Jun 21, 2014

Masa Kebangkitan Spiritual Islam

Berdasarkan referensi sebuah Hadist, maka bisa saya kategorikan perkembangan jaman dan peradaban mulai dari Nabi-Nabi sampai kebangkitan spiritual yang kedua kali. Tulisan ini sudah saya upload juga di Facebook saya. Bagaimana perkembangan jaman tersebut? Simak uraian singkat dibawah ini.
  • Masa kenabian. Berakhir pada abad ke 7 setelah Nabi Muhammad saw wafat.
  • Masa kekhalifahan. Berakhir saat setelah khalifah Ali Bin Abi Thalib
  • Masa Raja yang menggigit. Berakhir pada saat khalifah Turki Usmani pada tahun 1924
  • Masa Raja-Raja Zalim yang memaksakan kehendak. Berlaku sampai saat ini, sebagian Raja-Raja itu tumbang (Timur Tengah), sementara yang lainnya kokoh dalam kezaliman (Yahudi CS)
  • Masa Kebangkitan Spiritual Islam. Tanda-tandanya sudah banyak terjadi. Kapan terjadinya? Andalah yang menjadi bagian dari drama kebangkitan spiritual. Tetapi dengan atau tanpa saya dan anda, Islam pasti bangkit dan menuju kejayaan kembali. Jika mau ambilah kesempatan mulia ini.



Ciri-ciri orang yang akan menjadi bagian dari kebangkitan spiritual adalah mereka yang memutuskan sesuatu tidak dengan menggunakan hawa nafsu, logika, akal pikiran apalagi emosional. Sudah jelas banyak perbedaan antara satu dan yang lainnya, maka kemudian kembali merujuk kepada Al Qur'an dan Al Hadist sebagai acuan utama sebelum menggunakan logika dan kecerdasan pikiran. Ketika aturan agama mengatakan A, maka tidak ada pilihan lain kecuali mengikutinya dan mengesampingkan logika akal kita yang nyata-nyata sangat terbatas.


Masalah: Jangankan merujuk kepada dua panduan diatas, membaca saja sangat jarang. Tetapi merasa keputusannyalah yang paling dekat kepada kebenaran. Selalu dan selalu mempertahankan keputusannya yang menyebabkan pertikaian sesama umat. Siapa yang senang? Jelas musuh Islam akan tertawa girang bukan kepalang karena sukses memecah belah ummat melalui pemikiran, media dsb.

So, marilah kita sama-sama belajar untuk menerima dengan lapang dada aturan-aturan agama yang kadangkala berlawanan dengan hawa nafsu kita, karena inilah yang paling benar. Dengan kesadaran ini kita berharap janji Allah swt semakin dekat dan semakin dekat. Wallahu A'lam

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”. (QS An-Nuur 55)


Apakah kita siap dengan janji Allah diatas? Kalau siap, persiapkanlah dari sekarang segala sesuatunya. Iman dan amal shaleh..






Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment