Oct 25, 2014

Cara Berpikir Positif Ditengah-Tengah Hal Negatif

Pak Adhin saya benar bennnaarrr berterimakasih bapak mengirimkan lagi ilmu-ilmu bapak, Alhamdulillah, itu benar-benar berarti bagi saya...demi Allah saya inggiinn sekali mengupgrade keanggotaan saya pak, saat ini saya baru bisa memotivasi hati untuk kelak saya akan selalu bisa mendapatkan ilmu2 dari bapak...semuanya. Pak Adhin mohon maaf kalau posisi/tulisan email saya belepotan dan kacau, seperti yang saya bilang, jaringan internet saya sering error, saat buka atau reply email pun suka kacau...mohon dimaklumi y pak...he...

Pak Adhin yang saya hormati, setelah saya baca2 ilmu bapa dari web bapa, setelah saya ingat-ingat sepertinya saya pernah mengamalkannya beberapa kali dan memang saat2 itu adalah saat2 dimana saya mendapatkan kebahagiaan bahkan mungkin kejayaan, rezeki lancar, popularitas nanjak (walau tingkat kampus dan rw...he...), kebahagiaan datang bertubi2... tapi mungkin karena tidak tertata, karena saya tidak menyadari dan menganggapnya bagian hidup jadinya saya tidak bisa mengarahkan dan mempertahankannya, sehingga saya selalu jatuh dan sulit lagi untuk bangkit, kalau saya ibaratkan mungkin seperti di film2 x-men, fantastic four,mereka punya kekuatan tapi karena tidak ada yang membimbing akhirnya kekuatannya tak terarah bahkan dipendam atau dikubur dalam2, akhirnya merugikan lingkungan dan diri sendiri...

Alhamdulillah, Allah mempertemukan saya dengan blog bapak, sedikit demi sedikit saya mulai dapat membaca dan memahami,Alahmdulillah, terimakasih banyak Pak Adhin atas ilmu2nya (semoga pada saatnya nanti saya bisa memperoleh semua ilmu2 bapak selengkapnya) ...

Namun karena itu hati saya jadi bertanya tanya Pak Adhin? bagaimana kita mempertahankan kondisi sempurna kita saat kita berbenturan dengan hal negatif (ujian/musibah) dan kita hidup/tinggal bersama orang2 yang masih negatif, yang sulit diajak bicara dan berfikir terbuka, karena merasa sudah benar dan serba tahu segalanya? apalagi kita berada dalam kekuasaannya?

Bagaimana kita mempertahnkan rasa dan energi positif kita pak?...dan juga bagaimana kita merecharge kembali semangat kita yang sedang mengalami kejenuhan Pak?...

Iya benar pak, sepertinya...ah...pastinya pak...saya masih munafik, tapi saya tidak menyadarinya pak... saya percaya bahwa segalanya Allah yang menentukan, yang berkuasa... tapi saya masih menyandarkan segala daya dan upaya pada kemampuan diri saya pak...Astaghfirullah, padahal La hawla wala quwwata illa billah sering saya dawamkan pak... masyaallah... terimakasih atas bimbingannya pak, sekarang saya akan amalkan dulu ilmu2 dari bapak, baru saya akan bertanya tanya lagi...malu saya pak, maafkan saya terlalu banyak bertanya pak... sekali lagi terimakasih banyak atas bimbingannya pak, semoga keberkahan selalu meliputi bapak dan keluarga...

Akhir kata saya mohon maaf terlalu banyak bertanya tapi saya percaya bapalah ahlinya hingga saya memberanikan untuk bertanya, sekali lagi mohon maafkan saya pak, semoga Allah SWT selalu merahmati bapak dan keluarga...Ammiinn ya rabbal'alaammiinn...Wassalamu'allaikum wr.wb. (Email dari sahabat Ammy)

Jawab: Amin, semoga bermanfaat.

Bagaimana caranya berpikir positif ditengah hal-hal negatif? Nanti saya bahas. Insya Allah

Jangan dikira berpikir positif atau bahasa saya berprasangka positif terhadap segala hal itu gampang. Nampaknya memang tinggal memutar/ tuning dari pikiran negatif menjadi positif, tetapi faktanya tidaklah mudah. 

Mungkin saja hidup anda penuh dengan keraguan kemudian mengikuti seminar tentang bisnis yang menggebu-gebu dan begitu bersemangat. Saat itulah anda berpikir begitu positif dan memaksa menguburkan fakta-fakta negatif. Misalnya yel-yel dalam seminar, "Yes, pasti bisa", "3 bulan lagi saya membeli mobil", "Saya akan membayar bos saya nantinya" dan kata-kata positif yang (maaf) kadang dipaksakan.

Apakah ngaruh? Bisa jadi, tergantung orangnya. Namun saya lebih suka memprediksi TIDAK NGARUH. Mengapa? Karena pikirannya dipaksa positif, sementara hatinya tetap merasa tidak enak (tidak yakin) atau negatif. Hal ini menyebabkan kekacauan dalam jiwa. Lah, memangnya selain pikiran dan hati ada lagi sesosok substansi immateri bernama jiwa? Ada dong. Saya sudah menjelaskan rahasia jiwa dalam magis7.

Satu-satunya cara agar keinginan (baca=doa) bisa menjadi kenyataan adalah
  • Pikiran positif
  • Hati positif
  • Jiwa merasa yakin

Itu saja kok...

Bagaimana penjelasan detailnya terkait dengan pertanyaan diatas? Nanti akan saya bahas pada artikel lainnya. Silahkan klik disini untuk membaca sambungannya


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment