Aug 26, 2014

Kerja Sama Otak dan Hati Meraih Kebahagiaan

Artikel berikut cukup penting dan anda harus membacanya dengan seksama agar pemahamannya bisa meresap dalam hati. Ota, pikiran, hati, perasaan, jiwa, nafsu, akal adalah benda-benda materi dan immateri yang seringkali membingungkan kita. Dimana letaknya, fungsinya, menejemennya dan lain sebagainya merupakan topik yang akan berbeda pembahasannya. Tergantung siapa yang membahas tema tersebut.

Dokter akan mengatakan bahwa semua benda tersebut berada didalam kepala. Ahli filsafat akan mengatakan benda tersebut berada dikepala dan dihati atau dijantung. Ahli agama mengatakan hal yang berbeda yakni adanya benda immateri ghaib yang letaknya disini atau disitu. Sementara orang lainnya akan mengatakan hal yang berbeda baik tempat maupun fungsinya. Dari segala perbedaan tersebut tentu ada yang sama jika berkaitan dengan fisik. Katakanlah otak, maka semua akan sepakat ia berada di dalam kepala kita.

Lalu apa pendapat saya? Simak baik-baik....

Ketika anda mencari sedang dalam keadaan galau, bisa jadi disebabkan masalah perekonomian, jodoh, kesehatan dan lain sebagainya maka pikiran anda akan mencari cara mengatasinya. Pencarian jalan keluar dikendalikan oleh otak atau pikiran anda.

Lalu anda digerakkan oleh sebuah energi/ emosi sehingga anda browsing internet untuk menemukan cara tersebut, dan pada akhirnya ketemulah blog ini. Emosi tersebut dikendalikan oleh hati.

Namun perlu diketahui bahwa hati yang diindetikkan dengan perasaan adalah awal bagi terciptanya sebuah kehendak. Sedangkan kehendak itu berasal dari nafsu/ nafs/ jiwa. Lalu dimana alam jiwa berada? Saya juga tidak tahu. Tetapi jiwa tersebut merupakan alam tertinggi yang bersifat ruhiyah/ immateri. Dengannya manusia bisa bahagia, dengannya pula bisa celaka.

Ketika anda membaca artikel-artikel saya maka otak anda akan bekerja lebih keras. Ia akan mencoba mengerti, memahami sampai kepada menyimpulkan bahwa apa yang saya tulis benar atau bisa juga salah menurut anda. Ini dikendalikan oleh pikiran.

Jika menurut anda benar maka anda akan berkomitmen untuk menerapkannya dengan sebuah keyakinan bahwa anda bisa meraih sesuatu. Perasaan ingin meraih sesuatu dikendalikan oleh hati. Yakni keinginan untuk meraih sesuatu demi kebahagiaan hati itu sendiri.

Kemudian salah satu cabang hati yakni jiwa/ nafs akan memberikan power/ emosi/ darah bagi terlaksananya keinginan tersebut. Sedangkan power tersebut akan menggerakkan raga/ tubuh untuk bergerak meraihnya. Jika keinginan tersebut berhasil diraih maka bahagia anda rasakan, jika tidak maka galau lagi dan hati akan memberikan power kepada otak untuk mencari cara lagi.

Daripada bingung saya akan mencoba menggambarkan kolaborasi otak dan hati berikut ini. Image/ gambar saya ambil dari sumber disini

Siapa lebih hebat, otak atau hati?


Otak: Aku lebih hebat karena cerdas, aku paham matematika, aku mengetahui cara meraih dan mencipta sesuatu.

Hati: Kemampuanmu yang hebat itu tidak ada apa-apanya kalau tidak saya berikan daya. Dayakulah yang hebat.Ngerti nggak sih?

Otak: Ya, tetapi kamu tanpa aku bisa celaka. Karena kecenderunganmu mengikuti nafsu. Makanya saya peringatkan dengan kebenaran dan fakta yang ku ketahui.

Hati: Tetapi kalau kamu tidak saya berikan setrumku, maka kamu akan mati. Dan kehebatanmu juga akan hilang ditelan bumi kelleus...!!!

Otak: Baiklah kalau begitu, coba saja kamu lakukan, maka kita akan mati sama-sama

Hati: Dasar keras kepala... Kamu jahat.... jahat.... jahaaat...!

Akal: Diam semua. Kalian bukan siapa-siapa, karena kehebatan kalian adalah anugrah Tuhan. Jangan berantem, itu tidak baik. Lebih baik bekerja sama dan berkolaborasi.

Itulah pembicaraan antara otak dan hati yang mengklaim mempunyai kehebatan. Kemudian ditengahi oleh akal. Ternyata akal adalah hakim bagi keduanya.

Jadi begitulah.. Kalau otak lebih dominan dari hati jadilah seperti Firaun atau Namrud yang cerdas, namun kejam dan haus kekuasaan.
 

Kalau hati lebih dominan maka jadilah seperti Qorun si Raja Kikir.

 

Oleh karena itu benar apa kata akal, keduanya harus berkolaborasi maka jadilah ia pribadi tangguh dan unggul serta bermanfaat untuk sesama dan semesta alam.

Begini ilustrasinya...

Pertama: Otak/ pikiran anda mencari ilham/ inspirasi/ ilmu dan lain sebagainya
brain that rests on a beach chair, the concept of relaxing the mind - stock photo

Kedua: Setelah ketemu caranya, maka ajaklah hati anda. Mintalah ia memberikan power/ daya yang maksimal.




Ketiga: Ajaklah kerja sama
heart and brain that walk hand in hand, concept of health of walking - stock photo

Keempat: Anda akan meraih kemenangan
heart and brain that dance, concept of physical wellbeing - stock photo

Inilah cara manajemen hati. Dan satu lagi yang terpenting, ikutilah petunjuk akal. Dan akal akan menyuruh otak dan hati untuk tunduk kepada aturan Tuhan Semesta Alam. Inilah sekelumit rahasia manajemen jiwa. Untuk lebih detailnya kalau berkenan silahkan anda bisa membaca web saya yang membahas rahasia kekuatan bathin.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment