Jul 19, 2014

Rezeki, Keinginan Nafsu dan Keinginan dalam Doa

Assalamualaikum wr wb. Pak Adhin yg saya hormati terimakasih sudah memberikan banyak sekali pelajaran berharga kepada saya. Sudah banyak email dari bapak yang msk ke ke email sy tp tak pernah sy bls maaf ya pak... sekali lg mohon maaf. Dari sekian bnyk email yg bpk kirim ada beberapa yg membuat hati sy bergetar dan membuat sy semakin yakin akan pertolongan allah termasuk email yg terakhir sy terima dr bpk yg bkn sy nangis tertunduk malu kalau ternyata ujian dan masalah sy hanya seujung kuku di bandingkan seorang zul tokoh atau nama yg sering bapak pakai dalam kisah2 inspiratif yg sy baca di blog bapak.

Dan alhamdulillah dr sekian bnyk email yg masuk sdkt demi sedikit ada ilmu yg sy praktekan sy masih ingat kata2 pa adhin "tanpa membeli produk magis 7 atau rahasia kunci sukses pun anda bisa belajar di blog sy" dan itu yg sy lakukan smpai hr ini sy tidak beli produk bpk tp sy coba praktek tentang arti ikhlas,sabar,dan tawakal juga cipta,rasa dan karsa.maaf bkn nya pelit g mau beli produk magis 7 tp sy agak irit. Mklm gaji sy hanya numpang lewat di tangan dan semuanya mampir ke istri heee...

Kini sy mulai paham walau sekeras apapun kita beribadah tp tak ada ruh dlm ibdah kita dan kita tidak paham arti ibadah tsb maka tidak tidak akan berdampak apapun thd jiwa dan kehidupan kita sndiri trmsk dlm hal rezeki.

Alhmd pa ada perubahan dlm perekonomian sy walau sedikit demi sedikit tp sy yakin akan menjadi bukit suatu saat nanti. Tolong doakan sy spy istiqomah dlm berbagi,adil dlm berbagi tanpa pandang bulu,bersyukur kpd allah dan tidak jumawa di saat rizki mengalir deras dan semoga efek smpng dr ibadah ini sy bsa cepat dapat rumah idaman, pnya usaha sndiri kendaraan sendiri .aamiin

Terimakasih atas pelajaran nya terimakasih jg kepada allah yg sdh mengenalkan anda kpd sy. Semoga rahmat Allah selalu menyertai bapak. Aamiin (Email dari sahabat RF)

 
Jawab: Terimakasih atas apresiasinya, semoga doa kebaikan kita bersama ada saatnya menjadi real dalam kehidupan nyata. Amin

Memang kisah-kisah nyata yang saya cantumkan sebagian besar memakai Zul? Siapa Zul? Ada deh, hehehe. Tidak ada paksaan mengikuti panduan kami, hanya menyarankan saja. Supaya apa? Karena bimbingan kami berkelanjutan, supaya pemikiran, cara pandang, paradigma dsb sedikit demi sedikit bisa bergeser kepada kebenaran. Dari mana kebenaran? Dari Tuhan Sang Pencipta. Di mana mendapatkan kebenaran? Dari Al Qur'an

Untuk masalah rezeki, keinginan dan doa saya permudah pemahamannya begini,
  • Memperoleh rezeki itu keinginan, yakni keinginan mendapatkan rezeki yang banyak dan melimpah khususnya dalam bentuk uang.
  • Keinginan itu ada dua. Doa dan Nafsu. Kalau nafsu maunya banyak dan bisa menyenangkan pribadinya. Kalau doa setting awalnya adalah rezeki untuk kebaikan.
  • Kalau nafsu tuhannya adalah otak, perut dan farzi. Walaupun mereka membaca doa ini dan itu, amalan ini dan itu bisa jadi itu semua hanya nafsu, tetapi tidak kita sadari. Buktinya ada halangan sedikit saja langsung kalah dan menyalahkan Tuhan Semesta Alam. 
  • Kalau tidak kerja, maka tidak makan, artinya tuhannya adalah logika.
  • Kalau ibadah, sholat dsb melelahkan, artinya tuhannya adalah pemikiran yang emosional.
  • Kalau nafsu, maka ia akan menjadi penakut. Takut mencoba, takut berusaha, takut tidak bisa makan dsb.
  • Kalau doa, Tuhannya adalah Sang Pencipta alam semesta. Allah SWT.
  • Kalau doa akan meyakini Dia Maha Berilmu, Maha Mengetahui. Sehingga ketika doa sudah dilantunkan maka masalah ada halangan seberat apapun akan dihadapi. Halangan berasal dari Dia Yang Maha Mengetahui hikmahnya.
  • Kalau sudah kembali kepada Allah swt, maka masa lalu, sekarang dan masa depan akan dijalani dengan ikhlas dan syukur. Karena ikhlas atau tidak tetap ada ketetapan takdir yang berlaku.
  • Kalau doa maka yakin Allah Maha Kuasa, Maha Kaya dan Maha Pengabul Doa. Jika kita berdoa meminta kaya dan bermakna maka akan kaya dan bermakna. Itu pasti. Mengapa? Karena kita yakin Allah Maha Kuasa, Maha Kaya dan mengayakan hamba_Nya yang mau berdoa.
  • Kalau doa maka yakin Allah Maha Pemberi Rezeki. Jika rezeki disatu tempat tidak memungkinkan menjadi kaya dan bermakna maka ia akan pindah/ hijrah. Mengapa berani hijrah? karena yakin Allah Maha Pemberi Rezeki dan rezeki_Nya ada dimana-mana.

Makanya perlu dicek kembali, apakah Tuhan kita adalah Allah atau otak? Mari sama-sama belajar, karena memurnikan tauhid itu memang tidak gampang. Perlu perjuangan khususnya perjuangan rasa, yakni merasa ber Tuhan. Karena syetan tidak akan berhenti memasukkan keraguan, ketakutan, was-was dsb.

Tetapi Insya Allah sedikit demi sedikit kita akan memahami kemudian meyakini bahwa manusia adalah lemah dengan segala kelebihannya, sementara Tuhan Sang Pencipta adalah Maha Segala-galanya.
Semoga ada saatnya nanti kita mau menyerah, tunduk dan pasrah diri kepada Allah swt dan mengesampingkan logika dan keegoisan jiwa manusia.

caranya, gunakanlah akal dan hati yang bersih didalam muhasabah. Temukan Tuhan, kenalilah Dia, maka tiba-tiba kita menjadi manusia yang lemah dihadapan Tuhan, namun tangguh dihadapan manusia dan mahluk.

Adds
  • Rahasia Kunci Sukses, adalah bagi yang mau belajar selama 360 hari tentang doa dan amalan sukses. Silahkan klik disini
  • Magis7, adalah merasakan setrum/ cita rasa sejati yakni ikhlas, pasrah dan tawakal sebagai sebuah kuantum yang digdaya. Mau belajar 77 hari? Silahkan klik disini.
  • Untuk yang menginginkan info singkat dan terjangkau mengenai, Rahasia Resign dan Sukses, Rahasia Penyembuhan Diri, Rahasia Naik Karier, Rahasia Keyakinan silahkan kunjungi link ini
  • Bagi yang ingin free, silahkan browsing artikel saya di blog ini.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment