Aug 7, 2014

Menciptakan Jalan Kemuliaan, Kekayaan dan Kesuksesan

Mari kita membahas singkat tentang mekanisme jalan kemuliaan (kesuksesan dan kebahagiaan). Jika kita menganalogi kemuliaan adalah sebuah pohon yang tinggi menjulang dan berbuah dengan lebat maka perhatikan ini. Buah adalah hasil dari pewujudan permintaan/ doa yang kita panjatkan. Batang yang tinggi dan tumbuh subur serta rindang adalah pribadi anda yang tangguh dan bijaksana. Sementara akar adalah sesuatu yang tidak nampak dalam diri manusia.

Sesuatu yang tidak nampak dalam diri manusia ada dalam pikiran, hati dan jiwanya. Akar manusia tenggelam dalam bumi atau raganya. Namun justru akar adalah pokok atau fokus yang pertama kali harus kita perbaiki. 

Oleh karena itu;
  • Pilihlah dengan sebaik-baiknya dan sesadar-sadarnya bibit/ benih permintaan yang anda sudah tentukan sebelumnya dengan jelas. Pahamilah bahwa benih itu harus ditanam dalam tanah yang baik agar ia bertunas dan tumbuh. Benihnya adalah benih anda sendiri bukan benih orang lain, maka sadari ini dan temukan benih itu. Coba cari apa makna benih sendiri dengan membaca artikel saya mengenai cipta rasa dan karsa.
  • Pahami dan resapi bahwa benih itu adalah sesuatu yang harus tumbuh dimana tumbuhnya tunduk kepada aturan semesta alam/ sunnatullah. Jangan terburu-buru/ tergesa-gesa menumbuhkannya sehingga menarik-narik tunas yang baru tumbuh sehingga menyebabkan ia tercerabut dari akarnya dan mati. Atau setelah melihat benih yang ditanam tumbuhnya lama lalu mensabotase buah orang lain (korupsi, mencuri dsb).
  • Benih adalah niat/ kehendak/ permintaan/ doa yang wajib dipancarkan oleh hati yang bersih sehingga permintaannya mengandung muatan rahmat bagi sesama dan semesta alam. Sementara keinginan yang dipancarkan oleh nafsu bermuatan ambisi terutama keduniaan yang cenderung serakah dan untuk kepentingan serta kenikmatan pribadi. Cermati permintaan dalam niat anda apakah berisi doa atau keinginan berbalut nafsu.
  • Kemudian hamparkanlah jalan kemuliaan atau jalan kesuksesan dan kekayaan serta kebahagiaan. Ciptakan jalan itu dengan ketundukan terhadap hukum semesta ciptaan Tuhan. Kendukan/ kepasrahan yang terbias dalam sikap hati yang ikhlas, sabar dan tawakal. Apapun yang terjadi baik atau buruk tetaplah maintain/ pertahankan rasa itu, karena ia adalah jalan yang mau tidak mau akan anda lalui untuk mewujudkan permintaan/ doa.
  • Didalam perjalanan meraih kemuliaan anda akan bertemu dengan duri yang menyakitkan kaki. Jika anda berhenti maka duri itu tetap memberikan rasa sakit, namun jika anda terus berjalan maka akan ada obat dalam sakit. Kalau begitu teruskan menumbuhkan benih impian anda walau nampaknya ia tumbuhnya lama. Lama atau tidak itu hanya persepsi, karena sebenarnya waktu relatif. Tidak ada waktu bagi kehendak yang dipanjatkan oleh jiwa yang bersih kepada Tuhan. Pada hakikatnya ia sudah mewujud nyata. Namun waktu diperlukan oleh manusia agar ia memahami bahwa Tuhan memberikan kemuliaan yang akan berkesan dalam kehidupannya.
  • Sekaligus didalam perjalanan anda akan menemukan banyak keajaiban mengagumkan. Kejaiban demi keajaiban yang semakin meningkatkan rasa percaya dan yakin bahwa pertolongan itu akan datang. Memposisikan jiwa kepada rasa percaya adalah wajib bagi mereka yang menghendaki kemuliaan hidup.
  • Pada akhirnya garansi 100% bahwa setiap doa pasti ijabah merupakan kepastian. Dan pada saat itulah anda memahami bahwa jalan Tuhan adalah janji yang pasti ditepati, sementara jalan syetan berupa ketakutan dan was-was adalah janji yang menipu.

Ada sebuah kisah nyata yang inspiratif, dimana didalam perjalanan seseorang didalam meraih kemuliaan mendapatkan duri, sekaligus keajaiban yang mengagumkan berikut ini.



Ass wrwb pak adhin, Maaf baru kali ini saya kirim email sejak bljr RKS. Trm ksh atas bimbingn & pnduannya. Setelah belajar dan mengamalkan yang ada dalam panduan alhamdulillah saya bisa merasakan indahnya berdekatan dgn Allah. Sy merasakn adanya ketenangan batin seolah tak lg memiliki beban. Sy jd memiliki kekuatan & tak lg memiliki ketakutan akan apapun. Hidup jd terasa ringan & bgitu indah. Sy jd bs mensyukuri sgla hal yg tlh diberikan Allah yg slama ni tlh sy abaikan.

Alhamdulillah...Kurang dari sebulan masalah besar yang saya hadapi bisa terselesaikan karena pertolongan Allah semata shg sy mendpt byk kemudahan. Dan skrg sy mulai mendptkan terbukanya pintu2 rizky yg br,sy bs melihat peluang2 usaha br. Mmg tdk mdh merealisasikannya,byk liku2 & rintangan. Tp sy yakin smua itu adlh proses yg akan jd awal dr keberhasilan. Krn sy punya Allah yg Maha segalanya.

Skali lg trima ksh pak adhin smoga Allah melimpahkan sgla kebaikan utk bpk dan kluarga. Mhn maaf bl da tlsan yg krg berkenan krn keterbatasan sy. Wassalam, Indixx (semarang)

............................................................................

Oleh karena itu, jika anda sudah benar didalam menanam benih maka ia akan memunculkan akar yang menerobos bumi, sehingga dengannya akan tumbuh tanaman yang tinggi, kokoh dan menjulang ke langit. Ia pasti akan menghasilkan buahnya setiap musim dengan melimpah ruah. 



Anda pasti akan mendapatkan doa/ permintaan dalam bentuk kemuliaan itu dengan kepastian yang mutlak, hanya jika permintaan itu mengikuti aturan semesta sebagai salah satu tangan Tuhan. Seperti inilah perumpamaan/ analogi hukum semesta ciptaan Tuhan, yang seringkali kita abaikan. Padahal muhasabah/ tafakur alam bisa jadi merupakan awal bagi kepahaman anda mengenai aturan kemuliaan, kesuksesan dan kebahagiaan itu sendiri. 

Nah, lebaran atau idul fitri seharusnya merupakan media yang diberikan dengan segala keutamaan yang ada dimana sebelumnya ada 30 hari yang ajaib yakni Ramadhan. Diberikan momentnya kepada orang yang percaya, bukan kitanya yang mencari. Yakni moment bagi penggemblengan jiwa dan raga menuju pembentukan jalan bagi kemuliaan abadi dunia dan akherat. Di moment ini kita dipaksa untuk mengesampingkan keinginan yang selalu diisi dengan nafsu dan ambisi. Sehingga diharapkan setelah 30 hari pengesampingan keinginan dalam bentuk menahan diri dari ajakan nafsu jiwa dan raga mampu membuka jalan bagi kemudahan menemukan adanya solusi masalah, apapun itu.

Makanya menjadi kerugian yang nyata ketika moment ajaib ini kita sia-siakan dengan dengan hanya menahan lapar dan haus semata. Karena obyek dari ramadhan adalah penggemblengan jiwa dan raga sekaligus. Sehingga cahaya ramadhan yang seharusnya bersinar terang dan mampu menerangi jalan hidup, ternyata sinarnya dibuat kabur oleh adanya nafsu dalam jiwa yang belum mau dikendalikan. Akibatnya selepas hari raya kita tidak akan mendapatkan keutamaan/ fadilah yang signifikan kecuali hanya momentum biasa yang sekedar lewat lalu pergi lagi.


Terakhir kami dan keluarga mengucapkan "Semoga Allah menerima puasa saya dan anda sekalian, dan mencampakkan petunjuk_Nya untuk bisa meresap mendarah daging dalam jiwa kita. mohon maaf lahir dan bathin".

ads
N/B: Belajar bersama saya memahami pikiran, hati dan jiwa (bawah sadar) didalam meraih kemuliaan, anda akan mendapatkan pencerahan selama 77 hari secara kontinue. Klik disini
Belajar bersama saya memahami apa sebenarnya dibalik amalan dan doa, anda akan mendapatkan pencerahan sampai menemukan pemahaman dengan mengikuti panduan saya selama 360 hari. Klik disini



Artikel Terkait



2 comments:

  1. Assalamualaikum wr.wb.Pak Adhin yth : Nah paparan ini sgt buagus begitu jelas dan gamblang saya paham apa maksud Pak. Adhin........ Dari gemblengan bapak saya sbg member sudah banyak keajaiban yg saya alami syukur alhamdulillaah........ shg hati saya tidak buta .Dan saya semakin percaya dan yakin bhw kesuksesan ,kesejahteraan,kebahagiaan,itu nyata dgn syarat perubahan . Dan saya terima kasih kpd Pak Adhin sekeluarga........ (SR)

    ReplyDelete