Jul 17, 2014

3 Unsur Doa yang Harus Anda Tahu

Tiga Unsur DOA (3 dalam 1)
1. Cipta = Citra -->Jelas penggambarannya dalam pikiran
2. Rasa = Emosi yang membalut citra --> Jelas emosinya dalam hati
3. Karsa = Niat --> Kuat kehendak/ tekadnya untuk merealisaikan


 
Ke tiganya dibalut dengan keyakinan bahwa doanya akan mewujud nyata. Keyakinan = iman. Iman itu bermanifestasi dalam bentuk ikhlas, sabar dan tawakal. 

Pikiran (otak), perasaan (hati) dan kehendak (Ruh) bersatu dalam iman. Bahasa saya inilah yang dinamakan taqwa. Yakni selaras antara ucapan yang terilhami cipta dan rasa dengan perbuatan yang terilhami oleh kehendak atau karsa dalam bingkai iman.

Btw, jika anda langsung membaca artikel ini, sebaiknya baca dulu artikel sebelumnya disini.

Kembali ke laptop. Jika yang ada hanya cipta tanpa rasa dan karsa dinamakan khayalan. Contoh, orang yang menggambarkan dirinya sebagai super hero semacam Batman atau Superman. 


Jika cipta ada kemudian rasa juga ada, namun tidak ada karsa disebut angan-angan. Contoh, orang miskin dengan pendidikan rendah yang berkeinginan menjadi direktur perusahaan. Atau orang desa dengan wajah apa-adanya berharap berjodoh dengan Shahrini. Gambarannya jelas, emosinya terasa nyata, namun kehendak (karsa) nol.

Jika cipta, rasa dan karsa semuanya ada namun sandaran keyakinan salah maka disebut hawa nafsu. Contoh orang berpendidikan tinggi dan terkenal pandai berkeinginan menjadi direktur. Bisa jadi ia menjadi direktur beneran. Atau janda kembang yang berharap mendapatkan jodoh orang terkaya didaerahnya. Bisa jadi ia benar-benar dilamar oleh orang tersebut. Atau orang terpandang dengan kharakter kuat dan tegas bermimpi menjadi presiden. Bisa jadi ia mendapatkan kekuasaan tersebut. Gambarannya jelas, emosinya nyata dan tekadnya membara. Namun jika balutannya salah dinamakan memburu hawa nafsu. Ujung-ujungnya kebinasaan.

Namun ketika ujian begitu berat menerpa, seringkali tipe orang ini perlahan-lahan akan menyerah, sehingga keinginan berbalut nafsu tersebut tidak kesampaian. 

Ingat, ujung-ujungnya adalah kebinasaan, contoh..
  • Firaun dan Namrud si Raja Kejam
  • Qorun si kaya raya dan tamak
  • Hitler, Musollini, Stalin, Lenin dsb
  • Israel yang berambisi mencaplok Palestina ujung-ujungnya kehancuran mereka sendiri.
  • Tetangga saya dan anda yang terlalu berambisi kepada dunia
  • Anda bisa menambahkan?

Jika cipta, rasa dan karsanya ada semuanya berbalut keyakinan kepada Sang Pencipta, maka inilah garansi kemuliaan hidup. Inilah doa yang sebenarnya. Gambarannya jelas, emosinya nyata, tekadnya membara, semua dalam bingkai iman, yakni percaya dan yakin Tuhan akan mengabulkan disaat yang tepat.

Contoh kisah ini sbb
  • Kisah perjalanan dakwah Nabi dan Rosul Tuhan
  • Kisah kepahlawanan sahabat Nabi dan Utusan Tuhan.
  • Kisah kepahlawanan Muhammad AL Fatih dalam penaklukan konstantinopel.
  • Kisah kemajuan peradaban pada masa ilmuan Islam. (Avicena, Ibnu Khaldun dsb)
  • Saya dan anda, Insya Allah

Jikalau dalam prosesnya banyak suka duka dan dinamika maka iman akan menguatkannya, sampai janji Tuhan benar-benar nyata dalam kehidupannya yakni terkabulkan doanya. Inilah seharusnya yang anda lakukan, rasakan dan terapkan. Karena inilah garansi kemuliaan dunia pun kemuliaan akherat. Karena bukan ajang mencari harta benda dunia yang menjadi fokus, tetapi penempaan jiwa dan mental yang tangguh dalam bingkai iman. Penempaan jiwa yang suci dan tenang ketika menghadapi berbagai ujian.

Sudah benarkah doa anda? 

Bagaimana cara menentukan/ merumuskan dan mengenali cipta, rasa dan karsa sebagai sebuah pribadi?

Lagi-lagi bersambung.. :)

Ads
Rahasia Kunci Sukses. Rahasia meraih kemuliaan dalam iman. Mau belajar dengan kami? Klik disini

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment