Apr 7, 2014

Tips Sukses, Putuskan Resign Sekarang Juga

Hari ini, dimana anda membaca artikel ini sudah sekitar 28 hari menjelang resign. Dua hari lagi saya benar-benar lepas dari pekerjaan sebagai seorang manager dengan gaji besar dan inventaris mobil. Surat pengunduran diri saya sudah ada 28 hari yang lalu dan baru diperbolehkan lepas dari pekerjaan dalam jarak satu bulan.



Keinginan resign sebenarnya sudah bertahun-tahun yang lalu dan baru kesampaian sekarang ini. Bukan alasan yang macam-macam, hanya ketakutan yang tak berdasar. Ketakutan dari setan yang menakut-nakuti dengan kemiskinan padahal Allah swt menjanjikan karunia tanpa batas.

Sudah ditulis dalam diary kami bahwa tujuan resign murni karena cita-cita yang jauh lebih mulia, namun rasa cemas dan khawatir tetap saja menggelayuti. Akhirnya setelah istikhoroh beberapa minggu saya mengambil keputusan bulat untuk resign.

Rasanya luar biasa setelah resign. Jam kerja saya dari sekitar 12 jam menjadi 24 jam. Kerja 12 jam dikantor rasanya jenuh dan lelah luar biasa apalagi 24 jam??? Betulkah? Ternyata tidak sama sekali. 24 jam menghabiskan waktu dengan kegiatan dan aktifitas yang benar-benar kami sukai serasa singkat. Bahkan sangat singkat sampai tak terasa waktu berjalan.
http://outletmesinku.blogspot.com/

Apakah rezeki menjadi berkurang? Tidak juga..

Kalau dulu kami menunggu datangnya rezeki dalam bentuk gaji setiap awal bulan, namun saat ini setiap hari ada saja rezekinya. Seringkali lebih banyak malahan. Padahal kami belum sepenuhnya resign. Apalagi kalau fokus, maka saya yakin beberapa bulan ke depan akan ada kejutan yang tidak diduga-duga. Semoga...

Kali ini saya hanya ingin sedikit berbagi tips bagi teman-teman karyawan yang benar-benar merasa jenuh dengan rutinitas pekerjaan. Cermati apakah kejenuhan anda dikarenakan ada sesuatu dalam diri anda yang ingin dijelmakan? Maksud saya apakah memang ada niat tulus ingin menjadi pribadi hebat dan mulia dibalik keinginan anda. Kalau hanya masalah pertentangan di kantor maka hal ini sudah biasa, saran saya jangan dulu resign.

Kalau alasan anda ingin menjadi kaya maka lupakan saja. Anda bisa depresi karenanya. Tujuan utama jangan menjadi kaya namun niatkan untuk menjadi pribadi mulia seperti gambaran diri anda. Bisa jadi sebagai bisnisman, seniman, penulis, internet marketing, atau apapun yang memang anda dambakan.

Dan kalau memang ada gairah/ passion yang meledak-ledak, maka silahkan untuk mempersiapkan langkah anda minimal 3 bulan sebelum resign. Persiapkan sarana dan prasarananya terlebih dahulu. Siapkan juga ilmu dan skillnya. Setelah berlalu 3 bulan, jangan ragu dan jangan bimbang... Langsung saja tancap gas...

Enak kok... Rasanya diri ini bebas untuk berekspresi dan beraktualisasi. Perkembangan mental dan kharakter begitu cepatnya terbentuk. Tidak usah menunggu lama, rezeki Insya Allah mengikutinya dengan cepat.. Bahkan serasa sangat cepat..

Rezeki itu hanya efek samping saja. Percayalah rezeki jaminan Tuhan. Jika niatan anda adalah mengasah passion yang baik dan mulia, niscaya setahun dua tahun gambaran diri anda akan menjadi nyata.

Putuskan sekarang kapan anda akan resign, dan persiapkanlah langkah awalnya paling tidak 3 bulan sebelumnya. Setelah 3 bulan, tancap gas... Bebaskan dirimu dari belenggu yang engkau buat sendiri dan jadilah manusia seutuhnya. Manusia dengan jiwa dan raga bukan salah satunya. Kalau hanya salah satunya berarti robot.


Gambar: Bebaskan dirimu dari belenggu buatan anda sendiri

Kalau sobat menginginkan nasehat, tips, dan rahasia kami supaya pengunduran diri dari kantor anda berjalan lancar untuk kemudian sukses anda bisa belajar dengan kami. Dapatkan rahasia panduan awal Spiritual Resign Code disini.

Atau mau panduan dan bimbingan berkelanjutan yang teramat sangat detail dan lengkap, silahkan bergabung dengan rahasia kunci sukses disini.

Anyway, join atau tidak join itu keputusan anda, kami tidak memaksa sama sekali. Hanya ingin berbagi sedikit rahasia, supaya apa yang kami alami juga bisa anda alami dan rasakan. Yakni keajaiban.....

Terakhir, ijinkan kami mengutip ayat suci Al Qur'an dalam Surat Al Baqarah 268. Allah swt berfirman,

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Qs Al-Baqarah 268).


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment