Jul 2, 2014

Rahasia Besar Dibalik Amalan dan Doa

Setelah menerima ribuan pertanyaan dari sahabat blog baik melalui blog ini, email, SMS, YM, BB, WA dll tentang doa dana amalan maka ada venomena menarik sbb.
  • Sudah melakukan doa dan amalan namun rezeki belum juga lancar
  • Sudah melakukan doa dan amalan dan rezekinya mulai lancar
  • Hanya melakukan satu atau dua saja dan rezekinya lancar
  • Hanya melakukan sesekali saja karena tidak yakin
  • Tidak melakukan apapun


Sebelum membaca penjelasan selanjutnya mari kita baca sebuah kisah fiksi sbb

Alkisah, ada seorang ustadz sedang mengajar anak-anak belajar huruf hijaiyah, kemudian datanglah seorang sufi dalam pengembaraannya dan mendekati, dia bilang: “Ustadz, saya ingin belajar seperti yang tengah ustadz ajarkan kepada anak-anak”. Sang ustadz berfikir, masa orang setua dia minta diajarkan huruf hijaiyah spt anak TK. akan tetapi karena ustadz memiliki hati yg baik dan tidak mengecewakan, maka diterimalah sufi itu untuk ikut belajar, dan ustadz itu mengajarkan layaknya dia mengajar anak-anak yg lain. dan untuk hari itu, rahib diajarkan huruf alif .

Setelah itu sufi pamit untuk pergi, dan akan kembali esok hari untuk melanjutkan pelajarannya. sang ustadz menungu, ternyata tidak datang, sebulan, dua bulan, sampai satu tahun sufi itu tak kunjung datang, hingga sang ustadz melupakannya. suatu hari, datanglah rahib itu, dan meminta untuk diajarkan huruf yang lain. kata ustadz: “Anda sudah ketinggalan sangat jauh tuan, tapi tak apa, sekarang cobalah praktekkan apa yang telah anda pelajari dahulu”. karena rahib itu dahulu diajarkan huruf alif, maka diapun menuliskan huruf alif di sebuah tembok, begitu huruf alif tertuliskan, tembok itu kemudian roboh, karena tak mampu menanggung beban isi dari huruf alif itu. (Sumber disini)

Hikmah dari kisah diatas adalah tentang ilmu batiniah yang berdaya. Efektifitas sebuah ilmu bathiniah bukanlah pada banyaknya ilmu yang dikuasai, akan tetapi pada tingkat level spektrum energi yang di aksesnya. Tembok yang tak mampu menahan getaran dan beban berat dari isi huruf alif menyimbolkan bahwa begitu banyak hikmah yang terkandung dalam hanya satu huruf alif.

Untuk mempelajari satu huru alif saja, seseorang yang setingkat sufi membutuhkan waktu yang tidak sedikit (1 tahun) untuk bisa benar-benar menguasainya. Penguasaan terhadap huruf  hijaiyah ternyata tidak hanya sebatas syari’at saja. syari’at dan hakikat bukanlah hal yang terpisah. syari’at dan hakikat adalah dua hal yang tak bisa terpisahkan, syari’at bukanlah batas, dan hakikat bukanlah akhir. jadi keliru jika mengatakan batas pada tataran syari’at atau hakikat sebagai akhirnya. Dalam futuhaturrabbaniyyah dikatakan: bahwa seseorang yang ingin memperoleh derajat yang tinggi di sisi Tuhan, harus lah melakukan apa yang tersurat dan tersirat di dalam ajaran-Nya (Naqs DNA)

Jadi efektifitas amalan dan doa tergantung kepada kesucian hatinya. Karena kita berdoa kepada Dzat Yang Maha Suci. Maka itu sucikanlah dahulu hati kita dari hawa nafsu dan ambisi yang seringkali menjadi fokus utama padahal tidak demikian. Inilah mengapa orang-orang yang melakukan berbagai amalan dan doa namun dipikiran dan hatinya masih penuh dengan keinginan keinginan dunia justru tidak kunjung mendapatkannya. Sementara beberapa orang lainnya yang hanya melakukan satu dua amalan saya malah rezekinya tiba-tiba lancar.

Fokus utama adalah kepasrahan total, semakin pasrah semakin powerfull efektifitas dari doa yang dipanjatkan. Jika sang hamba sudah pasrah maka kekuatan Tuhan lah yang akan mengambil alih

Dalam hadits qudsi dinyatakan: “Jika seseorang yang bersungguh-sungguh mendekatiku dan mencitaiku (Allah) maka Aku pun akan mencintainya, sehingga Aku yang akan menjadi mulutnya jika dia berkata, Aku menjadi tangannya jika dia berbuat, dan Aku akan menjadi kakinya jika dia berjalan”
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Oleh karena itu bersihkan hati anda terlebih dahulu dengan mengikuti perintah-perintah Ilahi agar kemudian keyakinan batin sedikit demi sedikit bisa terasa dengan jelas spektrum energinya. Kemudian pada akhirnya batin yang bersih tersebut akan dengan mudah mengakses kuantum Ilahi yakni ikhlas, pasrah, sabar dan tawakal.

Kesimpulannya, bukan amalan dan doa secara subyektif tetapi seberapa besar amalan dan doa tersebut mampu menggetarkan batin dalam bentuk keyakinan kepada Sang Pencipta dan kesadaran akan kelemahan manusia.

Adds
Rahasia kunci sukses, rahasia sukses dengan memahami substansi amalan dan doa. Dapatkan panduan 360 hari full khusus untuk anda. Klik disini untuk penjelasan detail


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment