Sep 13, 2014

Agama Abraham (Nabi Ibrahim as)

Pembahasan kali ini adalah tentang agama. Apa arti agama? Dalam bahasa sansekerta A artinya tidak, Gama artinya kacau. Agama berarti "tidak kacau". Hal ini dimaksudkan agar pemeluk agama bisa menjalani hidupnya dengan lurus dan terarah sehingga tidak kacau hidupnya.

Menurut Wikipedia, Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan.Banyak agama memiliki narasi, simbol, dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup dan / atau menjelaskan asal usul kehidupan atau alam semesta. Dari keyakinan mereka tentang kosmos dan sifat manusia, orang memperoleh moralitas, etika, hukum agama atau gaya hidup yang disukai. Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di dunia.

Luar biasa ya, jumlah agama didunia ada ribuan. Kalau menurut penulis semua agama pada awalnya berasal dari Sang Pencipta yang diturunkan kepada manusia dari berbagai negara, suku dan budaya yang berbeda-beda. Kemudian seiring waktu agama-agama tersebut mengalami penodaan oleh penganutnya sendiri. Agama dijelaskan oleh Nabi yang diutus Tuhan. Ada ratusan ribu Nabi, dimana kita mengenal namanya hanya beberapa puluh saja terutama Nabi-Nabi Abrahamaik.

Dalam Yudaisme tidak ada kata yang bisa mewakili kata agama, dan yang mendekati adalah "hukum", maka kemudian terdapatlah hukum Taurat misalnya. Kalau begitu hukum taurat untuk siapa? Ya untuk Yahudi itu sendiri. Ini semacam undang-undang yang mengikat mereka, namun tidak mengikat bangsa lain, hal ini dikarenakan ada sejarah yang melatar belakangi adanya hukum tersebut dengan sejarah Yahudi sendiri.

Lalu apa bahasa Arabnya Agama? Bahasa arabnya agama adalah Ad-din yang berarti pegangan hidup. Jadi kalau agamanya Islam artinya orang yang menjadikan aturan Islam sebagai pegangan hidup yang mengikat pemeluknya.

Kita tidak akan membahas ribuan agama tadi, tetapi hanya akan membahas agama Abrahamaik sebagai agama terbesar didunia. Ada Yahudi (14 jutaan pemeluk), Kristen (2.2 Milyaran pemeluk) dan Islam (1.7 milyaran pemeluk). Agama Abrahamaik adalah agama yang digagas oleh pendirinya yakni Abraham (Nabi Ibrahim as).

Pertanyaannya adalah apa agama dari Abraham? Yahudi, Kristen apa Islam? Mari kita bahas...

Kalau Yahudi atau Bani Israil hukumnya adalah hukum yang berawal mula dari Yakub as atau nama lainnya Israil, kemudian diejawantahkan secara jelas oleh Nabi Musa as yang merupakan keturunan dari salah satu suku Israil yakni Lewi. Jadi agama/ hukum Yahudi adalah agamanya orang Yahudi/ Bani Israil/ keturunan Nabi Yakub as. Logikanya adalah hukum Yahudi tidak mengikat pendahulunya seperti Ishak as, Ismail as, Ibrahim as, Nuh as, Idris as dan Nabi Adam as. Mengapa demikian? Karena beliau bukan keturunan dari Nabi Yakub as, malah Yakub as adalah keturunan dari mereka. Istilah Yahudi/ Israil belumlah ada pada jaman sebelum Nabi Yakub as. Klaim memaksakan bahwa Abraham beragama Yahudi adalah klaim yang dipaksakan. Seharusnya bukan Abraham beragama Yahudi, namun Yahudilah yang mengikuti kepercayaan Abraham.

Kalau agama Abraham (Nabi Ibrahim as) seharusnya mengikuti atau berkiblat kepada pendahulunya. Tentu saja bukan Azaar ayahnya karena beliau sendiri menentang ajaran menyembah berhala dari bapaknya. Agama Abraham adalah seperti apa yang diyakini oleh Nabi-Nabi sebelumnya seperti Nuh as, Hud as dan Adam as. Agama beliau adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Sang Pencipta Alam Semesta. Tunduk dan patuh kepada apapun perintah dan aturan_Nya. Inilah agama Abraham dan agama seluruh manusia.

Inilah agama fitrah manusia, bukan agama yang bersifat kesukuan dan untuk segelintir orang sahaja. Oleh karena itu hukum Yahudi yang diperuntukkan untuk anak-anak Yakub bukanlah agama Abraham. Namun bukan berarti agama Yahudi adalah salah. Agama Yahudi adalah benar, untuk orang-orang keturunan Yahudi saja pada saat itu. Mengapa ada hukum yang mengikat Yahudi? Ini perlu penjelasan panjang karena ada sejarah yang menyebabkan demikian. Ini terkait dengan janji Yahudi sendiri kepada Sang Pencipta. Mungkin anda bisa membacanya disini untuk lebih jelas, atau membaca sub kategori Kisah Islami disini.

Sekali lagi Agama Abraham (Nabi Ibrahim as) adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Sang Pencipta Alam Semesta. Tunduk dan patuh kepada apapun perintah dan aturan_Nya. Beriman/ percaya kepada firman-firmannya yang secara estafet diturunkan kepada Nabi Daud as, Nabi Musa as, Isa as, dan Muhammad saw.


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment