Apr 1, 2014

Sensasi Memasuki Realitas Alam Quantum

Sejenak marilah kita melupakan kehidupan dunia dengan berbagai aktifitas-aktifitas pekerjaan yang melelahkan. Sejenak marilah kita sama-sama hening kemudian merenungkan tentang dibalik hingar bingar kehidupan dunia. Ternyata disini di alam ini juga ada realitas yang jarang kita akses, yakni realitas alam quantum.

 
Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarrah (semut kecil), baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada suatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-61-70.html#sthash.LTOAaH8J.dpuf
...........Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarah (atom) di bumi atau pun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauhmahfuz). (QS Yunus 61)

Jadi Allah mengetahui segala partikel atom dan subatom tersebut serta mengendalikannya. Segala perilaku Zaroh (bagian yang paling kecil) dari sebuah benda ada dalam kekuasaan_Nya.

Ilmu fisika klasik yang dimotori oleh Newtown memulai observasinya dengan meneliti objek/ benda yang bisa dilihat secara fisik. Mulai dari perilaku jatuhnya buah apel sampai gerakan planet. Namun pada akhir abad 19 para ilmuan mulai meneliti dan mengobservasi benda-benda kecil yang tak terlihat oleh mata. Dimotori oleh Einstein, mereka telah menemukan perilaku yang benar-benar baru, aneh, dan mengagumkan dari benda-benda sub atom tersebut. Inilah yang dinamakan realitas kuantum.

Hukum realitas kuantum menghasilkan perilaku-perilaku objek yang benar-benar berbeda dan sulit dipercaya seperti
  • Di alam kuantum tidak ada benda yang padat. Semua benda pada dasarnya terbuat dari ruang hampa
  • Tingkah laku partikel kuantum yang diteliti tergantung dari "niat" penelitinya
  • Berlaku hukum ketidakpastian
  • Unsur terkecil dari semua benda sebenarnya ada disini, ditempat, anda dan dimana-mana sekaligus.
Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarrah (semut kecil), baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada suatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-61-70.html#sthash.LTOAaH8J.dpuf
Unsur energi terhalus yang ada disini, ditempat anda, didalam HP atau komputer anda, disegala binatang dan tumbuhan, didalam uang, mobil, rumah dan segala yang anda inginkan bahkan dialam semesta raya ini adalah itu-itu juga. Unsur pembentuknya sama yakni energi fibrasi "quanta".

Secara mengejutkan dengan kenyataan ini artinya saya dan anda adalah sama, yakni fibrasi energi quanta. Termasuk alam semesta juga sama yakni itu-itu juga (Quanta).

Sekarang perhatikan ini....

Nasib kita mencerminkan karakter. Artinya nasib baik atau buruk, miskin atau kaya tergantung dari kharakter/ kepribadian orang tersebut. Kharakter tersebut berasal dari semua kebiasaan/ tindakan atau tabiat pelakunya. Sementara tindakan berasal dari pikiran yang bermuara pada perasannya.

Contoh, Pak Budi orang kaya yang punya rumah dan mobil mewah. Dia mempunyai kharakter yang memang pantas untuk kaya. Cerdas, komitmen, pantang menyerah dan ulet. Kharakter tersebut sudah menjadi tabiatnya sehingga walaupun dia pernah bangkrut namun bisa bangkit lagi bahkan jauh lebih sukses dari pada sebelumnya. Pikirannya dipenuhi dengan semua hal yang mendukung kharakternya. Ia merasa bahagia dengan semua pencapaian tersebut. Beliau selalu berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

 

Mobil, rumah dan segala kekayaan yang Pak Budi raih adalah benda-benda yang terlihat. Sementara pikiran dan perasaan yang menciptakan sebuah kharakter adalah benda tak terlihat (Quantum). Kharakter menarik kekayaan. Kenyataan ini mengatakan bahwa, anda bisa menarik apapun dalam kehidupan/ nasib anda dengan cara merubah/ mengatur pikiran dan perasaan.

Kesimpulannya, "Anda bisa mengatur hidup/ nasib anda baik atau buruk dengan cara mengatur perasaan anda"...

Bukankah ini mengagumkan? Inilah sunnatullah. Dia yang menciptakan Zaroh atau bagian terkecil dari penciptaan sebuah benda bahkan lebih kecil dari sekedar Quanta. Wallahu A'lam

Inilah pentingnya berdoa dengan harap dan cemas, agar getaran hati menjadi khusuk. Kekhusukan itu tadi akan menggerakkan pikiran, sementara pikiran yang dominan akan menggerakkan seluruh badan untuk menciptakan sebuah kharakter baru. Proses setting perasaan memasuki realitas alam quantum ini penuh sensasi.

Settinglah perasaan anda untuk merubah nasib anda... Otomatis

Perasaan yang bagaimana?? Nanti dibahas :)  

Presented by, Magis7.



Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarrah (semut kecil), baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada suatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)[5]. - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-yunus-ayat-61-70.html#sthash.LTOAaH8J.dpuf

Artikel Terkait



2 comments:

  1. terimaksih atas penjelasanya saya sekarang sudah mengerti apa itu alam quantum

    ReplyDelete