May 26, 2014

Apakah Yesus Adalah Tuhan?

Dalam menulis artikel saya memang lebih suka untuk jarang menggunakan dalil/ ayat dalam kitab suci baik Al Qur'an maupun Al Kitab. Disamping karena tidak banyak hapalan juga dikarenakan saya hendak mengajak pembaca untuk berpikir dengan akal yang rasional dulu sebelum menginjak kepada dalil/ ayat dalam kitab suci. Akal adalah petunjuk awal kebenaran.

Maka ketika kristen mengatakan Yesus adalah tuhan atau anak tuhan maka cobalah untuk berpikir menggunakan akal. Apakah layak ia dipertuhankan dengan segala mukjizatnya?. Bukankah ia adalah manusia secara fisik. Benar-benar secara fisik?. Apakah Tuhan itu terbatas? Disuatu tempat di Nazareth ia bisa dilihat, dilain tempat yakni di Indonesia ia tidak terlihat. Tuhan memperlihatkan diri_Nya disebuah daerah lalu disaat yang sama didaerah yang lain ada peperangan, ada yang sedang makan, ada yang sedang buang air dan ribuan aktifitas lainnya. Ribuan aktifitas yang dilakukan orang lain dengan tidak menyadari bahwa di bumi tempat tinggal mereka telah kedatangan tamu agung yaitu anak tuhan atau tuhan sendiri?

Ketika Yesus sedang makan dengan mulut dan lidahnya, atau sedang buang air maka dikesempatan yang sama raja Romawi sedang asyik dengan selirnya. Misalnya Raja Romawi katakanlah mengatakan "tuhan sedang apa ya sekarang?. Ah paling sedang makan atau tidur atau apapun. Sabodo teing yang jelas saya sedang enjoy dengan selir saya". Bagaimana mungkin tuhan yang sedang bertamu di bumi diperlakukan dengan begitu? Ini sungguh memalukan.

Kristen mengatakan "Yesus adalah tuhan". Maka kalau kita kembali kepada Al Kitab, apakah Yesus mengatakan dengan mulutnya sendiri, "Akulah tuhan, maka sembahlah aku". Apakah ada satu ayat yang mengatakan demikian?

Tapi itulah dogma. Yakni kepercayaan yang harus ditelan. Kalau susah pokoknya paksakan untuk ditelan dan diimani jangan banyak pertanyaan. "Inilah keselamatan", katanya. Jadi susah untuk mengajak orang seperti ini untuk berpikir menggunakan akal sehat.

Kalau yang ditelan itu madu maka oke-oke saja, tetapi bagaimana kalau yang dipaksakan untuk ditelan adalah baygon? Dengan suka hati atau terpaksa kalau anda menelan baygon maka anda akan mati.

Kalau ada yang mengajak anda menelan sesuatu maka lihatlah dulu apa yang mau ditelan tersebut. Pikir pakai logika sehat. Jangan hanya dikarenakan janji-janji keselamatan, dugaan-dugaan yang tidak jelas kemudian anda mau menelannya. Jangan karena yang mengajak anda dianggap orang pintar, pendeta yang baik dsb kemudian anda mau-mau saja. Lihat dulu..

Ini juga kepada muslim, apa yang anda berikan kepada Ustadz atau Kyai atau siapapun juga maka terimalah namun jangan buru-buru ditelan. Lihatlah pakai logika, pelajari dan cocokkan dengan Al Qur'an. Kita tidak diperintahkan untuk ikut-ikutan tetapi gunakan pikiranmu. Inilah pentingnya perenungan dan muhasabah diri.

Tetapi Yesus atau Esau nama aslinya atau dalam bahasa arab Nabi Isa as putera Maryam adalah Nabi dan Utusan Tuhan seluruh alam.

Untuk memperkaya wawasan silahkan tonton Video Ahmad Deedad dibawah ini dengan tema Apakah Yesus adalah Tuhan




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment