Aug 18, 2014

Kisah Manusia, Malaikat dan Iblis Bagian 1

Kisah ini sudah banyak diceritakan baik dalam bentuk artikel, makalah dan buku. Saya ingin mengetengahkan kembali dengan gaya bahasa saya sendiri dengan harapan lebih mudah diterima dan dipahami oleh pembaca. Bagaimana kisahnya? Simak baik-baik..

Pada sebuah masa (entah kapan) Tuhan berkata/ berfirman kepada Malaikat. Malaikat adalah sosok mahluk yang terbuat dari cahaya. Anda pernah melihat cahaya? Ada cahaya lampu, cahaya bulan, sinar X, sinar ultraviolet dsb adalah contoh cahaya. Dari bahan baku itulah Malaikat diciptakan/ didesign. Malaikat adalah mahluk yang taat dan tidak pernah berbuat dosa sedikitpun.

Allah swt berfirman kepada malaikat,

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (QS Al Baqarah ayat 30)

Apakah anda ingat? Tentu tidak, karena manusia belum tercipta. Ayat diatas paling tidak menggiring pemikiran kita untuk membayangkan bahwa pada suatu masa pernah ada pembicaraan seperti dalam ayat diatas.

Allah swt mengatakan kepada malaikat bahwasanya DIA akan mendesign sebuah teknologi baru. Sosok tersebut akan mendiami bumi dan menjadi penguasa atasnya. Mengalahkan segenap ciptaan lainnya yang sebelumnya sudah ada dan mendiami bumi. Siapapun mahluk sebelum manusia tidaklah usah kita pikirkan lebih jauh. Yang perlu kita sepakati adalah mahluk tersebut memang suka berbuat kerusakan.

Sebagai Mahluk yang taat dan menyukai perbaikan maka Malaikat bertanya-tanya, mengapa mahluk yang berbuat kerusakan yang diberi amanat ini? Mengapa bukan Malaikat sendiri? Apakah malaikat mengetahui bahwa mahluk tersebut suka berbuat kerusakan? Ternyata jawabannya Malaikat mengetahuinya.

Kita tidak berbicara mahluk sebelum manusia, tetapi manusia itu sendiri pada jaman sekarang. Ini menyiratkan bahwa firman Allah bersifat abadi. Buktinya manusia memang suka berbuat kerusakan dan menumpahkan darah. Perang dan pembunuhan terjadi dimana-mana.

Pertanyaan malaikat dijawab oleh Allah swt bahwasanya DIA Maha Mengetahui segala sesuatu. Bahwa ada hikmah/ rahasia dibalik penciptaan mahluk yang cenderung merusak ini. Apa itu?

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" (QS Al Baqarah 31)

Ternyata dibalik sifat merusak tersebut ada sebuah kelebihan pada manusia. Yakni diajarkannya nama-nama seluruh benda. Manusia diberi kemampuan menamai benda-benda semuanya tak terkecuali. Mulai dari, ini tangan, ini kaki, ini nasi, ini air dsb sehingga sampai kemudian manusia bisa berkomunikasi satu sama lain dengan ragam bahasa yang berbeda. Kemudian sampai kepada ini komputer, ini hp, ini mesin, ini gelombang elektromagnetik, ini atom, ini galaksi dsb.

Semua benda sudah dinamai manusia dengan cermat dan detail beserta kegunaannya. Dimulai dari kemampuan inilah manusia menjadi nampak hebat. Ia bisa meramu/ meracik bahan-bahan yang ada dibumi menjadi benda lain yang bermanfaat. Ada gedung bertingkat, ada candi borobudur, ada tembok china, ada menara eiffel dan masih banyak kehebatan manusia lainnya.

Kemampuan ini ternyata tidak dipunyai oleh Malaikat. Kemampuan ini khusus untuk manusia saja. Oleh karenanya Malaikat sedikit banyak mengerti akan hikmah penciptaan mahluk manusia ini.

Mereka (malaikat) menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS Al Baqarah 32)

Kemudian Allah swt berfirman

Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?" (QS Al Baqarah ayat 33)

Pertanyaan berlanjut, yakni untuk apa kemampuan Adam didalam menyebutkan nama-nama benda? Mengapa hanya manusia yang memilikinya? Ternyata hikmahnya sangat dalam. Kita akan bahas pada artikel selanjutnya.

Silahkan dibaca disini


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment