Jun 9, 2014

Hati-Hati, Ada Kematian Yang Sedang Mengintaimu

Hidup ini memang sarat pembelajaran dan hikmah yang selalu samar-samar dan susah untuk dilihat dengan jelas sebelum kita sendiri yang mengalaminya. baru beberapa jam yang lalu ikut melayat seseorang yang meninggal. Berbicara kematian adalah sesuatu yang mengerikan dan menakutkan. Jika anda takut, silahkan ganti artikel yang lain, namun jika ingin menyerap hikmah dari tulisan ini silahkan lanjutkan membaca



Saat ini mungkin saja sebagian besar orang terlelap dalam kesibukan yang tiada habisnya. Memang dunia ini sungguh-sungguh sukses membuat penghuninya terlelap, terlena. Ada yang sedang bekerja memburu harta benda. Ada yang sedang mengunjungi Mall untuk shopping. Ada yang melakukan kriminalitas baik mencuri, merampok dsb. Ada yang sedang berzina dan jutaan aktifitas lainnya. Hanya sebagian kecil yang mengingat hari akhir.

Kita seringkali tidak sadar, tidak peduli umur anda, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, ada sesosok mahluk yang setia mengintaimu tanpa belas kasihan. Jika saatnya tiba, maka ia akan segera mengeksekusinya. 10 menit kedepan didunia ini, satu orang akan didatangi oleh Izrail, malaikat pencabut nyawa. 1 jam ke depan ada 6 orang yang mendapatkan giliranya, sekali lagi tidak peduli umur anda.

Dalam beberapa waktu saja saya sudah melayat ke beberapa orang. Ada yang berumur 3 tahun namun Izrail sudah merenggut hidupnya. Hal ini sampai membuat orang tuanya stress berat. Dalam keadaan ekonomi yang apa adanya ia harus mengeluarkan kocek yang dalam untuk mengobati belahan jiwanya namun tidak tertolong. Histeris

Ada lagi yang berumur sekitar 50 tahun. Pada malam hari masih ngobrol dengan tetangga kemudian dini hari dibawa kerumah sakit namun tidak tertolong. Pada pukul 4 dinihari meninggal.

Yang terbaru adalah meninggalnya seorang wanita cantik yang menjadi buah bibir masyarakat. Dengan 2 orang anak kandung yang masih kecil, wanita berumur 34 tahun tersebut harus rela meninggalkan mereka berdua. Dalam perjalanan untuk membeli obat suaminya yang sakit, dengan menggunakan motor tanpa memakai helm, ia menuju ke apotik. Sayang seribu sayang motor yang ditumpanginya jatuh. Setelah dirawat beberapa saat ia tidak tertolong.

Ada sebuah hal yang membuat saya mengelus dada. Meninggalnya beliau benar-benar menjadi buah bibir masyarakat. Disamping penyebab kematiannya yang tiba-tiba ada faktor lain yang menyebabkan masyarakat memperbincangkannya, terutama bapak-bapak yang sangat menyayangkan. Kenapa?. Karena bapak-bapak tidak bisa melihat lagi si cantik nan seksi. Wanita yang sudah bersuami tersebut memang cantik dan kerap kali keluar rumah dengan celana ketat kurang bahan dan baju yang minim. Apalagi di pagi hari. Dikarenakan rumahnya terletak dipinggir jalan, maka bapak2 yang sedang berangkat kerja menjadikan hal ini sebuah pemandangan yang mendebarkan.

Bukan si wanita yang bisa diambil hikmahnya, namun tentang kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari. Jika anda terkenal orang baik maka yang dibicarakan orang lain selepas meninggalnya anda adalah kebaikan demikian sebaliknya. Jika anda orang yang suka bersosialisasi maka orang yang melayat dan menyolati anda akan membludak. Hal ini diharapkan sedikit mengurangi rasa takut anda menghadapi pertanyaan malaikat.
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Ada seorang pemabuk yang meninggal karena depresi sehabis membunuh bibinya sendiri. Ia meninggal namun tiada tetangga yang mengurusnya. Hanya beberapa teman pemabuk lainnya yang mencoba mengurus pemakaman. Tanpa tahu cara pemakaman yang benar, akhirnya ia dimakamkan. Contoh kematian yang mengerikan lainnya adalah nasib seorang pelajar yang tenggelam. Namun sebelum tenggelam ia meracau, yakni ketika terseret arus sungai. Banyak binatang yang ia sebut. Ngeri

Sahabat... Perhatikan tindak tanduk anda, kebiasaan anda, teman anda dsb. Ini akan menjadi indikasi kematian anda baik atau buruk.

So. Sesekali merenunglah dan camkan bahwa pada gilirannya kematian akan merenggut jiwa kita. Ada kematian yang mengintai manusia setiap 10 menit. Siapa tahu 10 menit berikutnya giliran anda?. Fikirkanlah.. Wallaahu A'lam

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment