Oct 1, 2014

Begini Cara Membakar Nafsu/ Jiwa

Assalamualaikum pak ustad, saya sudah baca artikel pak ustad cuman ada yg mau saya tanyakan pak ustad gimana cara kita membakar nafsu di tunggangi oleh syetan pak ustad? Kalau propfesi saya adalah konsultan bangunan pak ustad dan bila diperkenankan saya mau minta amalan yg di ijabsahkan pak ustad. Sebalumnya terima kasih pak ustad. Wa' alaikum salam(Eko)

Jawab: Waalaikum salam, semoga bisnisnya lancar dan sukses. Amin
Sahabat Eko membaca artikel saya yang disini. Silahkan sebelum membaca artikel ini untuk membaca artikel sebelumnya.

Saya bukan Ustadz Mas, saya orang biasa seperti anda. Cuma kebetulan saja pernah mengalami hal yang sama (ujian hidup) kemudian mengaplikasikan sesuatu, dan ujian hidup itu nyatanya pergi.

Caranya membakar nafsu gampang saja, cuma melakukannya yang susah

Caranya adalah sbb
1) Sabar ketika sudah berusaha dan nampaknya belum ada titik terang
2) Ikhlas ketika ujian malah semakin melelahkan
3) Syukur ketika gagal

Semua itu dipaksakan dikarenakan

4) Yakin dengan keutamaan amalan diatas maka solusi akan datang. Karena inilah Janji Tuhan. Dari mana mengetahui ini adalah Janji Tuhan? Silahkan dibuka Al Qur'an nya.

Jadi bakarlah nafsu yang maunya cepat mendapatkan solusi dengan meyandarkan diri kepada Janji dan Pertolongan_Nya. Yang namanya dibakar pasti sakit, tetapi tahanlah untuk sementara waktu. Tetap bekerja keras dan mencari solusi, demikian pula tetap percaya akan adanya jalan keluar yang disediakan Tuhan.

Kapan solusi datang? Kembali lagi kepada point 1,2 dan 3

Lalu apa fungsi amalan dan doa-doa rezeki? Fungsinya adalah untuk maintain/ mempertahankan rasa percaya bahwa Janji Tuhan pasti adanya. Kalau tidak dimaintain rasa percaya (iman) itu mudah redup. Karena kita mempunyai jiwa yang mudah terbolak-balik. Pagi percaya sore ingkar.

Memposisikan rasa percaya dalam hukum tarik menarik (LOA) menjadi sangat penting. Tanpa ini impian kita bisa menjadi berantakan alias gagal. Sebagai muslim, pastikan kita memposisikan rasa percaya ini kepada Tuhan, setelah sebelumnya tentu saja harus bekerja dengan keras, sebagai wilayah manusia.

"Yaa Allah yang Maha Menepati Janji, kami akan tetap bekerja dengan ekstra keras, dan kami tetap percaya bahwa Engkau Maha Mengabulkan Doa. Amin"

Salam
AB

Ads/ Iklan



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment