Apr 6, 2014

Hakikat/ Makna Kebenaran

Kita menjadi sangat yakin ketika mengetahui bahwa apa yang kita ketahui adalah kebenaran. Kebenaran itu adalah apa adanya sesuai dengan fakta yang membuktikannya bukan mengikuti prasangka pikiran. Seringkali kebenaran itu bertolak belakang dengan kecerdasan pikiran namun kebenaran tetaplah kebenaran.

Einstein mengatakan sbb

Seorang manusia harus mencari sesuatu sebagaimana adanya, bukan yang bagaimana seharusnya menurut pikirannya.


Lalu apa fungsi akal? Akal adalah tempat untuk menilai kebenaran yang sudah ada. Contoh gula itu manis maka akal akan membenarkan. Namun seringkali akal belum bisa mencapai kebenaran tersebut. Hal ini bukan berarti bahwa hal tersebut adalah salah namun karena logika akal belum bisa mencernanya.

Contoh: Bumi itu bulat, ini adalah kebenaran. Namun ketika diucapkan ribuan tahun yang lalu dimana akal belum bisa menjangkaunya maka tetaplah bumi ini seperti apa adanya yakni bulat. Walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa bumi ini datar bukan bulat. Pada saat itu orang yang mengatakan bahwa bumi bulat, adalah kesalahan kesalahan fatal. Pernyataan gila.

Kebenaran diatas adalah kebenaran Haq atau sesuai dengan apa adanya kemudian fakta ilmiah membuktikan kebenaran tersebut.

Pembahasan diatas adalah kebenaran secara umum, yakni fenomena yang sesuai dengan apa adanya. Kemudian ada kebenaran selanjutnya yakni kebenaran "jalan". Pondasi jalan kebenaran ini adalah kebenaran sebelumnya yakni kebenaran "haq".

Contoh: Ribuan tahun yang lalu ada yang mengatakan bahwa bumi itu bulat, kemudian dibuktikan dengan fakta ilmiah aikhir-akhir ini. Orang yang sama mengatakan ribuan tahun yang lalu bahwa big bang adalah awal pembentukan alam semesta, planet mempunyai orbit tersendiri, langit mempunyai 7 lapisan dll. Pernyataan "gila" ribuan tahun yang lalu dibuktikan dengan fakta ilmiah pada abad sekarang ini.

Fakta mengejutkan bahwa apa yang dianggap pernyataan gila ribuan tahun yang lalu diucapkan oleh orang yang sama dimana ia mengatakan juga bahwa semua mengandung pesan. Suatu saat kelak semesta akan hancur termasuk seluruh mahluk dibumi akan musnah. Setelah itu akan ada kehidupan babak selanjutnya dimana segenap mahluk langit dan bumi yang telah mati akan dihidupkan kembali. Ada kehidupan bahagia ada kehidupan sengsara tergantung apa yang dilakukan oleh mereka (manusia) selama hidup di alam dunia.

Untuk itulah ada "jalan kebenaran" yakni sebuah pola hidup yang menjamin keselamatan.

Disini akal memegang peranan untuk menilai apakah ini kebenaran atau bukan.

Kata-kata ribuan tahun yang lalu sesuai dengan fakta ilmiah baru-baru ini. Sesuatu yang dianggap kesalahan pada saat itu ternyata adalah kebenaran mutlak pada abad ini. Namun ada juga perkataan yang belum bisa dibuktikan dengan akal dan fakta ilmiah dikarenakan bersifat ghaib dan belum terjadi. Contoh, kehancuran alam semesta.

Tetapi akal akan membenarkan pernyataan "kehancuran alam semesta tersebut" dikarenakan sudah ada berbagai perkataan yang benar sesuai dengan fakta ilmiah sebelumnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut;
  • Bumi itu bulat --> Benar
  • Planet bergerak sesuai dengan orbitnya --> Benar
  • Big bang --> Benar
  • dll --> Benar

Akal akan membenarkan secara mutlak fakta ilmiah diatas. Lalu kemudian orang yang sama mengatakan pernyataan lanjutan yang mengikuti dengan pernyataan sebelumnya bahwa
  • Akan ada kehancuran alam semesta --> Tidak logis namun benar
  • Akan ada kehidupan babak baru setelah kehancuran --> Tidak logis namun masuk akal
  • Akan ada kehidupan bahagia atau sengsara tergantung perbuatan semasa hidup sebelumnya --> Belum bisa dibuktikan secara real namun logis
  • Kehidupan babak baru tersebut harus dipersiapkan sesuai dengan norma-norma tertentu sewaktu di alam dunia agar mendapatkan kebahagiaan abadi di alam selanjutnya --> Belum terjadi namun logis
Dan yang mengatakan hal-hal gila pada saat itu dimana terbukti secara mutlak adalah Muhammad saw.

Simak perkataan Yesus atau Isa as dimana fakta kebenaran sejarah dikhususkan kepada Bani Israil

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"

Artinya, jika bani Israil menginginkan Ampunan Allah dan keselamatan maka ikutilah cara/ etika hidup sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Yesus. Tanpa pertanyaan tanpa menyelewengkan..

Terakhir simak Fiman Allah berikut ini

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (QS. Fushilat: 53)

Dengan memahami dan mengetahui kebenaran sejati maka hidup ini akan kita jalani dengan keyakinan sempurna. Itulah hakikat/ makna kebenaran yang mau tidak mau harus kita pahami, demi kebahagiaan hidup abadi. 

Presented by;
Unbelieveable Faith, Formula Rahasia Membangkitkan Keyakinan Di luar Imaginasi Menembus Ruang dan Waktu. Klik disini untuk belajar



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment