Jun 26, 2014

Matematika Rezeki dalam Iman dan Doa

Ass.wr.wb.Barusan sy membaca apa yang tersurat dan tersirat dari kalimat2 bapak..Sungguh sangat menambah keyakinan sy akan kebesaran Allah SWT..Sy adalah karyawati persh.properti..Utk gaji bsr kecilnya menurut sy relatif..krn selama ini dengan gaji yg sy terima alhamdulillah bisa membantu suami memenuhi kebutuhan dapur. Seiring bertambahnya waktu dan bertambahnya kebutuhan2 baik untuk dapur,pendidikan anak dan kebutuhan lainnya maka gaji yg selama ini sy anggap cukup ternyata makin lama makin membuat saya kebingungan mengatur keuangan, singkatnya besar pasak daripada tiang.

Singkat kata sy harus pontang panting mencari pinj sana sini untuk menutupi kekurangan tsb, sampai pada akhirnya, sy kebingungan harus byr hutang2 tsb pada waktu yg telah disepakati..Dari awal saya sudah yakin seyakin yakinnya bahwa manusia tidak pernah luput dari ujian dan bersamaan itu sy juga dituntut harus melunasi hutang2 dan mencukupi semua kebutuhan inti keluarga. Alhamdulillah selama ini pun saya selalu menyandarkan semua persoalan hidup kepada Allah SWT tapi entah mengapa persoalan hutang sampai saat ini belum tuntas juga ya? Setelah saya mengikuti program dari bapak semakin menambah keyakinan dalam diri ini bahwa badai pasti akan berlalu dan Insya Allah saya naik kelas sehingga menjadi hamba Allah yang taqwa, tahan segala ujian dan cobaan n selalu berserah diri hanya kepada Allah. Amin

Terima kasih atas pencerahannya dan saran2 yang Insya Allah bisa istiqomah saya jalani. Wass.Erma


Jawab: Waalaikum salam wrwb. Semoga istiqomah dan mendapatkan jalan keluar. Amin

Itu saja jawaban dari saya tidak lebih..

Kali ini sebagai tambahan saya ingin mengajak anda untuk bermain logika sederhana. Jika 1 + 1 = 2 maka bagaimana caranya supaya 1 + x = 4? Jawabannya semua tahu, X = 3.

Jika penghasilan kita 2 juta, sementara kebutuhan sebulan ada 1.9 juta maka berapa sisa uang? Sisanya adalah 100 ribu. Jika penghasilan kita tetap 2 juta sementara seiring waktu kebutuhan hidup kita adalah 2.2 juta maka apakah ada sisa uang? Tidak ada, melainkan minus 200 ribu. 

Jika 200.000 tersebut ditutup dengan hutang maka dalam waktu satu tahun hutangnya ada berapa? Ada 2.4 juta belum termasuk bunga. Maka untuk menyiasatinya agar tidak berhutang bagaimana? Caranya adalah mencari penghasilan tambahan minimal 200.000 sehingga pendapatan dikurang pengeluaran sama dengan nol.
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Sekali lagi ini logika sederhana...

Mari kita bermain logika iman dengan sederhana pula..

Untuk menghasilkan uang tambahan minimal 200.000 maka mau tidak mau kita harus mencari cara dan solusi. Kita harus yakin bisa mendapatkan solusinya dengan mencari info, peluang, usaha sampingan dll. Dari mana keyakinan akan datangnya solusi tersebut? Dari rasa percaya dan yakin kepada Allah. Inilah iman. Logis ya?

Dengan keyakinan ini hati kita akan tenang. Tenang bukan tanpa usaha, tetapi tenang sambil berusaha. Tenang karena pada akhirnya pasti dan pasti akan mendapatkan cara bagaimana menghasilkan uang tambahan. Dari mana rasa yakin akan kepastian itu? Dari janji Allah. Inilah iman. Logis ya?

Bagaimana kalau mengalami kesulitan, kendala dsb? Kembali lagi kepada iman itu tadi. Yakin dan percaya pada saat yang tepat Allah akan mengilhamkan solusi. Inilah iman dalam doa.

Jadi badai pasti berlalu, asalkan kita beriman dalam doa. Yakin dan percaya akan solusi yang terbaik dimana semua masih dalam bingkai doa atau sandaran kepada Yang Maha Kuasa.

Iman bukan hapalan apalagi masih dalam pemikiran, tetapi iman ada dalam perbuatan ketika menerima ujian.

Mau belajar membangkitkan iman? Anda akan dipandu selama 360 hari, Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment