Oct 15, 2014

Iman Kristen VS Islam

Ada lumayan banyak email dari missionaris Kristen yang masuk dalam inbox saya. Sebagian besar memberikan sanggahan dan masukan yang baik, namun ada sebagian lagi yang bernada ancaman seperti yang makanya sbb, "Bertaubatlah dan berimanlah kepada juru selamat, atau anda akan masuk neraka" dan sejenisnya.

Berikut ini ada email dari mereka berkaitan dengan komentar saya. Adapun komentar saya dalam tulusan mereka sbb

Admin yang baik. Masalah keimanan kristen adalah dogma. Juga dalam hal ini trinitas. Terima saja, imani saja jangan banyak pertanyaan. Jangan dipikirkan tetapi telan saja dalam iman. Inilah yang membuat banyak penganut kristen memberontak. Mungkin anda akan menyangkal? Pasti. Semua bisa anda sangkal dengan segala cara, dalil, sangkaan dsb, yang penting tujuannya tercapai yakni memurtadkan orang islam. Atau dalam bahasa santunnya, mengembalikan domba yang tersesat. Kalau begitu niat anda tidak tulus, karena tujuan menghalalkan segala cara. Silahkan dijawab..

Kemudian mereka menjawab dalam blognya sekaligus mengirimkan email kepada saya sbb

Salam saudara Adhin,

Kami mengucapkan terimakasih, atas kesediaan saudara Adhin untuk memberikan komentar. Ijinkanlah, kami untuk memberikan tanggapan atas komentar saudara melalui email ini. Semoga dapat bermanfaat untuk membuka wawasan dan pengetahuan bagi kita. Semoga Allah memberikan hidayahnya kepada kita.

Saudara Adhin, membagikan pemahaman yang kami miliki tentang Isa Al-Masih, tentu tidak salah, bukan? Dan kami juga tidak memaksakan seseorang untuk memeluk satu keyakinan tertentu. Tetapi barangkali ada yang perlu kami luruskan dengan pandangan yang berkembang di kalangan umat lain tentang pengikut Isa Al-Masih yang dianggap menyembah tiga Allah. Tentu meluruskan sesuatu tidak salah, bukan? Bagaimana menurut saudara?

Kitab Allah dengan jelas menekankan bahwa Roh Allah kekal adanya. Sehingga, Ia disebut "Roh Kekal." Ingat, hanya Allah yang kekal! Juga, Ia disebut "Roh Kudus" dan hanya Allah yang kudus. Maka Rohullah adalah Roh Ilahi, Allah adanya. Jadi jelas, tidak mustahil bagi Allah, untuk menjelma menjadi seorang Manusia yang Sempurna.

Penjelmaan Roh yang adalah Roh Allah dalam bentuk Manusia yang Sempurna, dengan jelas dikatakan di dalam ayat berikut, “Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna”. (Qs.19:17)

Kitab nabi Islam dalam Qs 4:171 dan Kitab Allah, memberi nama "Kalimat Allah" kepada Isa Al-Masih. Satu ayat kunci berbunyi, "Pada mulanya adalah Firman (Kalimat); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1). Maka "Kalimat Allah" juga Allah.

Jelas keIlahian Isa Al-Masih bukan hanya sekedar dogma yang dinyatakan tidak hanya oleh Injil, Al-Quran pun menyatakan Allah dapat menjelma menjadi Manusia yang Sempurna.

Kami percaya, Isa Al-Masih adalah salah satu kePribadian Allah sebagai Juruselamat, yang menyelamatkan manusia dari kutukan dosa.

Injil, Surat Galatia 3:13, "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Demikian yang dapat kami sampaikan, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Semoga kita dapat berjumpa kembali didalam email selanjutnya. Terimakasih.

....

Wassalam,

Sakura
Staf, I dan I


NB: Sukakah saudara akan Al-Fatihah? Terimalah renungan mingguan “Isa dan Al-Fatihah”! Email singkat (170 kata) memberi tafsiran Isa Al-Masih pada surah terpenting ini.

Kemudian saya menjawabnya dengan singkat dengan pendekatan akal sehat tanpa menukil ayat satupun

Sakura
Tidak teman, anda tidak meluruskan apapun kecuali mengajak orang lain memeluk agama anda. Ini sudah tidak perlu diperdebatkan lagi

Apalagi anda menggunakan dalil Al Qur'an misalnya surat Al Fatihah sebagai hujjah. Ini tidak masuk akal. Mengapa? Karena anda menganggap Nabi dan Kitab Suci umat Islam adalah agama palsu, Nabi Palsu dan Kitab Palsu. Mengapa sesuatu yang anda ingkari dijadikan hujjah pembenaran. Hanya orang yang kurang akal saja yang akan mendengarkan hujjah anda.

Tetapi kalau ummat Islam hendak meluruskan pandangan anda, ini layak. Mengapa? Karena umat Islam mengakui ajaran Yesus, dan menghormati serta mensucikan namanya, lebih dari pada yang sudah anda lakukan. Bahkan umat Islam menjalankan perintah Yesus dengan sangat taat.

Saya garis bawahi disini "perintah Yesus", bukan Paulus, Yohanes, Petrus dan lain sebagainya.

Demikian semoga dipikirkan menggunakan akal sehat, bukan hawa nafsu

Salam
AB



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment