Mar 4, 2014

Ternyata Benar Islam Adalah Agama Teroris

Dinegara barat islam itu identik dengan teroris. Jika anda bertanya tentang islam kepada orang barat maka sebagian besar akan mengatakan, "Haaaa Islam??? Teroris". Begitu ada tindakan teror didunia ini khususnya dinegara barat, rame-rame orang langsung menuduh Islam. Benarkah demikian? Mari kita bahas.

Apakah ketika ada pemeluk agama islam yang melakukan tindakan teror kemudian langsung disimpulkan bahwa islam adalah agama teroris? Marilah kita melihat dengan kaca mata yang lebih arif. Tidak elok kalau menyalahkan islam dikarenakan oleh apa yang telah dilakukan sekelompok muslim. Jangan salahkan agama karena apa yang telah dilakukan oleh pemeluknya.

Tahukah anda tempat bernama Oklahoma? Ia adalah bagian dari Negara Amerika Serikat. Tahun 1996 ada gedung Federal di Oklahoma yang diledakkan. Mereka langsung menuduh bahwa muslim adalah pelakunya. Mereka mengatakan yang melakukannya adalah seseorang berbaju putih dan berjenggot, kemudian melarikan diri ke Meksiko. Padahal jarak keduanya 1.500 Km. Ada-ada saja...

Dan tahukah anda bahwa yang melakukannya ternyata bukan muslim tetapi seorang katholik bernama Timothy Mcveight? Seluruh dunia mengetahuinya dan tidak ada satupun yang menyalahkan Paus. Kami tidak akan menyalahkan Katholik adalah agama teroris, karena Mcveight melakukannya sendiri. Muslim tidak ada yang bertanya, "ajaran bible manakah itu?". Apa yang dilakukan oleh Mcveight tidak berarti bahwa Kristen adalah agama teroris. Demikian juga kita harus arif, apa-apa yang dilakukan oleh sebagian muslim tidak berarti bahwa Islam adalah agama teroris. Ini kalau kita benar-benar mau berpikir jujur dan terbuka.

Ada yang mengatakan, Muslim disuruh membunuh Kristen dan Yahudi.. Benarkah? Tidak. Tidak ada satupun ayat yang mengatakan bahwa Muslim disuruh membunuh pemeluk kristen atau Yahudi.

Allah swt berfirman yang artinya,
...dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Al-Baqarah 2:190).

Apakah ada Yahudi dan Kristen di ayat tersebut? Tidak ada...
Ayat-ayat perang diturunkan setelah muslim selama bertahun-tahun menderita dikarenakan penindasan dan penyerangan. Bertahun-tahun muslim tidak pernah membalas penindasan tersebut karena dilarang oleh Nabi Muhammad saw. Ini sejarah...

Kalau masalah perang, maka jangan ajari kaum pagan atau orang arab pada masa itu 1400 tahun yang lalu. Mereka memang suka berperang. Mereka sudah mahir dalam memainkan siasat dan pedang. Justru islam sengaja hadir dan diturunkan ditanah Arab untuk mengendalikannya. Mengajari bagaimana cara hidup menurut aturan Islam.

Perang di tanah Arab sudah biasa pada waktu itu. Ada sebuah kisah sejarah, pada suatu saat di acara balap unta. Satu pihak menang dan pihak yang lain kalah. Ada seorang pemuda di pihak yang kalah melempar unta dimana pemiliknya adalah dari pihak yang menang. Pemuda itu melempar batu kemudian membunuh unta tersebut. Pemilik unta marah kemudian membunuh pemuda yang melempar batu tadi. Kemudian perangpun berkobar antar kedua suku. Berapa lama perang itu berlangsung gara-gara seekor unta yang terbunuh? 40 tahun lamanya..

Itulah sejarah, dimana perang di tanah Arab pada waktu itu sudah biasa dan sering sekali terjadi. Kemudian turunlah Islam dimana pemeluknya dilarang secara agresif menyerang orang yang memusuhi mereka. Selama 13 tahun muslim dipaksa untuk belajar menerima, bertahan dan sabar. Nabi Muhammad saw adalah epidemi atau pioneer yang mengajarkan kesabaran tersebut. Beliau amat sangat sabar.

Pernah pada suatu ketika dimana banyak muslim saat itu yang disiksa, dibunuh dan ditindas dengan sangat tidak berperikemanusiaan, kemudian ada sahabat yang memohon kepada Nabi Muhammad saw. "Ya Nabi, mohonkan kepada Allah untuk menghentikan kekejaman ini, atau ijinkan kami berperang dengan mereka"... lalu apa jawab Nabi saw? Tidak tahukah kamu bahwa orang-orang sebelum kita (yakni pada jaman Nabi sebelumnya) lebih menderita?. Yakni pada jaman ketika pengikut Yesus menderita selepas satu tahun pertama kepergian Yesus, meninggalkan dunia. Beliau Nabi saw berkisah tentang ngerinya siksa yang mereka terima. Kulit mereka dikupas dengan sisir besi, atau direbus seperti kentang. Ada juga yang dipotong dengan gergaji dari atas sampai bawah hingga terbelah menjadi dua. Ada juga yang dilemparkan ke kandang singa. Dilemparkan ke Amphiteathre sehingga warga Roma bisa menghabiskan sore hari menonton orang Kristen (Pengikut Yesus) menjadi santapan singa dan beruang dan dipukuli oleh gladiator sampai mati. Seperti itulah penderitaan mereka, toh mereka (pengikut Yesus) masih bisa bersabar.

Jadi perlulah kita untuk memahami sejarah ini dan mau membuka diri dengan jujur. Setelah Muslimin pindah/ hijrah ke Yathrib dan sabar selama bertahun-tahun, kemudian turunlah ayat untuk memerangi mereka. Perintahnya adalah Qoothiluu yang artinya membunuh bukan membantai. Membunuh dalam konteks pertarungan, yakni bersedia membunuh atau dibunuh dalam sebuah pertempuran. Ayatnya bukan perang dengan tanpa alasan tetapi "perangilah orang yang telah memerangi kamu".

Satu hal lagi. Didalam ayat-ayat yang menyuruh memerangi orang yang telah memerangi muslimin terlebih dahulu tidak ada kata-kata "jihad", tetapi yang ada adalah "Qoothiluu". Jihad mempunyai makna yang sangat luas. Tetapi kata "Qital" atau Qoothiluu" mempunyai makna berperang sampai mati.

Perintah "qital" seperti halnya perintah Presiden Amerika Serikat untuk pergi berperang ke Afganistan dan Irak. Padahal kedua negara tersebut tidak menyerang negara Amerika. Tetapi Islam mempunyai batasan yang tegas didalam berperang yakni perangilah orang yang memerangi kamu, bunuh orang-orang yang hendak membunuhmu. Membunuh atau dibunuh dalam batasan yang jelas.

Sekedar perbandingan. Di Injil ada bagian yang disebut "pemerkosaan dina" silahkan bisa dibuka Al Kitabnya.. Cerita itu tentang pemuda non Yahudi yang membawa gadis Yahudi. Pemuda non Yahudi ingin menikahi gadis Yahudi. Kemudian ceritanya pemimpin Yahudi asal gadis itu datang dan menyuruh gadis Yahudi untuk pulang. Kepala suku pemuda non Yahudi mengatakan bahwa pemuda dari asalnyalah yang melakukannya. Ketua dari pemuda non Yahudi mengatakan kurang lebih begini...

"Mereka saling mencintai maka biarkanlah. Kami akan memberikan ganti rugi uang dan kambing untuk kalian" Kata Ketua Non yahudi. Namun pihak Gadis Yahudi menolaknya. "Tidak dan kami akan kembali". Tahukah anda bagaimana mereka kembali? Mereka kembali dengan membawa bala tentara dan siap berperang. Lalu dari pihak Pemuda non Yahudi mengajak berunding lagi..
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

"Janganlah berperang, kami akan memberikan apapun yang kalian minta" Kata Ketua dari pihak Pemuda non Yahudi
"Tidak, Pemuda non Yahudi tidak boleh menikah dengan gadis Yahudi". Jawab Pemimpin Yahudi
"Baiklah, kami akan menerima agama Yahudi, kami akan memeluknya. Kami pun akan memberikan lahan kami, ternak kami dan kalian adalah saudara kami. Kita akan saling menikahi dan menjadi saudara. bagaimana?" Kata Non Yahudi
"Baiklah, tetapi ada satu syarat lagi. Semua pemuda kalian harus dikhitan" Kata Pemimpin Yahudi

Maka sejak saat itu seluruh pemuda dari Non Yahudi dikhitan. Khitan pada jaman dahulu tentu berbeda dengan jaman sekarang. Jaman sekarang pakai laser dan beberapa jam langsung sembuh tidak ada rasa sakit. Tiga hari sesudahnya ketika seluruh pemuda Non Yahudi sudah di khitan dan dalam keadaan susah untuk berjalan karena kesakitan maka datanglah Pasukan Yahudi membantai mereka semuanya, baik pemuda dan anak-anak. Kemudian mereka membawa wanitanya, mengambil alih lahan dan hewan ternak.

Mereka pulang dengan bangga dan menceritakannya kepada Yakub as. Yakub merasa kecewa.

Islam berbeda. Ketika ada seseorang yang mengucapkan 2 kalimat sahadat, maka mereka adalah saudara kita. Haram memakan harta dan milik saudara seiman. Berbeda dengan konteks cerita diatas yang ada di Injil. Makanya Muslim mempercayai Injil namun tidak seluruhnya dikarenakan sebagian telah dirubah oleh tangan-tangan jahil.

Islam melarang membunuh anak-anak, dan wanita apalagi memperkosanya. Islam melarang mengambil alih lahan dan harta bendanya.

Anyway, dengan adanya media sekarang ini yang santer memberitakan terorisme yang dilabelkan kepada Islam maka wajar kalau non muslim merasa takut. Karena mereka tidak benar-benar bertaqwa kepada Allah. Mereka bertaqwa kepada ciptaan Allah. Jadi mereka takut dan bertindak atas dasar ketakutan itu. Dan mereka akan seperti itu terus sampai mereka paham akan Islam yang sesungguhnya. Mereka melihat 1.5 milyard Muslim sebagai ancaman. Itu juga karena kita sebagai muslim belum menunjukkan bagaimana menjadi muslim yang benar. Oleh karena itu mereka takut kepada Islam sesuai dengan yang mereka pahami.

Tidak perlu menyampaikan pesan Islam ke Holywood atau media-media lainnya. Tetapi tampilkanlah islam seperti 1400 tahun yang lalu sebagaimana hidup yang dicontohkan Nabi Muhammad saw. Caranya dengan mengorbankan waktu, tenaga, hidup, pekerjaan dan uang kita bukan untuk membunuh manusia, tetapi untuk membunuh nafsu yang ada didalam dada. Dengan begitu kita bisa berdiri sebagai muslim sejati. Jadi kalau para islamophobia melihat manisnya "din" dalam diri kita maka mereka akan mengatakan, "kami ingin seperti anda".

Cobalah berdiri didepan cermin dan katakanlah, "apakah orang lain ingin menjadi orang seperti ini?". Kalau jawabannya "tidak" berarti anda belum bisa mewakili islam sebagai rahmatan lil aalamin. Tetapi kalau jawabannya "inilah pribadi yang mewakili islam" maka keluarlah. Get out there... tunjukkan Islam kepada mereka.

Jadi jangan salahkan para Islamophobia yang merasa ketakutan dengan islam teroris sesuai dengan pamahaman mereka. Karena ini kesalahan saya dan anda disebabkan tidak menyampaikan pesan islam dengan benar. Marilah membuat kesepakatan pada kesempatan yang baik ini. Bahwa ketika kita selesai membaca uraian ini kita tidak sama lagi ketika belum membaca artikel ini. Bahwa hidup kita seudah berubah. Bahwa kita akan menjadi muslim yang baik sesuai dengan aturan Allah swt, serta mengikuti akhlak Nabi saw.

Mari memohon kepada Allah swt agar berkenan membimbing kita terlebih dahulu, setelah itu baru membantu orang lain untuk melihat keindahan islam. Amin

Referensi dari pidato mantan pendeta Yusuf Estes



"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/jihad/2011/10/25/16482/wajib-memerangi-orang-yang-kaum-muslimin/#sthash.JjS8LtEj.dpuf
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/jihad/2011/10/25/16482/wajib-memerangi-orang-yang-kaum-muslimin/#sthash.JjS8LtEj.dpuf
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/jihad/2011/10/25/16482/wajib-memerangi-orang-yang-kaum-muslimin/#sthash.JjS8LtEj.dpuf

Artikel Terkait



2 comments:

  1. Allah swt pencipa langit, bumi beserta segala isinya.
    Kita menyembah kepada penciptaNya buksn ciptaanNya.

    ReplyDelete