ke depan kita menjadi pribadi yang lebih tangguh dari sebelumnya. Belajar tetap berdiri dengan gagah, bertahan dan...... ber Tuhan

Ada video yang inspiratif tentang ujian, kesulitan dan kemudahan dan bagaimana seharusnya kita menyikapi, berikut ini



Ya Allah ambillah kesombonganku dariku
Allah berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."
Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat
Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."
Ya Allah beri aku kesabaran
Allah berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."
Ya Allah beri aku kebahagiaan
Allah berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu."
Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan
Allah berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku."
Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat
Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."
Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku
Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti !"
- See more at: http://www.dudung.net/artikel-islami/ketika-allah-berkata-tidak.html#sthash.7oC5jw3e.dpuf
Sebagai penutup, saya menemukan sebuah artikel yang isnpiratif yang judulnya "Ketika Allah berkata “Tidak!”. Artikel di bawah ini adalah ilustrasi yang menggambarkan bahwa ada wilayah manusia dan ada wilayah Tuhan. Sementara wilayah manusia itu masih dalam bingkai wilayah Tuhan juga. Sekali lagi atsar dibawah ini sifatnya ilustrasi

“Ya Allah jauhkanlah aku dari kesulitan!”
Allah berkata, “Tidak. Kesulitan dan penderitaan telah menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-Ku. Kesenangan telah melalaikanmu dari mengingat-Ku.” 

“Ya Allah, berilah aku rezeki yang halal!”
"Tidak. Dalam kitab suci-Ku, telah kuberikan pedoman mana rezeki yang halal, mana yang haram. Tinggal engkau melaksanakannya.” 

“Ya Allah, berilah aku kebahagiaan dalam hidupku.”
Allah berkata, “Tidak! Telah Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.” 

“Ya Allah berikanlah aku kenikmatan dalam hidup ini.”
Allah berkata, “Tidak! Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmatinya.

“Ya Allah, jauhkanlah kesombongan dariku!”
Allah berkata, “Tidak! Bukan Aku yang menjauhkannya, tapi kau yang harus menjauhinya dan serahkan kepada-Ku.” 

“Ya Allah, berilah aku kesabaran dalam hidup ini.”
Allah berkata, “Tidak! Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.” 

“Ya Allah, kabulkanlah semua do’aku”
Allah berkata: “Tidak. Banyak do’a-do’amu didasari oleh nafsumu yang bila kukabulkan itu akan mencelakakanmu sendiri.

“Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cinta-Mu padaku.”
Allah berkata… “Akhirnya kau mengerti !"

Artikel melunasi hutang ini dipersembahkan oleh


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment