Feb 25, 2014

Mengapa Muslim Seluruh Dunia Menyebut Allah untuk Tuhan Mereka?

Ada orang yang bertanya, "mengapa muslim tidak menggunakan kata God saja untuk menyebut Tuhan, seperti orang pada umumnya?, Mengapa harus Allah? , mengapa tidak yang normal saja seperti kristen, yahudi, dan agama-agama lainnya yang memakai istilah Tuhan atau God? Mengapa?. Nah ternyata disini ada sebuah hikmah besar yang harus anda tahu.

Sebenarnya pertanyaan itu bisa dibalik begini. Katakanlah dia kristen. "Apakah anda kristen, apakah menggunakan kata, Tuhan atau God? Mereka akan menjawab "Ya"

Apakah semua kristen menggunakan kata Tuhan untuk Negara Indonesia dan God untuk Inggris dan Amerika? Jawabannya juga "Ya". Apakah Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Afrika, Kanada dan agama kristen diseluruh dunia semua menggunakan kata "God"? Faktanya tidak demikian. Faktanya kristen yang menggunakan kata God hanya mereka yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa negara.

Mayoritas kristen adalah katolik, sementara bahasa katolik masyoritas bukan Inggris, tetapi Pracis, Italia, Spanyol dan bahasa lain sesuai dengan negara ia tinggal. Fakta ini menunjukkan bahwa nama Tuhan berbeda-beda disetiap negara tergantung bahasanya.

Sekarang mari kita melihat kata God atau Tuhan untuk Kristen atau Yahudi di negara Arab. Jika anda membaca terjemahan Injil maka anda akan mendapatkan kata "Allah".

Pertanyaan. Berapa banyak muslim didunia ini? Anggap saja seperempat dari penduduk dunia. Berapa banyak muslim yang berbangsa Arab? Jumlahnya hanya sekitar 10% saja dari seluruh muslim didunia. Artinya sekitar 90% muslim bukan dari negara Arab. Logikanya mereka yang bukan muslim arab menggunakan nama-nama Tuhan sesuai bahasa negaranya masing-masing. Ada Indonesia dengan bahasa Indonesia, ada India, Bangladesh, Pakistan, Srilangka, Maroko, Inggris, Jerman, Prancis dan lain-lain. Faktanya setiap pribadi muslim dari seluruh penjuru dunia menggunakan Allah untuk menyebut Tuhan.

Kesimpulannya kata Allah disebut oleh seperempat penduduk dunia ditambah kristen atau Yahudi arab. Maka manakah yang normal? Apakah Tuhan/ God atau Allah?. Satu fakta lagi, bahasa Inggris itu ada sekitar 1000 tahun setelah Injil turun. Artinya injil asli tidak menyebut kata Tuhan atau God tetapi menggunakan bahasa aslinya saat diturunkan yaitu bahasa Aram. Bagaimana dengan bahasa Indonesia?

Sekarang marilah kita membahas, mengapa Muslim diseluruh penjuru dunia menyebut Allah untuk nama Tuhan? Sebelumnya mari kita belajar sedikit tentang asal usul bahasa. Bahasa yang pertama digunakan dimuka bumi adalah bahasa semitik yaitu Ibrani, Aram dan Arab. Bahasa tersebut sudah ada sebelum masa pra-sejarah. Ia adalah nenek moyang bahasa dibumi ini. Coba jawab, nama Tuhan itu lebih mempunyai kredibilitas dengan menggunakan bahasa Semitik atau Bahasa Inggris / Indonesia?. Istilah kata "bapa" apakah lebih kredible dibanding nama Tuhan dalam bahasa aslinya? Tentu tidak demikian. Nama Tuhan tentu lebih layak menggunakan bahasa nenek moyang yakni bahasa sewaktu kitab itu diturunkan yakni bahasa semitik.

Mengapa Muslim memakai kata Allah untuk menyebut Tuhan? Karena nama itulah yang dipakai penulis Al Qur'an untuk menyebut diri_Nya. Allah menyebut diri_Nya "Allah" dalam Al Qur'an. Bagi muslim tidak layak menyebut Tuhan dengan sebutan lain kecuali Allah.

Tahukah anda sebuah film yang berjudul "Passion of the Crist". Pernah nonton? Film yang dibintangi oleh Mell Gibson itu mengharuskan pemeran Crist untuk tahu bahasa asli Jesus atau Isa as yakni Bahasa Aram. Ia pergi jauh-jauh ke Syria untuk belajar bahasa tersebut dari penduduk asli yang kebanyakan berprofesi sebagai petani. Pemeran yang konon ketika syuting disambar petir 3 kali itu harus memerankan Jesus/ Isa as dengan menggunakan bahasa sewaktu Jesus hidup. Tahukah anda bahwa pemeran Jesus itu menggunakan kata Allah ketika syuting?? Ya.. Inilah faktanya. Dia menggunakan kata "Elli" (illai). Elli itu ketika ditulis dengan bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris tetapi pengucapannya dalam bahasa aram adalah Allahi/ Ellahi yang artinya Tuhan ku.

Kalau tidak percaya silahkan cari orang Aram dan suruhlah untuk mengucapkannya :).

"Elli Elli lama sabakhtani" (pengucapan lidah Indonesia)
"Eloi Eloi lama sabakhtani" (pengucapan lidah Inggris)
"Ellahi Ellahi lama sabakhtani" (Pengucapan lidah Inggris, Aram)

Orang Aram akan melafadzkannya sama dimana artinya "Tuhanku Tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku". Dalam perjanjian lama ada kata "Elohim" dalam bahasa arab adalah "Allahumma" yang artinya Ya Tuhan atau Wahai Tuhan kami.

Dalam bahasa arab dalam hal ini ilmu nahwu dan ilmu shorof, kata Allah itu tidak dapat majemuk dan tanpa jenis kelamin. Mungkin ada yang bertanya mengapa dalam Al Qur'an ada kata "Kami"?. Maka perlu saya sampaikan itu adalah kata tunggal untuk menyebut orang pertama yang terhormat/ mulia. Persis seperti raja ketika membuat pengumuman atau sayembara atau woro-woro menyebut kata kami.
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Didalam Al Qur'an surat Al Ikhlas berbunyi

Qul huwallahu ahad..... (Qs Al Ikhlas ayat 1)

Yang artinya, "Katakanlah (Muhammad) Allah itu ahad (Esa)".

Dalam bahasa Arab satu adalah wahid, sementara ahad adalah satu-satunya dan tidak ada duanya serta tidak dapat dibagi-bagi.

Inilah alasan mengapa muslim menyebut Tuhan dengan Nama Allah. Seluruh muslim dipenjuru dunia menggunakan nama yang juga dipakai Jesus atau Nabi Isa as dalam menyebut nama Tuhan. Allah nama yang dipakai oleh Ibrahim as, Isa as, Musa as, Muhammad saw dan seluruh Nabi dan Rosul bukan Tuhan, God, atau Bapa. Jika kita ingin menjadi pengikut mereka maka ikutilah apa-apa yang mereka ucapkan.

Inspirasi dari Yusuf Estes, seorang mantan pendeta dari Texas..



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment