Mar 17, 2014

Tata Cara Berdiskusi Yang Baik dan Benar. Penting...

Ada banyak forum diskusi baik terkait dengan hukum Islam atau diskusi keislaman lainnya. Ada yang berdiskusi dengan santun ada pula yang tidak demikian. Kembali kepada pemahaman masing-masing dan yang paling penting adalah kharakter masing-masing. Jika orangnya lembut maka ia berdiskusi dengan lemah lembut terlepas dari salah atau benar pendapatnya. Demikian juga jikalau kharakternya keras, maka ia akan mengedepankan kerasnya didalam membela kebenaran (Menurut pemahamannya).

Tidak masalah, yang penting saling memahami kharakter masing-masing peserta diskusi. Saya pribadi banyak mengikuti forum diskusi maka ada beberapa yang dapat saya simpulkan terkait dengan "aura" diskusi tersebut.
  • Ada yang berjalan datar saja tanpa solusi yang jelas
  • Ada yang mengalami kenaikan tensi sehingga sampai kepada adu pendapat sendiri bukan adu hujjah.
  • Ada yang selesai begitu saja. Kebanyakan peserta hanya menjadi pengekor alias negeri bebek.
  • Ada yang memaksakan mazhab, apapun yang terjadi ia lah yang benar, "Pokoknya guru saya yang benar" yang lain sesat, teroris dsb
  • Ada yang berjalan dengan sangat baik sehingga sampai kepada kesimpulan yang pas. Terlepas peserta menerima kesimpulan dengan hati nurani atau tidak, yang pasti diskusi selesai dengan baik tanpa perpecahan sedikitpun

Tentu saja kita semua berharap diskusi selesai dengan baik, kemudian menambah wawasan kita didalam memahami sebuah tema. Makanya didalam berdiskusi kedepankan kesantunan dan ketulusan didalam menyampaikan hujjah atau alasan.

Nah berikut ini ada sebuah diskusi menarik terlepas dari siapa yang benar dan salah. Silahkan dinilai sendiri. Tema tentang kepemimpinan dalam Islam yang ada di dunia maya.

A; Sama seperti saya Mas... Bekerja maksimal disalahkan apalagi tidak bekerja. Salah dari segala sudut.. Saya pikir tidak bijaksana. Lebih baik mari kita berbuat yang terbaik dan kalau perlu lebih baik dari Jokowi sehingga rakyath lebih memilih anda. Saya tidak berpikir terlalu jauh, mau konspirasi, Zionis, amerika, China dll lebih baik pikikan apa yang bisa kita kontribusikan untuk bangsa. "Umar ra" jauh lebih hebat dari Jokowi atau ahok atau manusia manapun. Dia hampir-hampir membunuh Nabi Muhammad saw, toh takdir berkata lain. Ia menjadi pembela Islam no wahid. Mengapa? Karena Nabi saw memberikan contoh ahlak terbaik sepertii ketulusan. Jokowi tulus, apapun kata mereka tetapi Jokowi lebih terlihat tulus dari pada yang lainnya. Bagaimana dengan Ahok? Semoga bisa seperti Umar Bin Khatab. Lebih bijak mendoakan seperti ini...

B: Berdoa tanpa berusaha bagaimana mungkin?

C: Omongan ente gak nyambung mas,

D: Btapa bahayanya konspirasi zionis dan salibis trhadap islam,ktk mrk berkuasa maka akan dilibas islam dan penganutnya,kl gk di lumatkn aqidah dan akhlaknya,sehingga yg diharapkn mrk islam di negri ini hanyalah identitas semata bagai buih dilautang...Sungguh kengerian adanya

A: @ Hitsugaya: Ayo sama-sama berdoa dan berusaha dengan maksimal dalam bingkai ketulusan. Ingin memahami konsep berdoa dan berusaha? Kunjungi blog saya @Hasyimi: Nggak nyambung ya, masak sih? Nyambung dikit2 nggak papa. @ Abi: Sekali lagi tunjukkan cerminan Islam sebagai Rahmat semesta alam pada diri kita. Katakanlah mereka (non) membuat makar, tetapi Allah sebaik-baik pembalas makar.

E: Setuju bgt adhin busro... Banyak yg tau agama, tp mentalnya bejat? Kita mencari sosok yg betul2 akhlaqul kharimah? Jng dibibir aja dng berbagai dalil, tp kenyataannya justru mencoreng islam!

B: Jangan nyamain kafir ahok dengan saidina umar r a,jauh kmana2...

A: @Swasto: Trims setuju. @Yuzron: Sepakat.. Memang jauh Mas, tetapi tidak ada yang tahu akhir hidup kita khan? Saya dan kita tidak bisa menjamin apakah mati Islam atau kafir. Kita hanya berusaha agar menjadi insan bergama yang tulus supaya akhir hidup bisa membahagiakan. Umar ra dapat hidayah berubah 180 derajad menjadi muslim yang keras mempertahankan kebenaran, mengapa yang lain tidak mungkin?. Berdoa saja supaya Ahok dapat hidayah sehingga ketakutan itu berubah menjadi harapan.

F: pokoknya capres yang tulus hanya jokowi, tdk neko-neko. Adil, seadil-adilnya, jujur sejujurnya, dan rajin bekerja, tanpa banyak omong, tdk suka menghina, sederhana, sopan, tdk high class, tdk menerapkan birokrasi rumit, dan banyak positif lainnya, negatifnya pasti banyak, tergantung kebutuhan orang, bagi mafia khususnya dia musuh besar. Jadi siapapun musuhnya maka antek-antek mafia penghancur NKRI atau mau menyelewengkan haluan NKRI.

C:  Islam Rahmatalil'alamin terwujud ketika islam bnar2 diamalkn dlm brbagai sendi kehidupan,dan konsep ini telah di realisasikn oleh generasi salafus sholeh yg mrk senantiasa hdup dgn islam sesuai dgn ptnjuk Allah dan RasulNya.Wallahu a'lam
http://abtreni.com/?id=adhinbusro


A: Betul sekali setiap hurufnya 

D: Kampret

A: @Sinar: Kenapa kamprxx Mas?

G: JANGAN BAWA BAWA HADIST,KALAU TIDAK MENGERTI SOAL KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM...JANGAN MENGAKU MUSLIM KALAU SITU MENGIZINKAN SEORANG KAFIR JADI PEMIMPIN DARI ORANG ORANG ISLAM.
28. Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali[192] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. dan hanya kepada Allah kembali (mu) 

 
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin; sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kalian mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.“(QS. Al-Mâidah [5] : 51) 


TOLONG JANGAN BAWA BAWA HADIST DAN MENGAKU ISLAM DI FORUM MANAPUN KALAU MENDUKUNG PEMIMPIN NON MUSLIM,

A: Dari awal tidak ada kata-kata dukungan terhadap non muslim Mas.. Sebagai muslim dukunglah yang seiman. Juga tidak ada nukilan hadist satupun juga ayat satupun. Saya hanya mengajak diskusi santun bukan dengan tensi. Kalau terjemahan Auliya' dalam bahasa Inggris artinya "aliansi/ atau sekutu". Terjemahan bahasa indonesia adalah "pemimpin". Yang jelas maknanya tidak boleh bersekutu dengan Ahli kitab untuk melemahkan Islam.

Saya ingat sejarah Nabi saw yang hijrah ke negara Habbasyah yang Nasrani kemudian diterima dengan baik oleh pemimpin mereka. Atau bagaimana saat Nabi saw menghadapi Umar ra yang saat itu menyembah berhala. Maksud saya begini mas.. Cerminkan nilai-nilai Islam sebagai rahmat semesta alam, sehingga orang lain yang melihatnya akan terpesona kemudian mendapatkan hidayah. Semua berpeluang mendapatkan hidayah kecuali Ahli Kitab dari golongan Yahudi. Mereka mengetahui kebenaran namun menolaknya hanya dikarenakan kedengkian. Kita sesama islam jangan sampai ada kedengkian, dan merasa bisa/ benar karena ia adalah kesombongan yang tidak termaafkan..

Makanya disini barangkali tempat belajar. Bisa jadi Mas Yeno ahli hadist atau ahli Qur'an, maka Izinkanlah kami belajar...

Dan seterusnya.... Btw rame ya?? :)  Apa pendapat anda??

 

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment