Sep 5, 2014

Rahasia Manusia Digital yang Sukses

Apa yang saya maksudkan dengan manusia digital yang sukses? Maksud saya adalah seorang manusia yang mengaktualisasi dirinya dalam dunia digital sehingga mampu meraih sukses jauh lebih cepat dibandingkan dengan dunia nyata. Agar lebih jelas manusia digital adalah seseorang yang menunjukkan keunikan dirinya didunia internet sehingga pada suatu titik ia bisa meraih sukses, yang digambarkan dengan kemampuan memperoleh uang melimpah, relasi yang luas bahkan diseluruh dunia dan berkesempatan untuk sukses besar didunia nyata.



Contohnya begini, kita mengenal Ustadz Felix Siau yang memproklamirkan diri menjadi muallaf. Kemudian beliau mempelajari agama dan menyebarkan ajarannya kepada ummat. Beliau menggunakan media internet agar orang-orang mudah mengaksesnya. Pemikiran beliau begitu rasional sehingga dalam waktu singkat beliau diundang dalam banyak ceramah. Bahkan beliau juga diundang dalam banyak seminar/ ceramah diluar negeri seperti di Amerika. Anda bisa googlin untuk membuktikan hal ini. Atau anda juga bisa nonton videonya di youtube.

Diatas adalah satu contoh, bagi rekan non muslim bukan berarti harus menjadi muallaf, karena tidak ada paksaan sama sekali untuk masuk agama Islam. Hanya contoh saja..

Ada lagi seorang mantan office boy bernama Sulhadi disela-sela kesibukan sebagai office boy ia belajar internet. Apalagi setelah diangkat menjadi koordinator OB yang kerjaannya didepan komputer memantau lantai demi lantai agar senantiasa bersih. Waktu luang ia gunakan untuk belajar internet yang tersedia gratis dikantornya.

Jalan beberapa tahun akhirnya ia mahir dalam dunia bisnis internet. Ia mampu membuat blog, web, mencari produk, research market, SEO, memasarkan produk dan lain sebagainya. Pada suatu titik ia nekad resign dari pekerjaan sebagai koordinator OB untuk memberi pelajaran gratis kepada orang lain tentang internet. Awal-awal ia tidak dibayar, untuk kebutuhan sehari-hari ia menggunakan uang hasil dari bisnis internet maupun hasil dari affiliasi lokal dan international.

Tak terasa ia sudah jauh lebih mahir dalam dunia internet setelah fokus full time. Sehingga pada suatu titik ia menyediakan pembelajaran/ workshop berbayar. Ternyata respon pembaca blognya luar biasa, sehingga setiap sesi pembelajaran selalu penuh dengan peserta. Apa yang menjadi passion dan pengalamannya sukses didunia internet?
  • Bisnis internet itu sendiri
  • Kemampuan membeli banyak tanah dan properti tanpa modal
  • Kemampuan dalam bidang edit video hingga film

3 hal ini diajarkan olehnya dalam masing-masing workshop. Sehingga dalam sekali workshop saja beliau mendapatkan paling tidak 45 jutaan (kotor). Kalau bersihnya mungkin 35 jutaan selama 1 minggu saja. Sementara dalam sebulan ada 4 kali workshop yang selalu penuh, belum lagi seminar yang rata-rata dihadiri 200 peserta dengan biaya 75.000

Mengapa saya bisa tahu? Karena saya salah satu muridnya.. Hehehe. Ini dia foto sewaktu saya menjadi muridnya angkatan 51. Saat itu masih culun, sekarang tetap saja culun.. Hehehe



Apakah ada lagi? Banyak bahkan banyak banget.. Orang-orang unik dan terkenal saya jamin hampir semuanya memanfaatkan teknologi internet ini untuk memberitahukan eksistensinya ke dunia. Dari presiden, menteri, olahragawan, pebisnis, seniman, artis dan masih banyak yang lainnya.

Inilah maksud saya menjadi manusia digital yang sukses. Bukan bagaimana cara, rumus atau metode dalam bisnis internet, tetapi lebih fokus kepada seperti apakah diri anda. Keunikan apa yang anda punya. Sementara itu dunia internet hanyalah wadah bagi keunikan anda tersebut.

Kemampuan membuat blog, mengelola website, membuat landing page, merancang autoresponder, SEO, mendatangkan pengunjung, memahami bahasa programming (mysql, PHP, HTML dll) hanyalah media/ wasilah/ jalan yang bisa dipelajari semua orang.

Tetapi yang hanya ada satu-satunya didunia ini dimana tidak dipunyai oleh orang lain adalah diri dan jiwa anda sendiri. Untuk masalah jiwa dan kejiwaan sudah saya bahas tuntas di magis7. Anda bisa melihatnya disini.

Sampai disini semoga anda paham.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment