Apr 5, 2014

Al Qur'an Terjaga Keaslian, Tanpa Revisi Tanpa Versi

Revisi, pembaharuan, pemutakhiran adalah hal yang biasa dan wajar dalam sebuah buku atau ilmu pengetahuan. Adanya fakta yang satu akan meniadakan fakta ilmu pengetahuan sebelumnya. Itulah mengapa buku-buku yang menjadi rujukan dalam ilmu pengetahuan, maupun filsafat banyak sekali mengalami perubahan demi perubahan.

Maka tak heran ketika Al Kitab (Injil Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) sering sekali mengalami perubahan baik jumlah ayat maupun isinya. Injil dengan versi James King berbeda dengan Injil versi revisi lainnya. Perubahan itu disebabkan oleh ulah Rahib dan Pendeta yang mengubah-ubahnya demi keuntungan sendiri. Kalau Injil versi Yesus atau apa-apa yang di sabdakan oleh Isa as adalah sama dan benar adanya. Lain halnya tambahan-tambahan yang dilakukan oleh ragib-rahib mereka seperti Lukas, Paulus, Johanes dll.



Ada revisi injil menurut blog https://bible.org. Revised Version (1881, 1885), American Standard Version (1901),Revised Standard Version (1946, 1952),New American Standard Bible (1963, 1971; revised 1995),The Era of Readability (atau ‘functional equivalence’) (1970-1998),New English Bible (1970; revised 1989),New International Version (1973, 1978),New King James Bible (1979, 1983),New Revised Standard Version (1989), Holman Christian Standard Version (2000, 2001?),English Standard Version (2001). Banyak sekali versi dan revisinya ya?

Tetapi hal ini biasa dan wajar adanya, dikarenakan yang menambah-nambahkan adalah manusia yang berbeda-beda masa dan jaman, dan berbeda pula peradaban dan budaya.

Kalau ada sebuah buku yang tidak berubah bahkan selama ribuan abad, maka kita akan memakluminya bahwa sang pembuat adalah terhebat dari terhebat. Masuk akal kalau yang membuat bukan manusia, tetapi Dzat Yang Maha Hebat dibanding hanya sekedar kecerdasan manusia yang terbatas.

Faktanya ada sebuah kitab yang terjaga keasliannya bahkan sampai 1400 tahun lebih. Ia adalah Al Qur'an, yang diyakini oleh Muslim sebagai wahyu dari Tuhan. Tidak berubah walau satu hurufpun. Hal ini merupakan sebuah kemustahilan atau hal yang tidak masuk akal, kecuali memang Sang Pengarang telah menjamin keaslian kitab ini sampai hari kiamat.
 

Dalam kitab tersebut nyata-nyata Sang Pengarang telah berjanji dalam firman Allah sbb

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (Al-Hijr. 9)

Memang ada usaha-usaha menambahkan isi ayat dari Al Qur'an namun dengan sangat cepat akan diketahui oleh para hafizh atau penghafal Al Qur'an yang jumlahnya jutaan di seluruh dunia. Sebuah catatan yang seharusnya masuk rekor dunia, dimana sebuah kitab suci dengan 6.000 lebih ayat mampu dihapalkan oleh jutaan manusia.
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Bahkan pengkritik Islam dengan segan telah menjamin kemurnian kitab suci Al-Quran tersebut: "Di dunia ini mungkin tidak ada kitab lain yang teksnya tetap murni selama empat belas abad." - Sir William Muir.

Maka inilah Al Qur'an yang terjaga keasliannya, tanpa revisi tanpa versi, wahyu dari Tuhan kami dan Tuhan anda. Tuhan kita semua, Tuhan Alam Semesta dan segala Isinya. Dialah Tuhan, Dia lah Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi.


"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (QS. Fushilat: 53),
 


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment