Jun 20, 2014

Pondasi, Landasan dan Sandaran Sukses

"Harus selalu semangat dan optminis menggapai cita-cita"
"Jatuh sekali bangkit dua kali, gagal 10 kali berdiri 11 kali"
"Orang sukses adalah orang biasa yang memiliki keteguhan hati yang luar biasa"
"Dengan kekuatan tekad, fokus pada sasaran & perjuangan nyata, maka kita akan menjadi pemenang"
"Yes aku bisa, karena aku luar biasa"

 

Sobat pernah mendapatkan suntikan motivasi seperti diatas? Mungkin sering ya?. Dalam seminar, konseling, workshop dll banyak sekali kita mendapatkan berbagai motivasi dari sudut pandang yang berbeda-beda.  

Masalahnya aura semangat yang kita peroleh mudah sekali hilang lenyap. Hari ini menghadiri seminar, esok hari semangat mulai pudar, beberapa hari setelahnya hilang tak berbekas.

"Hidup saya berat, hutang menumpuk, bisnis bangkrut bagaimana mau optimis? Susah Mas, susah... Anda ngomong "Bisa, optimis,bangkit, yakin" dsb karena belum mengalami apa yang saya alami... Begitulah kurang lebih curhatan beberapa sahabat yang menghadiri seminar

Alkisah ada dua buah pohon hidup berdampingan, yang satu pohon beringin. Rimbun, tinggi menjulang. Yang satunya lagi pohon mangga, kecil dan layu.

Beringin, "Kamu harus bangkit, yakinlah kamu bisa tumbuh tinggi menjulang seperti saya"
Mangga, "Kamu bisa tinggi karena tumbuh ditanah yang gembur, sedangkan aku tumbuh ditanah yang kering dan gersang"

Beringin, "optimis bro, jangan menjadikan tempat sebagai alasan. Aku yakin kamu bisa"
Mangga, "Iya deh"

Alkisah sebulan kemudian sang beringin semakin bertambah rimbun, sementara sang mangga layu, kering dan mati. Petani mencabut anakan mangga yang mati tersebut dan menggantinya dengan bibit mangga yang lain. 

Ternyata Petani pemilik mangga tersebut menanam pohon mangga dengan akar yang minim, sehingga tidak menunjang kehidupannya. Mangga yang mati dibuang dan dibakar.

Jadi ketemu deh akar masalahnya, mengapa kita susah untuk bersemangat, optimis dan yakin. Akar/ pondasinya minim atau bahkan tidak ada. Landasan/ sandarannya tidak kuat sehingga menyebabkan layu dan mengering. 

Satu-satunya cara adalah mencari tanah yang subur dan baik. Ia adalah pikiran dan hati yang positif. Inilah akar yang bisa menyebabkan hidup lebih bersemangat. Mau tidak mau kita harus mengenal pikiran dan hati kita sebagai sebuah jiwa. 

Pikiran dan hati adalah akarnya. Namun akar harus tumbuh disebuah tanah yang paling baik. Ini adalah landasan/ sandaran bagi kehidupan. 
  • Ada yang menjadikan motivator, dukun, paranormal, kyai, pohon, akik, patung dsb sebagai landasannya.
  • Ada yang menjadikan alam semesta, bulan, bintang, matahari dsb sebagai landasan
  • Ada juga dewa-dewa hasil pemikiran, atau pikiran yang didewakan

Yang benar dan menjamin kebahagiaan adalah Pencipta itu semua, yakni Tuhan. Maka jadikanlah Sang Pencipta sebagai landasan/ pondasinya. Untuk itu mau tidak mau anda harus mengenal_Nya.  

Presented: Rahasia Kunci Sukses, Membangun pondasi keyakinan untuk sukses. Dapatkan panduan 360 hari menuju pribadi sukses. Klik disini untuk detail. 

 

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment