May 6, 2014

Muhammad saw, Sang Penyelamat Manusia

Siapa juru selamat? Kalau pertanyaan ini ditanyakan kepada sahabat kristen pasti akan bilang, Yesus lah juru selamat. Namun kalau ditanyakan kepada muslim ada jawaban yang menarik, yakni yang menyelamatkan manusia adalah Allah. Tuhannya Yesus dan juga Muhammad saw. Jawaban diatas juga merupakan fitrah manusia bukan hanya muslim bahwa yang akan menyelamatkan manusia adalah Tuhan Yang Maha Pemurah, bukan yang lain.

 

Namun karena kita berbicara dalam konteks manusia, sebagai utusan Tuhan dalam hal ini nabi dan rosul yang memberikan jalan keselamatan, maka masing-masing ada pemimpinnya sendiri. Musa as adalah penyelamat bagi kaumnya, demikian juga Daud as dan Isa as. Khusus bagi bani israil.

Sementara trah Ismail yang jatuh kepada Muhammad saw diutus untuk menyelamatkan manusia seluruhnya. Beliau menyediakan jalan untuk sampai kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Karena beliau berasal dari trah Ismail jika ada pro dan kontra sudah pasti biasa. Hidup ini memang seperti itulah adanya. Cuma kalau tidak setuju/ kontra maka berilah alasan yang logis dan rasional. Bukan kepada fanatisme buta. Bukan kepada alasan yang berbau takhayul, klenik dan hal-hal irrasional lainnya.

Muhammad saw lahir di tanah Arab. Sebuah daerah yang liar, buas dan jauh dari peradaban dunia saat itu. Sebuah komunitas yang jauh dari kata terpelajar. Dunia yang gelap. Kemudian hadir Beliau yang tidak bisa membaca dan menulis untuk memperkenalkan konsep tauhid di tanah bar-bar, tanah politeisme. Sebuah komunitas yang fanatik buta diperkenalkan dengan konsep tauhid. Secara sederhana kita akan menyimpulkan pasti banyak pertentangan. Muhammad saw tentu akan dengan mudah di bunuh karena hendak mengganti kepercayaan leluhur yang sudah turun temurun selama ratusan tahun.

Konsepnya sangat sederhana, saking sederhananya seharusnya semua akan menerima dengan lapang dada karena memang itulah kebenaran. Beliau saw hanya disuruh untuk menyembah satu Tuhan saja. Allah Yang Esa. Jangan dibagi-bagi bagaimanapun caranya karena musrik, dan akan menjerumuskan manusia itu sendiri kepada kebinasaan abadi. Sebuah ajaran yang mudah dicerna dan rasional. Maka hanya mereka yang menggunakan akalnya saja yang tulus menerima dan beriman. Bagi yang hatinya ada kedengkian, fanatisme dan tidak mau membuka hati secara tulus tentu akan menolak bahkan menentang habis-habisan.

Michel Hart, penulis buku Seratus tokoh dalam sejarah. Di dalam bukunya ia mengatakan, “Pilihan saya Muhammad menjadi orang pertama yang terpenting dan teragung sebagai tokoh sejarah telah mengagetkan para pembaca. Namun dia (Muhammad) adalah satu-satunya tokoh dalam semua sejarah yang sukses dengan kesuksesan sangat tinggi pada tingkat Agama dan Dunia. Ada banyak rasul, nabi dan para pemimpin yang memulai dengan misi-misi agung. Namun mereka meninggal tanpa penyempurnaan misi-misi tersebut, seperti Isa di Kristen, atau yang lain telah mendahului mereka, seperti Musa di Yahudi. Namun Muhammad adalah satu-satunya (Rasul) yang menyempurnakan misi agamanya, menetapkan hukum-hukumnya dan diimani oleh bangsa-bangsa selama hidupnya. Karena dia mendirikan negara baru di sisi agama. Sedang di bidang dunia dia juga menyatukan kabilah-kabilah di dalam bangsa, menyatukan bangsa-bangsa di dalam umat, meletakan buat mereka semua asas kehidupannya, menggariskan masalah- masalah dunianya, meletakannya pada titik tolak menuju dunia. Dan juga di dalam hidupnya, dia adalah (Rasul) yang memulai risalah agama serta dunia dan menyempurnakannya”

Bernardesho, seorang pemikir Inggris, Di dalam bukunya “Muhammad” mengatakan; “Dunia ini sangat membutuhkan pemikiran Muhammad. Nabi inilah yang meletakan agamanya senantiasa dalam posisi terhormat dan tinggi, agama yang paling kuat di dalam mencerna seluruh peradaban dan kekal sepanjang masa. Saya melihat banyak dari anak keturunan bangsaku yang masuk agama ini dengan bukti nyata. Agama ini akan mendapatkan kesempatan yang luas di benua ini – maksudnya adalah Eropa. Bahwa para tokoh agama pada abad pertengahan, akibat dari kebodohan dan fanatisme, telah menggambarkan agama Muhammad dengan gambaran yang gelap. Mereka menyebut agama Muhammad sebagai musuh bagi Kristen. Namun setelah saya mengkaji tentang orang ini (Muhammad), saya menemukan kekaguman yang luar biasa. Saya sampai pada kesimpulan bahwa dia bukan musuh bagi Kristen. Namun sebaliknya harus disebut penyelamat manusia. Dalam pandangan saya, sekiranya dia memegang kendali dunia pada hari ini pastilah dia bisa menyelesaikan masalah kita yang dapat menjamin perdamaian dan kebahagiaan yang menjadi harapan manusia”

Kesimpulannya, sang penyelamat manusia adalah Muhammad saw. Beliau seorang manusia biasa, bukan dewa apalagi Tuhan. Beliau disuruh Tuhan untuk menyampaikan pesan-pesan tauhid demi keselamatan manusia itu sendiri yang termaktub dengan sangat jelas melalui wahyu yang sampai kini masih ada dengan sempurna. Kitab Al Qur'an adalah wahyu yang abadi, tidak akan berubah walau setitikpun.

Apa pendapat anda?



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment