Mar 10, 2014

Cara Menghilangkan Ketakutan Saat Hendak Resign

Zul, malam itu susah sekali untuk tidur. Padahal sudah dari jam 23 malam ia berusaha memejamkan mata namun sampai jam 3 dini hari belum juga terlelap. Zul ingin resign namun takut akan bayangan masa depan yang tidak pasti. Takut akan kemiskinan dan kelaparan jikalau keluar dari pekerjaannya. Padahal ia sudah merintis usaha baru dan keuntungannya cukup buat makan.. Ada ada saja

Bolak-balik badan, bolak-balik bantal guling namun matanya tidak juga terpejam. Keringat dingin membasahi wajahnya. Ia membayangkan bagaimana nasib anak dan istrinya?

Pada akhirnya pukul 3 dinihari lebih sedikit ia tertidur juga. Bangun kemudian sholat subuh agak telat lalu mempersiapkan surat pengunduran dirinya. Selesai mandi ia sholat dhuha 2 rakaat dan tidak lupa sholat istikhoroh juga agar diberikan ilham untuk menentukan pilihan yang tepat.

Zul, seorang manager di perusahaan mega trading pagi itu berangkat ke kantor menggunakan mobil inventaris. Sampai di kantor langsung ia menuju ke bagian GA untuk mengembalikan mobil dinasnya. Lalu dengan mantap ia naik ke lantai berikutnya dengan membawa surat pengunduran diri. Ia bertemu Bosnya dan langsung diserahkan surat tersebut.

"Pak, saya hendak resign" Kata Zul
"Kenapa Zul?" Kata bosnya kaget
"Mau fokus usaha Pak" Jawab Zul
"Tunda dulu Zul, perusahaan masih membutuhkanmu" Kata bosnya
"Terimakasih Pak, keputusan saya sudah bulat, saya mau usaha sendiri" Jawab Zul
"Tunggu 2 sampai 3 bulan Zul, agar usahamu lebih lancar sehingga kau resign lebih aman" Kata Bosnya
"Kayaknya tidak bisa Pak, saya mau fokus mulai besok mengembangkan bisnis saya sendiri"

Singkat cerita Zul serahkan surat resignya. Ini sudah keputusan bulat dan Zul tidak mau dibujuk untuk bertahan lagi. Surat resign yang ke 3 yang Zul berikan. 2 tahun lalu ia juga sudah memberikan surat resign namun ditahan karena harus menyelesaikan tugas terlebih dahulu. Setahun berikutnya ia mengajukan resign lagi, namun ditahan juga. Dan yang ke 3 Zul benar-benar sudah 100% bulat mau keluar kerja. Pada akhirnya bosnya tidak bisa menahan..

FREEEEEDOOOOMMMMM........!!!!

Angin kebebasan yang luar biasa menyenangkan dirasakan olehnya.

Begitulah kisah Zul. Ia takut namun menjadikan ketakutan itu sebagai pelecut semangat agar lebih maju. Ia mengindahkan ketakutan akan kemiskinan yang jelas-jelas berasal dari setan. Setan menakut-nakuti dengan kemiskinan sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia_Nya.

Rezeki Allah itu luas, dan ia sedang berusaha untuk "beriman" dengan total.

Bagi anda yang sedang bingung dan gundah gulana dikarenakan menginginkan resign namun ditakut-takuti oleh setan maka lakukanlah sholat istikhoroh. Lakukan beberapa kali sampai anda mendapatkan ilham untuk memutuskan sebuah keputusan besar. Keputusan besar akan mengakibatkan akibat yang besar. Jika niat anda besar yakni ingin menjadi pribadi yang berguna dan bermakna dalam artian luas selepas resign, maka Insya Allah itulah yang terjadi. Amin

Sobat mau melatih rasa sejati yang dengannya mampu menggerakkan jiwa raga menuju doa? Silahkan isi nama dan email. Pembelajaran kami kirimkan via email dan 100% gratis
First Name:
E-Mail Address:


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment