Sep 27, 2014

Yesus, Jalan Kebenaran dan Hidup

Saya email emailan dengan saudara dari Kristen. Beliau email saya terlebih dahulu dikarenakan saya memberikan komentar pada post yang beliau upload. Sebagai teman online yang baik kemudian saya balas email beliau. Beliau membicarakan tentang perbedaan pemahaman tentang Iman, Yesus dan keyakinan Kristen. Dan saya membalasnya dengan penjelasan akal dan iman pada tempatnya. Berikut salah satu emailnya. Untuk email yang lain akan saya post pada artikel selanjutnya, Insya AllahSaudara Adhin ,

Terimakasih commentnya. Kiranya Saudara senantiasa dalam lindungan-Nya. Ijinkan saya menanggapi comment Saudara melalui email ini.

Saudara Andhin, mohon maaf sepertinya Saudara salah paham dengan kami. Untuk itu injinkan kami memperkenalkan siapa kami. Kami adalah orang yang beriman kepada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat kami.

Adapun tujuan dari webb site kami adalah untuk menolong umat beragama memahami lebih jelas lagi tentang siapakah Isa Al-Masih menurut ajaran Al-Quran dan ajaran Alkitab.

Pribadi Isa Al-Masih dalam Al-Quran dikatakan sebagai Kalimat Allah dan satu-satunya yang mengetahui tentang hari kiamat dan merupakan Jalan yang Lurus, “Dan sesungguhnya ’Isa Al-Masih itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Qs 43: 61) Dan di Injil dikatakan sebagai jalan, kebenaran dan hidup "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Hanya Isa Al-Masih sumber jalan menuju hidup kekal, bukan?

Adapun koment saya dalam blog beliau sehingga beliau mengirimkan saya email adalah sbb

( Kami ucapkan terimakasih atas adanya website ini, dimana pembaca sendiri yang akan menilai. Hanya ada satu jalan keselamatan apakah kristen ataukah islam. Pihak kristen mengklaim pasti Jesus adalah jalan keselamatan, pihak islam mengklaim hanya pengikut Muhammad yang selamat di akherat.

Kebenaran hakiki bukanlah dengan prasangka-prasangka yang tidak berdasar. Semua mengambil segala dalil dan ayat demi pembenaran ajarannya sendiri-sendiri. Ini menjadi perdebatan tiada akhir. Menurut kami yang fakir ini, lebih baik setiap pemeluk agama mengamalkan keyakinannya masing-masing dengan niat tulus agar Tuhan memberikan petunjuk jalan kebenaran. Bukan ajakan terselubung untuk mengikuti ajaran yang dianutnya.)

Kemudian saya membalasnya begini

Saudari S

Saudari S menggunakan ayat dan dalil yang ada dalam Al Kitab, sementara didunia ini ada ribuan agama dan kepercayaan dimana masing-masing juga menggunakan rujukan kitab sucinya. Dan semua merasa ajaran agama dan kitab sucinya adalah benar sementara yang lain salah. Semoga masih bisa memahami penjelasan ini.

Dengan bantuan media yang luar biasa massive maka satu aliran kepercayaan bisa menyebar dengan pesat, dan kebetulan Kristen memilikinya yakni media.

Lalu siapa yang benar? TIDAK ADA jika kebenaran itu menuruti nafsu manusia. Semua kebenaran manusia adalah relatif. Justru yang SALAH adalah mereka yang merasa benar. Maaf termasuk anda..

Sebagaimana biasa anda menggunakan dalil dalam kitab suci dan mengklaim inilah kebenaran. Padahal semua agama juga melakukannya. Mengapa anda juga melakukannya? Karena inilah yang dinamakan misi suci (menurut masing-masing penganut) yang harus ditunaikan. Karena menunaikan misi, maka tujuannya jelas yakni supaya orang lain mau masuk kedalam agamanya.

Manusia terdiri dari akal (dikepala), hati dan jiwa. Sedangkan jiwa adalah target. Oleh karenanya tujuan pengkhabaran Injil anda adalah kepada jiwa-jiwa lain, yang menurut saya ketika akal dan hatinya lemah sehingga tidak kuasa berpikir logis dan tidak mampu beriman kepada tempatnya.

Iman itu bukanlah doktrin, tetapi iman itu ketika sebelumnya sudah melalui akal sehat. Ketika iman tidak mampu dijelaskan dengan baik, maka inilah yang dinamakan doktrin. Ketika iman yang tidak mampu dijelaskan diterima oleh jiwa, inilah yang namanya kesesatan.

Demikian dan mohon maaf

Kemudian ada email yang kedua... Klik disini untuk membacanya



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment