Feb 26, 2014

Pesan, Totalitas dalam Beragama atau Mati Saja

Mau saya beritahu cara bagaimana mentransformasi hidupmu sekarang dan selamanya? Caranya adalah totalitas didalam keyakinan. Keyakinan adalah dasar atau fondasi yang akan menentukan hidupmu, tanpa keyakinan yang total maka ambruklah bangunan yang sudah engkau coba untuk dirikan.

Maka yang pertama adalah niatkan untuk lahir kembali menjadi manusia yang benar. Belajar menuju kebenaran sejati dengan niat yang paling tulus. Maka kebenaran itu akan kita temukan sekarang atau besok atau disaat yang tepat.

Agama adalah tuntunan hidup manusia menuju kemenangan dunia dan akherat. Maka agama apapun sekarang yang anda anut, jadilah engkau penganut agama yang baik atau bahkan terbaik. Totalitas dalam keyakinan. Jika agamaku atau agamamu sesat maka Insya Allah kita akan mendapatkan petunjuk kepada agama yang benar, asalkan benar-benar bersedia dan terbuka untuk menerima kebenaran itu, jauh dari kata dengki.

Tetapi sebelumnya perlu anda ingat bahwa niatkanlah semuanya dengan ketulusan dan kejujuran hati agar Tuhan YME, memberikan tuntunan dan bimbingan sehingga kebenaran itu menjadi nyata adanya. Jangan memaksakan keyakinan, jangan merasa benar. Tetapi tetaplah didalah ketulusan untuk menerima kebenaran apapun yang akan anda temukan.

Setan ribuan tahun dalam menjalani kebenaran dan perintah Tuhan. Namun karena adanya satu saja kesombongan maka ia dikutuk selama-lamanya dalam keadaan hina. Maka buang jauh-jauh kesombongan atau merasa paling benar didalam menjalani keyakinan.

Jika anda kristen maka jadilah penganut kristen yang terbaik. Totalitas dalam keyakinanmu dan laksanakan perintah agamamu tidak boleh pilah pilih. Jangan merasa benar dan berada dijalan Tuhan tetapi bukalah hati untuk menerima kebenaran. Bacalah kitabmu dengan ketulusan, hayati dan resapi maknanya. Gunakan logika untuk menjawab keraguan anda. Gunakan hati untuk merasakan ayat-ayat sucimu.

Demikian juga jika anda Yahudi, Konghucu, Hindu, Budha dan lain sebagainya, maka totalitas didalam beragama agar transformasi diri mu benar-benar bisa terjadi.

Ingatlah... Jauh lebih baik kristen biasa yang tulus dari pada pendeta yang sombong. Jauh lebih baik muslim yang tulus dari pada Ustadz yang merasa benar. Barang siapa yang sombong dan merasa benar sendiri apapun agamanya maka pada hakikatnya ia dalam kesesatan. Karena kebenaran sejati hanya milik Sang Pencipta alam semesta dan segala isinya. Kita sebagai manusia hanya disuruh untuk tunduk, patuh didalam menyembah_Nya.

Dan jika anda muslim maka perhatikanlah....
Kalau anda memutuskan untuk menjadi muslim maka jadilah muslim sejati. Totalitas dalam keyakinanmu dengan tetap rendah hati dan tidak sombong. Jika agama memerintahkan sholat maka sholatlah. Jika memerintahkan rendah hati, suka menolong, sabar, tawakal dan lain sebagainya maka laksanakanlah dengan total. Pun jauhi apa-apa yang dilarang secara totalitas. Jika judi, miras, babi, anjing dan lain sebagainya dilarang untuk dikonsumsi maka jauhilah. Jika berdusta, janji palsu, iri, dendam dan lain sebagainya dilarang maka jauhilah dengan totalitas.

Jika anda belum totalitas maka renungkanlah kembali keputusan anda. Apakah mau beragama atau hanya asal-asalan. Karena jelas antara kesesatan dan jalan yang lurus. Dan jangan memposisikan dirimu kepada abu-abu atau jalan keraguan. Tidak totalitas artinya tidak benar-benar hidup alias mati. Mati dalam kesesatan.

Anda muslim, maka totalitas menjadi muslim yang baik. Tetap rendah hati dan jangan merasa benar sendiri. Sampaikan kebenaran itu dengan santun menurut ilmu dan pengetahuanmu. Jangan memaksakan..

Jika niatan kita benar-benar tulus niscaya kita akan berproses dan bertransformasi menuju kehidupan yang benar menurut jalan Tuhan. Berserah diri kepada Sang Pencipta dalam arti yang sebenar-benarnya, karena inilah agama yang sesungguhnya. Jika sudah begitu maka kita semua baik kristen, muslim, yahudi, konghucu, hindu, buda dan lain sebagainya Insya Allah akan menemukan petunjuk hidup. Petunjuk agama dan kebenaran sejati untuk kebahagiaan dunia dan akherat.

Kebenaran Tuhan itu mutlak. Kebenaran sejati yang seringkali berbeda dengan kebenaran persepsi kita sendiri. Kebenaran dari Sang Pencipta alam semesta. Karena kebenaran itu bukan berasal dari persepsi kita, tetapi ia berasal dari Tuhan Seluruh Alam.

Maka putuskanlah sekarang dan totalitaslah dalam keyakinan dan agamamu. Agamaku adalah agamaku dan agamamu adalah agamamu haram untuk memaksakan satu sama lain.

Katakanlah, "Wahai Engkau Pencipta Alam Semesta, Wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang, dengan ini kami memutuskan sejujurnya dan setulusnya jauh dari kesombongan agar Engkau memberi petunjuk kepada kami. Apapun kebenaran yang akan Engkau tunjukkan nantinya kepada kami maka akan kami terima dengan rasa sukur. Maka mulai hari ini kami berkomitmen untuk totalitas dalam keyakinan kami untuk menjadi orang beragama yang baik. Jika agama yang kami anut adalah kesesatan maka tunjukkanlah agama kebenaran itu, dan kami akan mengikutinya. Jika agama kami adalah kebenaran sejati, maka tancapkanlah keyakinan itu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment