Oct 9, 2014

Cara Manjur Melunasi Hutang dengan Amalan dan Doa Bag 1

Memang nyata kok, ada cara yang bergaransi supaya hutang kita lunas dengan kepastian yang tidak bisa dibayangkan. Oleh karenanya saya menulis judul diatas yakni "Cara Manjur Melunasi Hutang dengan Amalan dan Doa". Judul tersebut diatas ada beberapa maksud diantaranya,
  • Supaya ramah SEO sehingga traffiknya bisa tinggi
  • Supaya menyebabkan keingintahuan pembaca blog yang mencari informasi diatas melalui google (masih hubungannya dengan SEO)
  • Memberi pemahaman kepada pembaca bahwa judulnya bombastis tetapi memang nyata adanya
  • Memberikan keyakinan kepada pembaca bahwa hutang sebesar apapun pasti bisa lunas

Namun ada beberapa syarat yang akan saya bahas nantinya, dimana syarat inilah yang menyebabkan banyak orang berguguran.Padahal syaratnya gampang. Apa itu?

==> Memposisikan diri kepada rasa yakin dan percaya

Itu saja. Simpel dan mudah khan? Namun nyatanya banyak dari kita yang berguguran alias tumbang ditengah jalan dikarenakan tidak mampu maintain rasa yakin. Mengapa demikian? Karena cabang dari keyakinan adalah hal yang sulit untuk kita pertahankan yaitu
  • Bekerja dengan keras --> Lebih keras dari sebelumnya
  • Berpikir dengan cerdas --> Lebih cerdas dari sebelumnya
  • Berdoa dengan khusuk --> Lebih khusuk dari sebelumnya, 
  • Berdoa dalam hal ini bisa ibadah wajib dan sunnah. kemudian
  • Sabar
  • Tawakal
  • Pasrah
  • Ikhlas

Inilah yang sulit, tetapi memang inilah bagian atau bias dari keyakinan. Ketika kita yakin maka kondisi diatas yang sudah saya tulis akan otomatis dilakukan. Kalau tidak yakin maka satu persatu hal diatas akan ditinggalkan.

Kenapa yakin? Yakin hutang akan lunas karena Tuhan akan memampukan kita. Jadi bukan Tuhan memberikan uang secara gratis, tetapi memampukan kita untuk menghasilkan uang sehingga mampu membayar hutang. Oleh karenanya untuk tetap maintain rasa yakin maka dianjurkan untuk,
  • Shalat rezeki, baik hajat, dhuha dan tahajud
  • Sedekah
  • Membaca doa melunasi hutang
  • Dan lain sebagainya

Hal diatas bertujuan agar keyakinan bahwa anda bisa melunasi hutang bisa terus dipertahankan. Ketika batere sudah low, maka lakukan lagi, rutinkan lagi. Insya Allah akan tercharge kembali. Begitu seterusnya sampai pelan-pelan jalannya dibukakan. Maksudnya jalan gelap yang ada didepan kita mulai diterangi dengan cahaya keyakinan. Pelan namun pasti jalan keluar akan ditemukan.

Ini sebenarnya simpel dan mudah, menjadi sulit dan berat dikarenakan adanya nafsu/ jiwa dalam dada kita. Saya akan menulis kembali kecenderungan nafsu sbb
  • Penginnya cepat kaya dan hidup mewah
  • Penginnya besok hutang bisa lunas
  • Penginnya dengan membaca amalan dan doa maka langsung turun harta karun dari langit
  • Penginnya dan penginnya, sesuai dengan kehendak nafsunya
Mengapa demikian? Karena jiwa manusia itu mirip dengan kuda liar yang maunya berlari kesana kemari, namun ujung-ujungnya jatuh menuju jurang kehancuran. Penjelasan detail mengenai manajemen jiwa dan keajaibannya bisa anda dapatkan di magis7. Silahkan kalau berkenan kunjungi webnya

Inilah yang menjadi kendala, yakni ketidak mampuan mengendalikan nafsu untuk tetap berjalan lurus. Mengendalikan nafsu kepada sebuah jalan yang sudah dijanjikan Tuhan. Jalan apakah itu? Yakni jalan bagi teraihnya sejumlah uang, melalui sebuah peluang. Sedangkan segala peluang, keajaiban rezeki, pertolongan, rezeki tak terduga dan lain sebagainya diwujudkan secara nyata kepada kita sebagai akibat jiwa kita yang sudah disetting untuk yakin dan percaya (iman)

Sekali lagi jiwa kita yang bahkan masih sangat liar menjadi rem bagi adanya kemudahan didepan. Jiwa itu suka memberikan syarat dan kondisi. Misalnya "Saya sudah berdoa tetapi mengapa belum ada solusi? Mengapa hutang belum lunas?" dan lain sebagainya. Atau "Ya Allah, lunasi hutang kami, karna kami ingin hidup dan beribadah dengan tenang, dan juga supaya kami bisa banyak bersedekah"

Tahukah anda itu semua hanya bualannya jiwa/ nafs/ nafsu manusia? Sedangkan kecenderungan jiwa andalah mengingkari janji yang sudah diucapkan oleh mulutnya sendiri. 

Lalu apa yang harus dilakukan??? Mungkin nasehat berikut ini bisa anda coba lakukan. (mohon maaf kalau menyinggung anda)

Pertama: Bertaubat. 

Yakinlah bahwa hutang yang menjadi beban anda dikarenakan nafs anda sendiri yang tidak pernah merasa cukup. Anda maunya enak sendiri namun ketika ada konsekwensi yang harus ditanggung, kemudian melarikan diri. Instrospeksilah dan bertaubatlah kepada Allah swt. Mungkin saja selama proses memikirkan hutang, anda sudah pergi ke dukun, pohon keramat, memberi sesajen kepada laut, dan aktifitas kemusrikan lainnya.

Ini namanya salah pemahaman yang parah. Melunasi hutang dengan uang bukan dengan sesajen. Dan untuk mendapatkan uang perlu bekerja dengan keras dan cerdas. Sementara yakin bahwa kita bisa menghasilkan cukup uang, ketika menyandarkan masa depan kepada yang menciptakan ruang dan waktu.


Namanya bertaubat seharusnya ada rasa penyesalan yang mendalam dikarenakan sebelumnya sudah menduakan Tuhan. Menganggap DIA tidak Maha Kuasa. Kita seringkali keterlaluan, asli sungguh keterlaluan didalam mengingkari nikmat Tuhan, termasuk saya :(. Biasanya dalam kekhusukan taubat inilah ada airmata yang mengalir.

Ada sebuah video bagus tentang arti kekhusukan, semoga mampu meluluhkan hati anda yang keras. Video saya ambil dari youtube




Kedua:  Bacalah doa melunasi hutang

Ada beberapa doa melunasi hutang. Silahkan browsing di blog ini atau googling "doa melunasi hutang adhin busro", maka akan ketemu doa melunasi hutang yang pernah saya tulis. Saya juga sudah menulis kumpulan ratusan doa-doa untuk segala kebutuhan di panduan rahasia kunci sukses. Silahkan kalau belum jadi member dan berkenan kunjungi webnya disini

Kapan membacanya? Menurut saya pribadi lebih banyak lebih baik. Jangan lupa harus dan wajib mengerti maknanya. Ini kaitannya dengan sesuatu yang dominan dalam pikiran akan merembes masuk dalam hati. Apa yang sudah menjadi keyakinan dalam hati akan mempengaruhi jiwa bawah sadar. Dan jiwa bawah sadar itulah yang akan memberikan power/ tenaga penggerak menuju takdir.



Silahkan dibaca setelah sholat wajib, ketika hendak berangkat bekerja, misalnya menjalankan usaha/ bisnis anda. Ketika pulang kerja, ketika hendak tidur dan lain sebagainya. Sampai kapan? Sampai hutang anda lunas, entah kapan saya tidak tahu.

Ketiga: Maintain Bias Keimanan

Untuk langkah ketiga dan seterusnya silahkan dibaca artikel lanjutannya. Klik disini



Artikel Terkait



4 comments: