Jun 11, 2014

Inilah Pilihan Politik Aa' Gym, Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Arifin Ilham

Sekali lagi yang namanya politik selalu saja ramai, apalagi di dunia maya. Namun opini-opini dan pendapat-pendapat lebih banyak didasarkan kepada desas-desus, prasangka, dugaan, emosional, konspirasi, pencitraan bahkan fitnah dan saling hujat. Masing-masing pendukung dengan paradigma sendiri-sendiri membabi buta didalam mempertahankan pilihan politiknya. Ya, tidak apa-apa, namanya pembelajaran politik, semoga kedepan semakin lama semakin santun dan terdidik.

Memang sebagian besar tokoh-tokoh Islam ramai mendukung Prabowo-Hatta, namun tetap ada juga yang mendukung JKW-JK. Banyak kyai dari PKB yang merapat kepadanya. Bahkan wakil JKW adalah Jusuf Kalla yang seorang cendekiawan muslim.

Berbicara mengenai tokoh Islam dalam hal ini Ustadz ada sebuah fenomena yang menarik. Misalnya dari Ustadz Aa' Gym. Selama ini beliau tidak pernah mendukung siapapun dan lebih memilih para jamaahnya menggunakan pilihan sesuai dengan hati nuraninya. Namun untuk pemilu kali ini beliau dengan jelas mendukung Prabowo Hatta.

Ada ucapan yang menarik dari beliau berikut ini, Sumber detik forum



"Setahu saya, pada waktu itu hanya Prabowo yang terang-terangan membela umat Islam. Ini kenangan luar biasa saya tentang sosok Prabowo yang sulit dilupakan. Ia perwira militer yang tak rela melihat umat Islam dipinggirkan. Karena alasan ini, saya mendukung Prabowo," ujar Aa' Gym.

Mau menyimak tips memilih pemimpin menurut Aa' Gym? Tonton Video berikut ini



Setali tiga uang dengan Aa' Gym demikian juga dengan Ustadz Arifin Ilham, berikut ini, sumber islam pos

 “Subhanallah…  Jangan jadikan pemilu ajang perseteruan..! Prabowo dan Jokowi adalah saudara kita juga, kedua-duanya orang baik.. Satu merakyat, satu tegas berwibawa.. Sama-sama memiliki jiwa pemimpin. Mereka cocok menjadi pemimpin. Karena itu mari kita dukung kedua-duanya untuk menjadi pemimpin yang baik..

– Kita dukung Jokowi untuk memimpin Jakarta, dan
– Kita dukung Prabowo untuk memimpin Indonesia

Jika dukungan kita seperti ini, dengan seizin Allah Ta’ala, keduanya pasti menjadi pemimpin, dan kita tidak perlu berseteru apalagi berpecah belah.(K.H. Muhammad Arifin Ilham)

Keputusan Majelis Az Zikra tentang (keterpaksaan Ustadz) untuk mendukung prabowo bisa dilihat di Fanspage beliau disini.

Kenapa terpaksa? Kalau menurut kami pribadi, beliau terpaksa memilih salah satu capres demi kebaikan ummat. Tidak mungkin beliau memutuskan sesuatu karena urusan keduniaan. Mungkin... :)


Sementara Ustadz Yusuf Mansur belum secara jelas mengumumkan dukungannya. Namun beliau secara explisit menjunjung tinggi kriteria pemimpin yang Shidiq, Amanah, Tabligh, Fathonah. Seperti ungkapan dalam tweetnya tentang pemimpin yang amanah atau terpercaya, lawan katanya adalah khianat. Berikut tulisan dari Selebriti Yahoo



Ustad Yusuf Mansur diejek karena tweet-nya di Twitter. Sebelumnya, Ustad Yusuf Mansur sempat menulis tweet, kalau penghinaan terhadap ulama dan ustad sama saja menghina umat Islam.Cerita berawal saat Yusuf dalam akun Twitter-nya menulis soal pemimpin yang amanah. Tiba-tiba, komentar tersebut direspon dan dikaitkan dengan gaya kepemimpinan Jokowi di Solo yang tidak amanah, lantaran tidak menyelesaikan tugasnya padahal sudah disumpah saat pelantikan.

Dalam hitungan detik, tweet itu langsung mendapat respon dari akun yang membela Jokowi. Misalnya, @kurawa yang membalas dengan kata, "Tapi ingat tad substansi & timing anda bcr spt itu jgn pikir kita ini bodoh."

Tweet tersebut dibalas Yusuf dengan, "wooo... Maaf ya. Maafin saya. Ga mikir gitu koq," tulisnya.

Mendapat reaksi keras dari para pengguna Twitter, seperti akun @asbabul_junub yang menulis, "Ente dibayar berapa sama Foke? ustad abal2 ente nih," pun ditanggapi santai oleh sang ustaz.

"Maksudnya? Saya paham, pasti ttg tweet saya ya? Itu universal Pak," kata Yusuf yang me-retweet.

Tanggapan kepada Ustad Yusuf Mansyur itu mengundang simpati dari @triomacan2000. Akun twitter yang sering menulis soal dugaan kasus korupsi para pejabat publik ini menyayangkan kondisi yang dianggap sebagai bentuk politisasi. "Ustad Yusuf Mansyur hanya mengingatkan jemaahnya dalam akun twitternya, tiba-tiba diserang dan dihujat oleh relawan kotak-kotak dengan bahasa yang sungguh sangat menyakitkan umat muslim, ini Pemilu gaya apa?" tulis salah satu tweet yang mendukung sang ustad.

Lalu siapa yang dipilih Ustadz Yusuf Mansur? Yang pasti dia yang amanah, tidak menyalahi janji.

Untuk Ustadz Felix Siauw beliau menggaris bawahi pemimpin yang amanah, namun dalam kerangka khilafah. Mamah Dedeh menekankan pentingnya pemimpin yang amanah.

Anyway, inilah politik memang seru. Ada yang memang nyata-nyata kelihatan bodoh kemudian asal bunyi, ada yang sok-sok intelek, ada yang memang orang cerdas. Semua kelihatan dari cara penyampaian pendapat serta argumennya.

Kalau melihat sifat atau kharakter dua pemimpin tersebut maka Ketegasan Prabowo bisa jadi mirip dengan Umar Bin Khatab, sementara Jokowi mirip dengan Abu Bakar. Semuanya baik dan semua layak jadi pemimpin. Cuma menurut Ustadz Arifin Ilham, Jokowi untuk memimpin Jakarta sementara Prabowo untuk memimpin Indonesia. Semua sama-sama menang.. Semua sama-sama memimpin.

Tetapi sekali lagi semua adalah pilihan masing-masing. Isi kepala setiap orang berbeda-beda.

Bagaimana dengan anda?



Artikel Terkait



71 comments:

  1. Jadi tulisan Mas kayaknya dukungan tuk prabowo hatta deh. Jangan kira aku tak tahu ya? Anda keterlaluan, Kenapa? Karena pilihane sama dengan saya. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe juga. Tapi silahkan pilih sesuai pilihan anda. Saya hanya memberikan sebuah pendapat

      Delete
  2. Replies
    1. Monggo dipilih sesuai pilihan masing2

      Delete
  3. mantap pak semakin meyakinkan pilihan kepada saya

    ReplyDelete
  4. ya sy orang buta jd sy manut yg menuntun sy....
    http://nasheedsongs.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ya kalau bisa jangan asal manut Mas.

      Delete
    2. sy jg bertanya bukan brarti melawan ... sy manut yg menutun sy, krn sy lebih percaya yg menuntun sy dr pd percaya omongan org yg gk pernah memberi tuntunan pd sy...

      Delete
  5. Setuju.,.,
    Insah Allah Presiden Terpilih lebih amanah dan Tegas. Aamin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Shidi, Amanah, Tabigh, Fathonah? Apakah ada dalam 2 capres tersebut?. Kayaknya tidak. Makanya pilihlah yang mendekati 4 kriteria. Semoga pilihan kita tepat. Amin

      Delete
  6. Semoga yang menjadi Presiden RI lebih Amanah dan Tegas. Aamin

    ReplyDelete
  7. Hmm menarik ketika kita menyaksikan banyak tokoh-tokoh muslim yang sangat disegani berani mengatakan pilihannya secara tegas. Berarti ada 'sesuatu' hal yang harus kita cermati dan analisis secara baik. Anyway, apapun pilihan kita, kepentingan umat harus di atas segalanya (:

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener sekali Mas, kita seharusnya bertanya-tanya mengapa trend nya bisa demikian sampai menemukan sebuah kesimpulan.

      Untuk itulah dalam memilih pemimpin seyogyanya kita mengesampingkan hawa nafsu, emosional, kekaguman dll, dan lebih menomorsatukan tuntunan agama, yakni shidiq, amanah tabligh, fathonah. Dan tuntunan lain yang ada dalam Al Qur'an dan Hadist

      Delete
  8. kalian tuh sama2 sekongkol pilih no 1, aku tau dari maksudnya. jangan goyahkan keteguhan hati saya, walaupun kalian ustadz. pokoknya aku pilih nomor wahid

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk.. Bisa aja Mas, monggo ini demokrasi. Pilihan kita dipertanggung jawabkan dunia akherat kata Aa' Gym

      Ada teman saya yang komen, "Saya benci sama prabowo, makanya 9 juli nanti mau saya coblos matanya". Ada-ada saja. :)

      Delete
  9. gimanapun saya ttp dukung jokokwi, tdk akan pernah berubah, ttp DKI 1..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha, monggo to?.. Kalau anda tetap memilih prabowo RI 1, maka saya tetap jokowi, I love jokowi, for DKI. hehehe

      Delete
  10. – Kita dukung Jokowi untuk memimpin Jakarta, dan
    – Kita dukung Prabowo untuk memimpin Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan Mas

      Biarpun semua pembaca milih Prabowo RI 1 saya tetap JKW for DKI 1.. :)

      Delete
  11. Semua bagusss sdh passs banget jadi pemimpinn kl saya pilihannya sebelum no 2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo, perbedaan adalah rahmat. Tapi kayaknya rahmat pilih nomor 1 mas? Hehehe

      Delete
  12. Seru... Komen2 nya, yuk kita coblos perutnya pak prabowo di tgl 9 juli nanti biar tambah pak prabowo tambah langsing... Hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Anwar, ada-ada saja. Gambarnya khan dari dada ke atas.. Kita tarik jenggotnya saja mau? Hehehe

      Delete
  13. Meneruskan share Syaikh Thariqat Akmaliyah...Semoga bermanfaat...
    Paket istimewa jelang Ramadhan diskon 50%. Pilih 1 dapat 2. Satu untuk Presiden RI dan dua untuk Gubernur DKI. Paket ini diyakini akan menjadikan Indonesia hebat, kuat dan berwibawa di mata dunia.. Diskon ini berlaku sampai dengan 9 Juli 2014.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini dia, kapan lagi ada diskon? Buat oleh2 lebaran.. hehehe

      Delete
  14. Wo, lu pikir lu siapa? Dosa2 masa lalu lu lupain? Gue jijik ngeliat eloh, mau gue cwulek mata lo ntar tanggal 9. Awas jangan lari ya? :)

    ReplyDelete
  15. Jokowi ajaaa...

    Buat terusin amanah benahi jakarta!

    ReplyDelete
  16. Comen2nya muantep...saya awalnya ragu untk memilih tapi setelah lihat2 refrensi ke 2 calon akhirnya pilihan saya jatuh pada jokowi for DKI 1 heee

    ReplyDelete
  17. mari kita shalat istikharah semoga diberi petunjuk dan pencerahan oleh Allah tentang pilihan calon pemimpin kita. Tp sy yakin ustad2 di atas tdk sembarangan (y) dalam menentukan pilihan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayukk, ini ajakan yang buaik sekali..

      Delete
  18. Maaf mungkin pilihan saya tidak sama dengan pilihan saudara2 semua, tapi saya tetap menghormati pilihan saudara2 semua. Perbedaan bukan berarti perpecahan justru di negara ini tercipta bedasarkan atas perbedaan2 tersebut yg terangkum dalam Bhineka Tunggak Eka.

    ReplyDelete
  19. Maaf mungkin pilihan saya tidak sama dengan pilihan saudara2 semua, tapi saya tetap menghormati pilihan saudara2 semua. Perbedaan bukan berarti perpecahan justru di negara ini tercipta bedasarkan atas perbedaan2 tersebut yg terangkum dalam Bhineka Tunggak Eka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. No problem Mas Darwis. Kita semua mempunyai hak demokrasi. Saya menghargai pemikiran dan pilihan masing2. Kalau saya pribadi hanya tidak ingin melihat perpecahan pasca pilpres, makanya saya berbahagia kalau semua menang, semua memimpin baik 1 atau 2. Karena keduanya orang hebat.

      Termasuk saya ingin melihat Mas Darwis menjadi ayah pemenang, menang melawan hawa nafsu, memang melawan kemalasan, menang melawan keburukan dll.

      Delete
  20. Hidup jokowi..untuk kotak jakarta..dan prabowo untuk kotak indonesia..J 4 jakarta & P 4 Presiden

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau semua memang, kita tidak kehilangan salah satu dari kedua orang hebat. Mari doakan semoga keduanya menang. Amin

      Delete
  21. J 4 jakarta &P4 President..hidup jokowi untuk kotak jakarta & Prabowo untuk kotak indonesia

    ReplyDelete
  22. Keduanya hebat, memiliki integritas sbg pemimpin... Saya dukung penuh jokowi sbg DKI 1 meski saya bukan warga DKI... Hehehehe...

    ReplyDelete
  23. akan kutebar senyum untuk berbagi keagungan DamaiMu...dalam menentukan pilihan atas petunjukMu yang terbaik menurutMu untuk rakyat Indonesia tercinta

    ReplyDelete
  24. Agama No.1 dan selalu terdepan,,Presiden No.2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat. Agama nomor satu sebagai acuan memilih pemimpin.. Shidiq, amanah, tabligh, fathonah. Yang jelas seiman.

      Kalau memilih no 2 maka: Memilih JKW presiden, otomatis memilih Mas Basuki DKI1. Kalau memilih no 1 maka: Memilih Prabowo jadi presiden, otomatis memilih JKW jadi gub DKI.

      Jadi agama tetap nomor satu

      Delete
    2. cupat sekali, korupsi gpp asal sama agama?

      Delete
  25. ijin share bang di FB

    ReplyDelete
  26. Comennya Cerdas2 n lumayan santun. mudah2an menjadi pendidikan politik yg baik buat kita semua. Mari budayakan Comen santun dan cerdas. Pilih sesuai nurai, jangan comen menjelek2kan calon pemimpin bangsa kita.

    ReplyDelete
  27. yang satu berambisi memimpin, yg satunya karena dipilih utk memimpin. mana yang layak untuk jadi pemimpin. semoga juga jadi bahan pertimbangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu menjadi bahan pertimbangan Mas..

      Kalau antum Muslim, yang menjadi acuan dan panduan utama adalah bukan sesuatu yang nampak dimedia tetapi acuan utama adalah aturan agama. Sementara yang lain hanya menjadi acuan tambahan.

      1. Seakidah
      2. Shidiq, amanah, tabligh, fathonah
      3. Memperjuangkan kepentingan umat
      4. Meninggikan kalimat tauhid

      Ikuti aturan agama, jangan ikuti penilaian subyektif yang cenderung mengikuti pola pikir (hawa nafsu). Pilih yang mendekati kriteria diatas. Semoga menjadi bahan pertimbangan juga ya?. Salam

      Delete
  28. mz dalam akun fanspage Muhammad Arifin Ilham secara pribadi beliau mendukung Jokowi... yg bener yg mana nih...???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba dicek dan dibaca secara keseluruhan fanspagenya..

      Bener semua.. Beliau menginginkan semua memimpin :)

      Delete
    2. Btw, ini fans page beliau tentang dukungan majelis Az Zikra

      https://www.facebook.com/kh.muhammad.arifin.ilham/posts/10152554624519739

      Delete
  29. K. H. Muhammad Arifin Ilham menulis di FB : Syahrija Tanjung Walaupun saya senang dgn tausiah pa ustad tapi tidak mempengaruhi pilihan saya yaitu "JOKOWI JK"...SubhanAllah ustadz juga tetap sayang Syahrija walau kita berbeda sahabatku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, bagus itu. Tidak apa-apa berbeda, yang penting persaudaraan tetep dijaga

      Delete
  30. Kalo saya golput...,saya pilih golongan baju putih dan rambut putih. Prabowo Hatta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkwk...:)

      Golput sama poltak harus akur ya? :). Poltak = Pola kotak-kotak :)

      Delete
  31. Salut AA Gym....! Tapi kenapa AA nambah istri padahal istri pertama masih belum selesai amanahnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah itu rumah tangga orang Mas, saya tidak tahu. Tetapi yang pasti dalam Islam boleh memperistri 2,3 atau 4 asalkan adil. Kalau seorang laki-laki hanya untuk seorang perempuan maka banyak perempuan yang tidak kebagian dong?:) . Ujung-ujungnya perselingkuhan.. Jadi bukan masalah amanah atau tidak, tetapi bisa adil atau tidak. :)

      Delete
  32. Sahabat ini hanya sekedar masukan ya? Mohon untuk bisa diterima dengan baik.

    1+1 = 2 ini kebenaran matematika. Ini fakta. Insya Allah kalau kita berpegang dengan kebenaran ini hasilnya lebih baik. Ini berlaku umum bukan hanya politik.

    Misalkan kita berbicara tentang pemimpin yang amanah, maka bicarakan mana yang lebih amanah (sesuai dengan janjinya). Jangan melebar kemana-mana. 1 + 1 = 2, namun bisa melebar kemana-mana. Buktinya ayah + ibu = bisa 0 bisa 1,2, 4, 6 dst. Nanti kita malah bisa repot sendiri.

    Contohnya Bani Israil yang disuruh mencari sapi oleh Nabi Musa. Karena banyak pertanyaan akhirnya mereka sangat kesulitan mendapatkannya.

    Misalnya, Ketika Al Qur'an bilang A, ya A. Seringnya saya dan kita-kita senang sekali untuk mempertanyakan kemudian meniadakan. Misal, khomr (arak) itu haram, ya haram. Jangan menanyakan, "Tetapi ada Seikh. Kyai dan Ustadz yang konsumsi anggur. Berarti tidak sepenuhnya haram dong". Inilah hawa nafsu

    Salam damai

    ReplyDelete
  33. Apapun kata mrk, pilihan tetap no 2......Hidup jokowi,

    ReplyDelete
  34. saya suka blogmu mas, karena apa??? karena pilihan kita sama. hehehehe

    ReplyDelete
  35. Aku ngak suka dengan Prabowo, maka dari itu besok akan saya coblos pecinya Prabowo.. wkwkwk Coblos no 1 untuk INDONESIA MAJU.

    ReplyDelete
  36. mas ijin share ya.....mo sy bagikan boleh kan...

    ReplyDelete
  37. Alhamdulillah kemarin 9 juli coblos Jokowi tapi setelah pelantikan mau daftar jadi pendukung wowota

    ReplyDelete
  38. Indonesia diselamatkan Allah dgn memilih Jokowi

    ReplyDelete