May 19, 2014

Merasakan Manisnya Iman dengan Cinta

Tahukah anda kalau keyakinan itu ada rasanya? Keyakinan bisa menjadi manis jika kita mau dengan tulus hati merasakannya. Merasakan dalam hal ini adalah berusaha sekuat tenaga untuk selalu mengedepankan kebenaran dalam rangka menegakkan kalimat Tuhan. Kalau anda berhasil maka anda akan merasakan rasa sejati. Rasa manis dalam iman.

Alkisah Zul seorang pejabat pemerintahan yang bertanggung jawab masalah tender. Pada suatu ketika ada seorang direktur dari perusahaan rekanan yang mendatanginya dan mengajak kerja sama untuk tender yang nilainya milyaran. Direktur perusahaan tersebut meminta Zul memenangkan perusahaannya. Sebagai gantinya Direktur tersebut memberikan sejumlah uang yang nilainya ratusan juta rupiah dan dibayar di muka. Beberapa saat Zul bimbang. Disatu sisi ia mendapatkan uang melimpah dengan cara yang sangat mudah disisi lain ia merasa berdosa. Pada akhirnya Zul memutuskan untuk menegakkan kebenaran Tuhan dan menolak uang suap tersebut. Memang Zul tidak mendapatkan apa-apa namun ia merasakan manisnya iman dalam dada. Sebuah kebahagiaan yang tidak akan bisa dinilai dengan uang.

Seperti itulah analogi cara merasakan manisnya keyakinan dalam iman. Sesulit apapun hidup ini tetaplah berusaha sekuat tenaga untuk percaya kepada janji Tuhan. Kadangkala tidak gampang, karena manusia adalah mahluk yang lemah dan gampang tergoda. Ada saat-saat hidup kita dalam kesulitan, kegagalan, kebangkrutan dll dimana hal ini mudah sekali membelokkan tujuan sejati. Syetan menakut-nakuti dengan kemiskinan sehingga pada satu titik kita tergoda untuk melakukan kecurangan. Padahal syetan tidak menjanjikan apapun kecuali hanya tipuan. Sedangkan Allah swt menjanjikan ampunan dan karunia_Nya asalkan kita mampu bertahan dalam keadaan sulit tersebut.

Berkomitmen terhadap iman memang ada kalanya tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa. Banyak godaan disana sini. Namun semakin kita berkomitmen menegakkan kebenaran, maka semakin kuat keyakinan dalam dada dan semakin manis rasanya iman tersebut. Pada akhirnya keyakinan dalam iman tersebut akan menemukan bukti bahwa Janji Allah adalah benar.

Maka untuk merasakan iman yang manis tersebut, jadikanlah cinta kebenaran sebagaimana petunjuk Nabi saw sebagai panduan utama dalam hidup. Jadikan cinta kepada Tuhan sebagai daya penggerak yang luar biasa bagi kita untuk mewujudkan cita-cita besar dan mulia. Semua daya, upaya, potensi, kerja keras dan lain sebagainya dilakukan dalam nilai-nilai kebenaran sebagai persembahan kepada Sang Pencipta. 

Dari Anas, dari Nabi SAW beliau bersabda: "Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka." (HR Bukhori)

Presented by Magis7. Meraih Keyakinan dalam cinta sejati. Mau belajar? Klik disini


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment