Apr 7, 2014

12 Amalan Memperlancar Rezeki

Amalan dan doa pembuka pintu rezeki itu bermacam-macam. Anda dengan mudah bisa mencarinya di internet. Namun ternyata ada banyak hal yang belum benar-benar dipahami tentang amalan pembuka pintu rezeki tersebut. Hal ini menyebabkan banyak orang yang sudah rutin menerapkannya belum mendapatkan kelancaran rezeki, seperti yang diinginkan.

 

Hal tersebut menyebabkan banyak pertanyaan sekaligus keraguan tentang keutamaan amalan rezeki. Banyak diantaranya berhenti dari mempraktekkannya, beberapa orang lagi masih menerapkannya namun ada keraguan, dan sebagian kecil saja yang mempunyai keyakinan.

Kami bisa mengatakan hal ini dikarenakan pengalaman menerima ribuan pertanyaan yang ditujukan kepada kami melalui berbagai media yang disediakan. Contoh seperti dibawah ini













Dengan alasan itulah kami membuat sebuah panduan berkelanjutan tentang bagaimana seharusnya menerapkan amalan rezeki, sehingga membangkitkan keyakinan yang diluar imaginasi bahwa apa-apa yang kita amalkan pasti 100% bermanfaat. Kunjungi rahasiakuncisukses.com untuk melihat port folionya.

Bagi kawan-kawan yang menanyakan tentang macam-macam amalan rezeki, maka berikut ini adalah 12 amalan pembuka pintu rezeki sbb
  • Menyempatkan diri beribadah
Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku,maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu.Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan,
dan Aku tidak menutup kefakiranmu.” (Hadist Qudsy)

Ada yang mengatakan tentang memperbanyak ritual, baik sholat, puasa dan lain sebagainya. Padahal bukan semata-mata seperti itu.

  • Istighfar
“Barang siapa memperbanyak istighfar, maka Allah S.W.T  akan menghapuskan segala kedukaannya,
menyelesaikan segala masalahnya,dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka.”(Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas r.a.)

Ini bukan semata-mata membaca Astaghfirullah sebanyak ratusan atau bahkan ribuan kali dan menyangka rezekinya akan terbuka. Maknanya jauh lebih dalam dari pada sekedar ucapan istighfar.

  • Meninggalkan Perbuatan Dosa
“… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang diperbuatnya.”
(Riwayat at-Tirmizi)

Faktanya justru banyak muslim yang ahli maksiat namun rezekinya mengalir deras. Atau nonmuslim yang tidak pernah sholat justru kekayaannya bak banjir bandang. Mengapa bisa demikian??

  • Mendoakan Orang Tua
“Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya, niscaya terputuslah rezeki (Allah ) daripadanya" (Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)

 Bukankah hampir setiap hari kita mendoakan orang tua? Lalu mengapa rezeki yang kita harapkan membaik tak kunjung tiba?. Sekali lagi hal ini membutuhkan pemahaman yang dalam.

  • Menolong Orang Lain yang Lemah
“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki, melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)

“Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya…” (Riwayat Muslim)

Apakah membantu mencukupkan orang yang kekurangan? Iya betul sekali. Kalau begitu bantulah mereka sekarang juga. Jika ada yang berhutang maka bantulah untuk melunaskannya. Mau?? Tentu tidak akan bersedia jikalau tidak ada garansi pengembalian berlipat ganda. Yang kaya saja enggan apalagi kita-kita yang cukup-cukupan. Kalau ada jaminan yang membuat kita sangat yakin, baru kita mau dan berkenan membantu mereka.

  • Silaturahim
“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya, maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya“ (Riwayat Bukhari)

Saling mengunjungi, menjalin koneksi dapat membuka peluang pintu rezeki. Kadangkala sampai bosan kita menjalin silaturahmi namun peluang rezeki tak kunjung diketemukan.

  • Sedekah
“Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, niscaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya.” (Riwayat ad-Daruquthni dari Anas r.a.)

Sudah tak terbilang dalil keutamaan sedekah. Sudah tak terbilang ulama yang menyuruh sedekah bagi kelancaran rezeki. Tentu saja tangan ini akan menggenggam kuat jika tak ada jaminan yang jelas. Mungkin ada ulama yang mengatakan jaminannya adalah Allah swt. Tetap saja kita enggan melakukannya. Amalan sedekah hanya dilakukan oleh orang-orang yang yakin dengan keyakinan yang masuk akal saja yang mau sedekah dalam jumlah besar. Keyakinan itu membutuhkan bukti kongkret, tanpa hal ini kita akan selamanya menggenggam tangan erat-erat pertanda kikir.

  • Tahajud
“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Isra : Ayat 79)

Anda ahli tahajud? Sukurlah kalau begitu. Atau anda bahkan sangat jarang melakukannya? Jujur saja sebagian besar kita jarang atau bahkan hampir tidak pernah melakukannya. Padahal dengannya adalah wasilah bagi status sosial yang tinggi dimana otomatis rezeki juga tinggi. Kalau begitu silahkan malam ini dan seterusnya lakukan tahajud, maka tiba-tiba sebagian besar orang akan memalingkan muka. Begitu tipiskah keimanan kita?

  • Dhuha
“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha),nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

Amalan ringan dan banyak sudah yang merutinkannya sekaligus masih banyak juga yang tetap miskin. Ini fakta. Mengapa bisa demikian??

  • Bersyukur
“Sesungguhnya Jika kamu bersyukur, niscaya akan Aku tambahi nikmat-Ku kepadamu,dan jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku amat keras” (Al-Quran, Surah Ibrahim, Ayat 7)

Apakah sekedar mengucapkan hamdalah? Bukan. Apakah semata-mata berterimakasih atas berkah hidup ini? Bukan. Lalu yang seperti apa?

  • Berdoa dengan Asmaul Husna
"Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) Nama-nama_Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan ". (QS Al A'raf 180)

Ada 99 Nama Allah yang tertulis dalam kitab suci. Berdoalah dengan menggunakan Nama-Nama_Nya misalnya Ar Rohman, Ar Rohim dsb. Lalu apa maksud dan tujuan menggunakannya? Apakah dengannya akan membuka pintu rezeki? Iya, namun perlu pemahaman yang lebih dalam lagi sehingga keyakinan itu bisa dirasakan.

  • Tawakal
“Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah mencukupkan (keperluannya)” (Al Quran, Surah At-Thalaq, Ayat 3)

Berapa kali anda mendengar anjuran ini? Apakah sudah diterapkan? Mungkin merasa sudah mungkin juga belum. Kebanyakan kita tidak mengerti tentang subtsansi tawakal.

Apakah masih ada amalan dan doa yang lain? Ada buanyak sekali... Ada puasa, sholat sunnah yang lain, shalawat Nabi, zikir, doa-doa untuk berbagai keperluan, haji dan umroh, sabar dan lain sebagainya. Jika saya sebutkan semuanya dijamin malah membuat bingung. Satu saja amalan pembuka rezeki belum amalkan dan dipahami dengan benar apalagi kalau saya berikan semuanya. Saya sendiri tidak mampu melaksanakan semuanya.

Namun satu saja amalan rezeki yang mampu anda pahami dengan benar, maka menurut pengalaman, yang lain akan mengikuti otomatis, seperti sebuah mata rantai. Kita sudah menerapkannya salah satunya dengan benar maka amalan yang lain akan kita lakukan juga, tanpa kita menyadarinya.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan kami, seseorang akan menerapkannya dengan rutin namun ada syaratnya sbb;
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu
  • Sumbernya jelas
  • Amalan tersebut logis dan bisa dijelaskan dengan bahasa ilmiah
  • Berdasarkan sejarah yang sudah terbukti
  • Ada orang lain yang sudah menerapkan dan membuktikan dengan nyata dan real
  • Ada jaminan yang meyakinkan

Itulah manusia pamrihnya begitu kentara, semuanya harus jelas dan meyakinkan. Padahal namanya iman kadangkala tidak memerlukan logika. Tetapi bagi yang menginginkan bukti dan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan itupun tidak salah. Justru ketika hal tersebut sudah didapatkannya dan ternyata memang benar adanya, otomatis akan mempertebal keimanan.

Ini namanya keimanan dengan bukti yang jelas. Asalkan kita semua mau belajar dengan sungguh-sungguh maka semua amalan pembuka pintu rezeki diatas benar adanya. Fakta dan bukti-bukti yang tak terbantahkan bahwa ia adalah media/ wasilah bagi terbukanya pintu rezeki. Tetapi ya itu tadi, butuh pembelajaran dan pemahaman yang komprehensif agar bukti-bukti yang didapatkan nantinya bisa membangkitkan keyakinan yang mantap.

Untuk itulah kami pribadi terus belajar dan memahami hal tersebut diatas, sekaligus mengajak sobat semua juga demikian. Silahkan untuk belajar dimanapun juga tidak ada masalah. Namun jika sobat berkenan untuk belajar dengan kami, maka ketahuilah bahwa sudah bertahun-tahun saya mengamati, mempelajari dan membuktikan sendiri. Ayok, belajar substansi amalan pembuka pintu rezeki disini. Pelajari sales letternya dan putuskanlah dengan bijaksana. Wallahu A'lam



Artikel Terkait



2 comments:

  1. setelah membaca uraian diatas,saya mulai mengerti walaupun cuma sedikit,nanti saya akan coba peraktekan.terimakasih sebelumnya.Semoga Allah membalas kebaikan anda yang mau membagi ilmu. wassalam dadang sutisna (fb.dangs thea)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ass. Halo Mas Dangs Thea. Senang sekali menyambut and di blog sederhana ini. Semoga mendapatkan manfaat. Amin

      Delete