Apr 10, 2014

Suka Duka Bisnis MLM

Kali ini saya hanya ingin mengingatkan kepada pembaca. Kalau diminta seseorang yang ikut MLM untuk mengikuti sebuah seminar maka ikutilah. Namun yang saya garis bawahi, ikutilah kemudian pelajarilah. Jangan buru-buru bergabung dengan MLM tersebut. Soalnya kalau sudah terlanjur ikut seminar MLM nya banyak yang saat itu juga bergabung dikarenakan tergiur dengan testimoni dari member lainnya.

 

Saya pernah mengikuti sebuah MLM dimana produknya adalah obat herbal. Pada saat diajak teman saya yang kemudian menjadi upline, pada awalnya ogah-ogahan. Namun beliau tidak bosan-bosannya mengajak sampai akhirnya saya bersedia.

Saat mengikuti seminar tersebut saya langsung terhipnotis dan memutuskan menjadi member. Tidak tanggung-tanggung 7 titik usaha saya ambil dengan biaya 4 jutaan. Setelah lelah mengusahakan duplikasi akhirnya saya menyerah.

Saya tidak hendak menyalahkan MLM nya, juga upline, yang mengajak untuk bergabung. Saya gagal dikarenakan tidak berusaha lebih keras lagi sampai berhasil. Bagaimana berkomitmen sampai berhasil? Bidangnya saja bukan passion kami. Yang jelas aktifitas MLM offline memang bukan jiwa saya.

Setelah lelah menasehati saya akhirnya upline saya sendiri bosan untuk mampir lagi. Dia pergi meninggalkan hutang sekitar satu jutaan kepada kami... Rugi dimana-mana... Hadeh

Setelah beberapa tahun berlalu, kembali lagi saya diundang untuk mengikuti acara presentasi sebuah MLM. Dikarenakan yang mengajak adalah atasan saya sendiri (pada saat masih menjadi karyawan) dengan setengah kikuk akhirnya saya datang. Bukan main hebatnya MLM ini, sang pembicara sudah mendapatkan 10 mobil mewah setelah bergabung 2 tahun (kalau tidak salah).

Hampir saja saya memutuskan untuk bergabung, ketika ada sebuah testimoni dari orang yang baru bergabung 1.5 bulan namun sudah mendapatkan motor dan tabungan 30 juta. Setelah saya pikir masak-masak sepertinya ada yang janggal dari testimoni terakhir. Kejanggalan itulah yang membuat saya sampai saat ini tidak bersedia bergabung walaupun atasan saya terus saja mengajak untuk segera bergabung.



Kita sudah biasa mendengar banyak tipa-tipu dibisnis ini. Ada yang mengaku sudah mendapatkan bonus puluhan juta padahal baru bergabung kurang dari sebulan, ada juga yang mendapatkan mobil ketika baru beberapa bulan bergabung (padahal itu mobil pinjem orang lain). Banyak model tipa-tipu seperti ini dengan tujuan supaya prospek tertarik untuk join.

Tetapi positifnya juga ada walaupun sering rontok ketika ikut MLM, saya jadi paham yang namanya sistem MLM duplikasi. Siapa tahu suatu saat saya bikin sistem sendiri. Hehehe. Bukan rahasia lagi sistem MLM adalah sebuah rumus yang mampu membuat kita kaya raya dalam waktu cepat. Sistem ini masuk akal kok...
http://abtreni.com/?id=adhinbusro

Bahkan dua billionaire terkemuka asal Amerika Serikat, yaitu Donald Trump dan Robert T Kiyosaki, merespon positif bisnis MLM/Network Marketing. Berikut ini pendapat keduanya terhadap bisnis MLM/Network Marketing dalam suatu laporan yang berjudul: Why We Recommend Network Marketing.
Robert T Kiyosaki: “Saat awal mendengar tentang bisnis Network Marketing/MLM, saya merespon negatif Namun setelah membuka pikiran Saya, Saya melihat ada banyak kelebihan dalam bisnis Network Marketing/MLM yang tidak dimiliki oleh bisnis lainnya”

Abad ini adalah jaman teknologi informasi. Semua bisnis sudah mulai masuk kedalam teknologi ini termasuk bisnis MLM. Saya ada informasi bisnis MLM yang bisa full online disini. Silahkan dipelajari dulu. Kalau mau silahkan gabung, kalau nggak mau silahkan dibuang saja. Hehehe..



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment