May 3, 2014

Sangat Mengharukan, Imam Sholat Menangis

Orang tua adalah sosok yang sangat penting dalam hidup kita. Menjadi paham kalau pembaca sudah menjadi bapak atau ibu dari anak-anak anda. Bagaimana perjuangannya yang luar biasa hanya demi kebahagiaan anak. Segala kepentingan mereka dikesampingkan, karena yang utama adalah kepentingan anak. Perjuangan dalam kebahagiaan, mungkin kata ini mewakili bagaimana darahpun rela dikeluarkan. Rasa sakit dan letih rela dirasakan namun merasa bahagia ketika melihat senyum anaknya.

Saya mempunyai seorang sahabat sukses. Kaya raya. Terakhir baru saja membeli properti senilai hampir 1.5 milyard. Namun perjuangan menuju kaya raya tak luput dari doa dan pengorbanan orang tua. Ketika mereka berdua sudah tiada barulah kesedihan itu menjalar disetiap malam. Saya melihat sendiri bagaimana air matanya meleleh membasahi pipinya. Ia merasa bersalah dan sedih dikarenakan orang tuanya tidak melihat kesuksesan dia. Ia begitu sedih ketika mengingat bagaimana wajah orang tua yang polos, memenuhi segala kebutuhan dan hajat. Kadangkala dia sedikit menyalahkan orang tua karena nyata-nyata mereka berdua memang bodoh. Tidak sekolah. Membentaknya walaupun tidak begitu keras. Ketika sudah tiada barulah penyesalan tak bertepi.

Dan ketika kekayaan itu teraih, orang tua tidak ikut merasakannya. Walaupun sebagai orang tua pasti tidak mengharapkan apa-apa., namun paling tidak sahabat saya ingin mencoba membahagiakan mereka dengan membelikan apapun keinginan keduanya. Mencoba sedikit menebus kesedihan keduanya, ketika disalahkan dan dibentak. Mencoba untuk sering menengoknya, memeluknya sambil berucap maaf. Sambil tersenyum.

Sayang semua sudah terlambat. Kesedihan tinggal kesedihan. Pemyesalan tinggal penyesalan yang tiada bertepi. Sambil menangis sahabat saya berkata, "Kedua orang tuamu masih ada, satu saja nasehat saya. Bahagiakan mereka. Walaupun kondisimu kekurangan tetap bahagiakan mereka dengan apapun yang bisa kamu persembahkan. Jangan sampai seperti saya. Ketika hendak bertaubat, ketika ingin menebus kesalahan ini, mereka telah tiada". Sahabatku berlalu sambil tersedu-sedu.

Simak imam sholat yang bacaan Al Qur'annya sangat mengharukan. Membuat kita meneteskan air mata. Imam sholat menangis, saat membaca Al Qur'an tentang berbakti kepada kedua orang tua. Semoga menyadarkan. Semoga menginspirasi.



Presented by, Magis7. Menguasai Rasa Sejati. Klik disini untuk melihat detail.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment