Apr 4, 2014

Jaminan Pasti Sukses dan Kaya Hanya dengan Meminta

Masa depan ghaib adanya. Tidak ada yang tahu kecuali Pencipta Masa. Pencipta ruang dan waktu. Mungkin anda pernah mengikuti seminar-seminar motivasi yang menganjurkan berpikir positif demi kesuksesan dan kekayaan masa depan. Raih keyakinan akan sukses dan kaya maka anda akan kaya. Faktanya hanya 1% saja yang berhasil, 99% sisanya stress.. Hehehe


Lagian siapa yang menjamin dengan berpikir positif dan yakin pasti sukses dan kaya? Memangnya motivator tersebut bisa menjamin? Yakin, yakin dan yakin dari hongkong?? :)

Adanya malah over keyakinan yang salah. Terkesan membanggakan dari dalam kesombongan seolah-olah ruang dan waktu milik mereka. Pada satu titik gila beneran dikarenakan keyakinan mereka menemui kesia-siaan. Nah lo??

 
Gambar: Aku Pasti Bisa... Bisa gundulmu... Hehehe

Pengalaman mengikuti seminar kadangkala seperti ini
"Yesss... Pasti Bisa..." (Bisa gundulmu)
"Saya pasti bisa kaya luar biasa" (Kaya nyemot hehehe)
"Masa depan adalah milik saya.. Yes yes yes..." (Stress kalee)

Tidak salah anda mengikuti seminar sukses dan kaya. Ini baik adanya. Malah saya menganjurkan, cuman jangan ditelan seluruhnya. Namanya pembelajaran pasti perlu proses yang tidak singkat. Maka jadikan ilmu yang anda peroleh sebagai tambahan wawasan. Untuk masa depan tetap sandarkan kepada Yang Menciptakan Ruang dan Waktu.

Allah swt berfirman

Berdoalah kepada_Ku niscaya akan kuperkenankan bagimu..... (QS Al Mukminun ayat 60)

Inilah sandarannya. Bukan bersandar kepada kecerdasan otak, atau kepada dukun dan paranormal, atau kepada pohon, akik dsb, bahkan jangan pula bersandar kepada semesta alam baik hukum alam, bumi, langit, planet dsb. Ini sandaran yang lemah.

  1. Orang bodoh biasanya bersandar kepada pohon, dukun, sesajen, kalimat mantra dan doa, untuk memuluskan langkah menuju sukses dan kaya
  2. Orang setengah pintar biasanya bersandar kepada alam semesta, kalimat amalan dan doa, bahkan kepada paranormal
  3. Orang pintar bersandar kepada motivator, orang sukses yang sudah kaya, dan kepada kecerdasan otaknya

Apakah itu salah??? Iya, salah besar. Namun kalau mengimani bahwa semua hanyalah media atau sarana menurut saya inilah yang benar.

Yang perlu dilakukan adalah menyeru atau meminta atau berdoa kepada_Nya. Bukan kalimat mantra, doa, amalan atau sholat tetapi ia adalah media untuk meminta kepada Sang Pencipta. Artinya ujung-ujungnya adalah Tuhan Seluruh Alam.
http://abtreni.com/?id=adhinbusro

Seperti ditulis dalam surat Al Mukminun ayat 60 diatas, kita cuma diminta untuk berdoa maka Dia Yang Memperkenankannya, bukan yang lain. Kalau ada hukum alam, LoA, amalan, sholat dan lain sebagainya itu hanya sebagian kecil dari sunnatullah.

Rasakanlah ujungnya, atau sumbernya atau Dia Pencipta Ruang dan Waktu sebagai sandaran. Jangan berhenti kepada hukum alam sebagai sandaran umpamanya.

Yakin kepada Tuhan yang menciptakan hukum-hukum alam sebagai bagian dari proses terkabulnya doa. Inilah keyakinan yang benar. Jaminan pasti sukses dan kaya hanya dengan meminta. Siapa yang menjamin?? Tuhan Yang Maha Mengabulkan Doa.

Kalau sudah berprinsip seperti ini maka ia yakin bahwa ada saat yang tepat doa terkabul. Walaupun dalam prosesnya nangis darah umpamanya maka keyakinan diatas tidak akan goyah. Jika jatuh, tersungkur, gagal, bangkrut, hutang dan ujian lainnya sampai koprol sekalipun ia meyakini inilah harga yang harus dibayar bagi permintaannya.

Yakinlah ada saatnya sampai tujuan..

Anda mau belajar keyakinan tanpa batas menembus ruang dan waktu?? Kunjungi link ini, saya jamin akan membuka mata anda lebar-lebar.



Artikel Terkait



1 comment: