Apr 7, 2014

Cara Membuka Pintu Rezeki dengan Membuka Pintu Hati

Sekarang mari kita membahas kuantum pikiran dan perasaan sebagai sebuah benda. Pembahasan ini cukup berat didalam memahaminya namun jika kita sudah mengerti maka akan mudah pula untuk mensetting pikiran dan perasaan menuju apa-apa yang kita inginkan. Yuk kita mulai...

Menurut seorang Ahli Neuroscience dari Amerika Serikat, Doc Childre, pikiran dan perasaan merupakan medan elektromagnetik, sehingga dengan begitu keduanya memiliki aliran listrik yang sifatnya magnet.

Ini ahli yang ngomong lho?? Dia berbicara berdasarkan banyak sekali penelitian yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun kemudian menghasilkan sebuah kesimpulan.



Contoh benda-benda yang bersifat magnetis dan memiliki aliran listrik
  • Turbin yang menghasilkan listrik
  • Dinamo, baik yang ada dalama kipas angin, motor, mobil sampai pesawat terbang.
  • Ka'bah yang dikelilingi gerakan thawaf juga bersifat elektromagnetik. Menurut banyak penelitian thawaf muslim disekitar ka'bah menjaga bumi dari kehancuran. Medan elektromagnetik yang dihasilkan akan menarik orang lainnya untuk datang ke mekah.
  • Bumi berputar juga mempunyai daya elektromagnetik yang sempurna sehingga kita tidak sampai terpental. Daya tarik bumi menyebabkan banyak venomena alam yang mengangumkan termasuk menarik bulan untuk beredar tetap pada garis edarnya.
  • Demikian juga matahari, gugusan planet, galaksi dan seluruh alam ini ternyata berputar dan menghasilkan energi elektromagnetik.

Mengagumkan ya??

Jadi kesimpulannya adalah, energi elektromagnetik menghasilkan listrik dan bersifat menarik...

 

Demikian juga pikiran dan perasaan kita semua adalah benda elektromagnetik yang memancarkan listrik dan menarik sesuatu yang sejenis dengan isi pikiran dan perasaan. Ketika sedang ada aktifitas berpikir maka sebenarnya ia memancarkan listrik ke sekitar anda kemudian menarik hal yang sejenis. Contoh, anda sedang dihadapkan dengan hutang, maka akan ada 2 pikiran dan perasaan yang terpancarkan, yakni positif dan negatif.

Pikiran negatif memancar keluar dari isi otak anda berupa "ini sulit, ini berat, ini melelahkan", kemudian perasaan negatif memancarkan isi hati berupa perasaan "tertekan, stress, depresi". Jadi pikiran dan perasaan yang bersifat listrik tadi membawa muatan hal-hal negatif dan terpancarkan keluar.

Dalam kaidah hukum tarik menarik, memancarkan berarti mengundang. Ketika kita memancarkan energi listrik yang membawa muatan negatif, maka ia mengundang hal-hal negatif masuk dalam tubuh kita.

Misalnya begini... Muatan pikiran dan perasaan anda yang negatif terpancar keluar dan menabrak benda lainnya baik, orang, tumbuhan, binatang, rumah, mobil dan lain sebagainya tergantung seberapa dalam anda berpikir. Semakin anda mengatakan "ini sulit sekali" maka semakin jauh energi listrik itu terpancar. Kemudian informasi-informasi kesulitan sebagai muatan dari energi listrik yang anda pancarkan akan bertemu dengan energi elektromagnetik lainnya. Setiap bertemu dengan energi elektromagnetik yang "negatif" lainnya maka kemudian ia akan mengikat dan menariknya kedalam hidup anda. Demikianlah terjadi sebuah reaksi dalam fisika kuantum, yakni ikatan demi ikatan "kesulitan" yang terjadi dalam sebuah mata rantai yang terus menerus.. Semua terjadi sesuai dengan kaidah sunnatullah dalam sebuah hukum sebab akibat.

Itulah mengapa ketika kita merasa tidak enak hari itu, maka akan menemukan kejadian yang tidak enak lainnya dalam jumlah yang lebih banyak.
http://magis7.com/?id=bisnis

Semoga paham... :)

Pernahkah anda mendengar ucapan berikut ini?
  • Saya susah untuk sukses dan kaya
  • Tuhan tidak mengabulkan doaku padahal sudah dhuha dan sedekah
  • Karena pendidikan saya rendah maka masa depanku sulit untuk membaik
  • Saya berdoa minta kaya, tetapi mengapa miskin yang kudapat?
  • Dan ucapan negatif lainnya

Ini salah siapa? Ya salah mu.. Hehehe. Salah sendiri mengapa tidak berpikir dan berperasaan positif saja seperti
  • Saya mudah untuk sukses dan kaya
  • Tuhan Maha Mengabulkan Doa
  • Masa depanku pasti cerah
  • Saya berdoa minta kaya, dan bersyukur karena akan segera dikabulkan
  • Dan ucapan positif lainnya
Pikiran negatif menyebabkan perasaan negatif. Pikiran tentang hutang menyebabkan perasaan depresi. Respon dari luar menyebabkan perasaan hati menjadi bahagia atau sedih. Betulkah? Betul namun kurang tepat. Mengapa? karena suasana hati kita sifatnya "Independent". Kita memutuskan untuk merasa bahagia atau sedih, terserah kita. Apapun respon diluar namun keputusan untuk merasa ada pada diri kita sendiri.

Ketahuilah hati itu ibarat pintu. Jika kita buka dengan perasaan positif dalam bentuk sukur dan ikhlas maka mengalirlah berkah dan karunia. Jika kita tutup pintu hati dengan berperasaan negatif, maka tertutup pula berkah dan karunia.

Kesimpulannya berkah Tuhan itu melimpah tiada batas dan ukuran diseluruh penjuru bumi. Kitalah yang menutup/ membuka pintu berkah tersebut. Itu artinya, hanya orang-orang yang membuka hatinya dengan ikhlas dan sukur saja yang mendapatkan limpahan berkah dan rezeki tiada batas.

Segera buka pintu hatimu sekarang, agar berkah, karunia dan rezeki itu mengalir memenuhi seluruh jiwa dan raga.

Sebagai penutup simak firman Allah berikut ini

"Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki_Nya tanpa batas" (surah Al-Baqarah: ayat 212)

Presented by: Magis7, 7 Langkah Magis Membuka Pintu Hati Membuka Pintu Rahmat dan Rezeki



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment