May 4, 2014

Ingin Kaya, Namun Takutnya Ntar Jadi Sombong

Sebuah diskusi nyata antara saya dan Pak Budi (bukan sebenarnya) yang disaksikan oleh sekitar 10 orang. Sebuah diskusi tentang keyakinan diri untuk sukses yang banyak digambarkan dengan kekayaan, kemakmuran, kelimpahan dll. Diskusi yang menarik untuk kita simak bersama-sama.

 

Diskusi disebabkan oleh sebuah atsar yang disampaikan oleh seorang Ustadz dalam sebuah riwayat.

Setelah mendapatkan kepastian bahwa ada 4 golongan yang masuk surga maka kemudian ke 4 orang tersebut berdebat tentang siapa dahulu yang masuk surga paling awal. Ada orang yang mati syahid, haji mabrur, orang kaya dan ilmuwan atau ulama. Maka kemudian Allah swt memutuskan orang kaya yang masuk surga duluan.

Orang yang mati syahid mengetahui bahwa kematiannya mengantarkan kepada surga dari ulama. Haji mabrur keutamaannya adalah surga juga dari ulama. Namun ulama bisa menjadi pandai dan berilmu karena ada sokongan dari orang kaya. Tanpa itu ia tidak akan menjadi ulama. Maka dengan rendah hati dikarnakan ia seorang alim, maka kemudian mempersilahkan orang kaya masuk surga duluan.

Artinya penyebab awal adanya diskusi adalah kisah diatas. Pak Budi bertanya kepada saya selepas pengajian.
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

"Saya ingin kaya, tapi tidak tahu caranya" Kata Pak Budi memulai
"Caranya gampang, berdoa" Jawab saya

"Saya sudah berdoa tetapi tidak dikabulkan" Kata Pak Budi
"Itu artinya iman kita masih lemah. Pasti dikabulkan atau diganti  dengan lebih baik" Jawab saya

"Kok kayaknya gampang banget? Hanya berdoa kemudian kaya"
"Memang gampang, mengapa dipersulit?"

"Mau usaha gak punya modal"
"Bukan modal yang utama tapi kerja keras dan komiteman"

"Pinjemin 100 juta Pak"
"Doakan saya mempunyai 100 milayrd, supaya bisa kasih modal"

"Bagaimana mau usaha?"
"Orang yang minta kepada Tuhan, bukan kepada mahluk itulah orang yang hebat"

"Ntar kalau gagal bagaimana?"
"Bangkit lagi"

"Ntar kalau kaya takutnya sombong"
"Maka jadilah orang kaya yang rendah hati dan dermawan"

"Pak Budi, sebenarnya semua masalah mental, cara berpikir dan keyakinan" Kata saya memulai berpetuah :)

"You punya skill yang orang lain tidak bisa. Seharusnya itu modal awal yang cukup. Kita semua menginginkan menjadi orang kaya yang dermawan, agar masuk surga pertama kali. Skill/ kapasitas/ kapabilitas yang anda punyai sudah merupakan modal besar untuk masuk surga paling awal. Caranya berdoa. Ini benar. Yang penting paham susbatnsi doa.

Masalah modal memang bisa jadi beban. Namun modal uang bisa dimulai dari Rp. 100.000. Ia bisa digunakan untuk membeli buku dulu. Mengasah skill tentang keilmuanmu, tentang manajemen bisnis dll. Yang paling penting adalah komitmen. Kalau sudah komitmen maka modal menjadi nomor dua.

Kita yakin Tuhan Maha Pemurah, Maha Mengabulkan doa. Makanya minta kepada_Nya. Orang yang cakep adalah dia yang tidak meminta kepada mahluk. Ini baru imannya kuat. Gagal itu pasti. Tetapi dalam kegagalan ada proses pembelajaran. Disitu ada ujian untuk tetap tegar dan bertahan. Saya saja gagal 12 kali.

Orang kaya yang sombong dibenci Allah, apalagi seperti kebanyakan orang dimana miskin namun sombong. Ini lebih dibenci sama Allah. Maka berdoalah kemudian komitmen untuk menjadi orang kaya yang rendah hati.

Aku yakin Pak Budi bisa kaya dan masuk surga pertama kali. Asalkan rubah dulu mindset, mental dan cara berpikirnya. Jadikan ujian selepas berdoa sebagai salah satu bentuk kepantasan. Agar kita menjadi orang yang tangguh, dan berkharakter"

"Ya ya.. mungkin memang begitu" Kata Pak Budi

"Mau masuk surga pertama kali? Maka jadilah orang kaya yang rendah hati dan dermawan, mulailah dengan meminta atau berdoa"

Presented by Rahasia Kunci Sukses. Rahasia Sukses dengan Doa



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment