Apr 17, 2014

Doa Membinasakan Hawa Nafsu dan Syetan Biadab...

Manusia besar hanya dibentuk dari ujian yang besar dengan sandaran Yang Maha Besar. Kharakter...!!! Itulah parameter pembeda antara orang besar dan orang lemah. Kharakter yang luar biasa dalam hanya bisa ditempa oleh kepahitan demi kepahitan, kegagalan demi kegagalan yang terus menerus. Karena inilah hidup yang harus dijalani dengan ujian demi ujian. Semakin tangguh seseorang maka ujian tersebut akan ditambah levelnya.

Manusiawi seringkali kita merasa berat dalam menjalani hidup. Respon terhadap peristiwa atau kejadian yang padahakikatnya netral adanya kemudian kita sikapi dengan perasaan berat. Bukan salah peristiwa atau kejadian tersebut tetapi yang salah adalah hati yang ada dalam dada didalam merespon kejadian.

Tetapi kebanyakan hati kita termasuk saya sendiri sudah gelap tertutup hawa nafsu duniawi. Yang ada dibenak kita hanyalah bagaimana cara memuaskan keserakahan yang tiada pernah bisa terpuaskan. Kita tahu bahwa kematian akan datang menjelang namun seretan nafsu sudah kadung menyeret-nyeret jiwa kita menurut kehendaknya. Terpenjara dalam kerangkeng dunia yang fana dan fatamorgana. Jiwa yang menjerit perih dan pedih benar-benar dianggap sebagai angin lalu. Kendali diri sudah dipegang oleh bejatnya hawa nafsu yang mengendalikan bahkan segenap syaraf yang ada di badan.

Manusia.. oh manusia...!!!

Kulitmu bermahkota emas permata dunia, namun jiwamu sudah dikotori dengan bangkai busuk menusuk. Mulutmu bagai harimau yang lepas dari kandang, sementara hatimu terkunci rapat tak mampu bersuara. Nasehat apakah gerangan yang bisa membuka sedikit saja pintu hatimu yang nyaris remuk oleh nafsu biadab nan bejad?

Kolaborasi antara syetan dan nafsu benar-benar telah menjadi duo superstar terhebat sepanjang masa. Kemuliaan yang seharusnya bisa diraih sebagai ciptaan sempurna engkau campakkan jauh, dan engkau ganti dengan nafsu binatang bahkan lebih rendah dari itu.

Setiap detik setiap waktu engkau habiskan dengan seringai lebar tawamu ketika angkara murka sudah disalurkan. Tidak ada setitik penyesalan dalam nurani yang tinggal separuh nyawa. Menderita dalam deraian air mata. Oh, Tuhan... mengapa engkau kirimkan aku ke dunia ini dengan mengisi jasad manusia yang sombong dan serakah tak ada habisnya? Apakah sudah tertulis ketetapanku bahwa ruh, jiwa dan raga ini hanya akan menjadi bahan bakar neraka yang menggelegak? Apakah kemudian supaya tidak ada hujjah dan alasan bagi kami ketika neraka itu sudah meliputi sampai kerelung hati?.

Disisa nurani separuh nyawa yang masih berdenyut ini kami memohon kepada_Mu. Agar engkau sinari dengan cahaya kehidupan sehingga bolehlah ia mendapatkan sedikit saja kekuatan dari Engkau Yang Maha Kuat. Karena kami hendak melawan musuh bebuyutan yang sangat tangguh dan hebat yakni nafsu dan syetan yang kadung mengakar. Inilah mision imposible yang engkau bebankan kepada kami yang mustahil ditunaikan dengan sempurna tanpa Bantuan dan Pertolongan_Mu.

Tuhan... Kami kalah, kami menyerah, kami bertekuk lutut kepada kuasa nafsu dan syetan. Mereka berdua telah sukses menyeret-nyeret kami kedalam sebab penderitaan berkepanjangan. Yang bisa kami lakukan hanyalah meratap dalam tangisan pilu yang menyayat hati, berharap Engkau berkenan mendengar rintihan kelemahan kami yang tiada kuasa sedikitpun melepaskan besi penjara yang terbuat dari besi dosa dan kezaliman. Tuhanku... kami mengakui kelemahan kami, kami mengakui keterbatasan kami, kami berlutut dihadapan_Mu ya Rob....

Kami berlutut dihadapan_Mu mengharapkan Kemurahan_Mu turun atas kami. Berharap ketidakmungkinan menjadi mungkin, kemustahilan menjadi keyakinan. Semua semata-mata turun atas Engkau bukan yang lain. Tanpa Kehadiran_Mu kami hanyalah sosok mahluk yang hina dan lemah. Tanpa kekuatan sedikitpun.
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Tuhan....
Pada hari ini, dengan sisa-sisa harapan yang masih ada kami mengemis dihadapan_Mu. Kami merengek, menghiba, merajut agar Engkau memberikan kekuatan kepada kami untuk mengalahkan musuh terbesar ummat manusia ciptaan_Mu, yakni nafsu dan syetan. Berikanlah kami kekuatan untuk mendepak, menghajar dan membinasakan mereka berdua agar enyah dari diri dan jiwa kami.

Mampukan kami, suntiklah kami dengan keyakinan sempurna dengan nama_Mu yang Agung. Keyakinan agar kami bolehlah mencekik nafsu kami kemudian membakar habis. Keyakinan agar kami mampu membunuh dan membinasakan syetan yang tiada henti-hentinya membisiki kami dengan tipuan yang sangat kuat.

Jika Engkau bermurah hati maka inilah jaminan yang kami doakan. Sebagaimana Engkau sendiri telah berfirman, bahwa akan menolong sesiapa yang nyata bergantung kepada_Mu. Maka kami benar-benar berharap hanya pertolongan_Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia. Puji syukur kami panjatkan kepada Engkau, pada hari ini kami telah berdoa dan berharap kepada Sandaran Sejati, Abadi selama-lamanya..

Amin...

Whats the Magic7...!!!!. Click Here...!!!



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment